Perpisahan Tidak Selalu Erat dengan Kebencian, Bisa Jadi Karena Tak Ingin Lagi Menyakiti

Terkadang perpisahan justru jadi solusi terbaik dalam sebuah hubungan

Tidak seperti pertemuan, tak ada orang yang baik-baik saja setelah perpisahan. Meski perpisahan tersebut bukan karena masalah atau hal-hal menyakitkan. Perpisahan tetaplah perpisahan yang bisa menyakiti kedua belah pihak, yang ditinggalkan dan juga yang meninggalkan.

Perpisahan bukan karena benci (media.glamour.com)

Tapi perpisahan sudah menjadi hukum alam yang harus dipatuhi. Ada banyak alasan kenapa perpisahan terjadi. Bukan hanya karena rasa benci atau tak lagi saling mencintai, terkadang perpisahan dipilih agar dua pihak tidak lagi saling menyakiti.

Karena memiliki jalan kebahagiaan yang berbeda

Dua orang insan yang disatukan dalam sebuah ikatan, pasti memiliki alasan. Entah karena mereka saling mencintai atau memiliki tujuan dengan jalan yang sama. Namun ketika mereka tidak lagi sejalan, tak ada keputusan terbaik selain berpisah.

Karena memiliki jalan kebahagiaan yang berbeda (the-love-compass.com)

Perpisahan ini tentu bukan karena benci. Hal ini terjadi karena masing-masing sudah menemukan jalannya sendiri. Dan di jalan baru tersebut mereka justru menemukan kebahagiaan dengan caranya sendiri. Lalu, apa yang harus disesali dari sebuah perpisahan menuju bahagia?

Berpisah agar tak saling menyakiti

Kamu mungkin pernah merasakan dilema dengan hubungan yang saling menyakiti. Sementara untuk berpisah kamu merasa takut untuk kehilangan. Sebenarnya, berpisah terkadang menjadi solusi terbaik daripada hati terus tersiksa. Terus bersama hanya akan menambah luka di dada. Sakit tak berdarah kalau kata orang.

Berpisah agar tak saling menyakiti (d2v9y0dukr6mq2.cloudfront.net)

Bukannya kebahagiaan, kamu tak akan menemukan apa-apa dalam hubungan yang seperti itu. Hidupmu hanya akan menderita pada akhirnya. Jika sudah seperti itu, lebih baik berpisah. Kamu mungkin akan merasa kehilangan di awal, namun akan mendapatkan kebahagiaan jika kamu bisa mengambil hikmahnya.

Perpisahan menjadi solusi terbaik

Kamu dan dia mungkin sudah mencoba berbagai cara untuk mempertahankan hubungan. Namun hasilnya kalian justru malah saling melukai satu sama lain. Kalau sudah begini, cobalah untuk berpisah. Sungguh, perpisahan ini terjadi bukan karena rasa benci atau tak lagi saling mencintai. Bisa jadi keputusan berpisah karena tapi tak ingin lagi melukai.

Perpisahan menjadi solusi terbaik (rapidleaks.com)

Sulit menerima kenyataan jika hubungan berakhir dengan perpisahan. Tapi kalau memang itu keputusan terbaik, tak ada lagi yang bisa dilakukan. Memaksakan sebuah hubungan tapi terus memberi luka juga tak akan memberimu apa-apa. Jangankan bahagia, hidup bisa penuh dengan derita.

Tapi semua kembali lagi kepada pribadi masing-masing. Karena keputusan yang diambil nantinya juga akan berdampak pada diri sendiri. Entah itu berpisah atau bertahan. Semoga kamu bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan kata hati ya.

Semangat!

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *