Kalau Saya Boleh Bercanda Sedikit, LDR Itu Sama Tragisnya dengan Jomblo

LDR itu, semacam jomblo yang terselubung

Gimana kabarmu? Masih jomblo? Nggak usah sedih gitu, karena kamu nggak sendirian kok. Selain kamu (baca: jomblo), masih ada satu kaum lagi yang ternyata nasibnya nggak jauh-jauh dari kamu. Mereka adalah kaum LDR, kaum penganut hubungan jarak jauh yang sama tragisnya dengan jomblo.

Baca juga : 4 Aturan Wajib Jika Suami Ingin Berteman dengan Wanita Lain

Beda status, ternyata jomblo dan LDR punya ketragisan yang sama. | inovasee.com

Meski secara status, jomblo dan LDR itu beda, tapi dari segi sikap dan perilaku, keduanya nyaris sama. Nggak percaya? Lima fakta berikut ini bakal ngebuktiin kalau jomblo dan LDR itu 11:12, cuma beda-beda tipis.

Malam minggu

Tiap kali malam Minggu tiba, jomblo dan LDR itu sama. Sama-sama galau, sama-sama nggak ke mana-mana. Bedanya, kalau jomblo galau dan nggak ke mana-mana karena nggak ada pasangan, maka LDR galau dan nggak ke mana-mana karena pasangan sedang berada jauh entah di mana.

Sama-sama galau, sama-sama nggak ke mana-mana. | videoblocks.com

Kangen

Jangan kira jomblo nggak punya kangen. Semua jomblo, pasti bakal ngerasain kangen yang teramat sangat dalam dengan (calon) jodoh yang belum juga dipertemukan. Perasaan ini, sama persis dengan LDR yang kangen setengah mati sama pasangannya yang belum juga dipertemukan (lagi).

Sama seperti LDR, jomblo juga punya rasa kangen pada (calon) pasangan kok. | imgion.com

Isi dompet

Soal finansial, lagi-lagi, LDR ngikutin jejak jomblo. Seperti kita tau, rata-rata isi dompet jomblo itu aman terkendali. Karena belum punya pasangan, maka mereka nggak punya alasan buat beliin ini-itu untuk seseorang. LDR pun demikian, mereka nggak punya kesempatan buat foya-foya sama pasangan.

Rata-rata, jomblo dan LDR punya dompetyang sama-sama tebal. | salaminzaghi.com

Selamat pagi dan selamat malam

Untuk urusan perhatian, biasanya para jomblo bakal ngelakuin segala cara agar bisa dapet ucapan “selamat pagi” atau “selamat malam”. Salah satunya, adalah dengan belanja di minimarket di pagi dan malam hari agar bisa dapat kedua ucapan yang identik dengan mesra-mesraan itu.

“Selamat pagi, kak!” | youtube.com

Gimana dengan LDR? Sama saja. Alih-alih ketemu langsung, nyium kedua pipi sambil ngucapin “selamat pagi” atau “selamat malam”, mereka hanya bisa ngandelin smartphone masing-masing.

Datang ke resepsi nikahan

Nggak hanya jomblo, di acara resepsi, pelaku LDR juga bakal ngadepin mala-petaka yang sama. Di saat ada yang tanya “dateng sama siapa,” kedua kaum ini sama-sama harus tabah dengan menjawab “sendirian.” Apa lagi, kalau pertanyaannya udah nyerempet soal kapan nikah dan segala printilannya.

“Kamu dateng sama siapa?” | lindabettsphotography.com

Sekarang, masih yakin dan pasrah kalau kamu adalah kaum paling tragis di dunia? Sadarlah, hidupmu nggak setragis itu. Eh.. maksud saya, bukan hanya kamu yang hidup setragis itu. Di luar sana, masih banyak kok kaum LDR yang harus melawati hari dengan penuh kejombloan. Meskipun punya pasangan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: “Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal.”

Apapun Alasannya, Generasi Milenial Tidak Cocok dengan Perjodohan!

Ternyata, Lupa Nama Orang Itu Wajar dan Ada Penjelasan Ilmiahnya Loh