5 Pernikahan Dini yang Menghebohkan Indonesia, Kenapa Bisa Terjadi?

Sebenarnya, masih ada banyak lagi kasus serupa di Indonesia yang kebetulan tidak terekspos

Beberapa waktu lalu, Indonesia dihebohkan oleh kabar mengenai pernikahan dini sepasang remaja yang belum cukup umur. Hal ini tentu menyedihkan, mengingat pemerintah terus berupaya untuk menaikkan standar usia pernikahan agar dampak negatif dari pernikahan dini bisa terus ditekan.

Sayangnya, Indonesia hingga saat ini masih menyandang predikat sebagai negara peringkat ketujuh dalam hal pernikahan anak terbanyak di dunia. Menurut data, setiap tahun ada 12 juta anak perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun. Dari kasus sebanyak itu, inilah 5 pernikahan dini yang paling menghebohkan di Indonesia.

1. Syekh Puji dan Lutfiana Ulfa

Sebagai pimpinan pondok pesantren Miftahul Jannah di Semarang, Jawa Tengah, Pujiono Cahyo Widiato atau yang lebih dikenal dengan sebutan Syekh Puji ramai jadi perbincangan karena menikahi Lutfiana Ulfa pada tahun 2008 silam. Pernikahan ini menggemparkan publik karena usia Ulfa kala itu baru 12 tahun.

Syekh Puji menikahi Ulfa (kapanlagi.com)

Selain usia yang masih amat belia, pernikahan tersebut juga menjadi kontroversial karena Ulfa dijadikan istri kedua Syekh Puji. Pengadilan Negeri Semarang pun menjerat Syekh Puji dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan menghukum pengusaha kuningan itu dengan hukuman empat tahun penjara pada 24 November 2010.

2. Aceng Fikri dan Fany Octora

Mantan Bupati Garut Aceng Fikri mengejutkan publik karena pada tahun 2012 lalu menikahi Fany Octora yang belum genap berusia 18 tahun. Aceng sendiri berusia 40 tahun saat pernikahan itu terjadi.

Aceng Fikri dan Fany Octora (tempo.co)

Tapi tidak hanya itu yang menjadikan pernikahan ini menghebohkan Indonesia. Empat hari setelah pernikahan, Aceng dikabarkan menceraikan Fany melalui pesan singkat karena Fany disebut sudah tidak perawan lagi. Buntutnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut pun mengambil langkah tegas melengserkan Aceng dari jabatannya karena dinilai melanggar kode etik.

3. Andini dan Arling

Pernikahan Andini dan Arling di Polewali Mandar (iniberita.news)

Di penghujung tahun 2017 silam, viral beredar foto pernikahan sepasang remaja bernama Andini (15) dan Arling (16) di media sosial. Sepasang remaja SMA asal Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat ini dikabarkan menikah dini dengan alasan sudah saing mencintai.

4. Syamsuddin dan Fitrah Ayu

Syamsuddin dan Fitrah Ayu saat menikah (rakyatku.com)

Jika Andini dan Arling adalah sepasang pelajar SMA, maka Syamsuddin (15) dan Fitrah Ayu (14) asal Bantaeng, Sulawesi Selatan adalah sepasang remaja usia pelajar SMP yang ramai dikabarkan menikah karena alasan Fitrah Ayu takut tidur sendiri di rumah setelah ibunya meninggal setahun yang lalu dan ayahnya selalu meninggalkan rumah keluar Kabupaten untuk bekerja.

5. Erwin dan Reski

Belum lama berselang sejak kehebohan pernikahan Syamsuddin dan Fitrah Ayu di Bantaeng, muncul kabar pernikahan dini di Sinjai, Sulawesi Selatan yang melibatkan anak SD berusia 12 tahun bernama Reski. Reski yang baru saja menjalani Ujian Nasional (UN) dinikahi oleh Erwin (21), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia dan sedang pulang kampung.

Pernikahan Reski dan Erwin ditolah oleh KUA setempat karena tidak sah secara undang-undang (tribunnews.com)

Kedua sejoli ini dikabarkan telah menjalin hubungan asmara sejak dua tahun silam dan sepakat melanjutkannya ke jenjang pernikahan karena sudah suka sama suka. Keduanya menikah secara siri karena Kantor Urusan Agama (KUA) Sinjai Utara dan KUA Tarowang Jeneponto menolak pernikahan tersebut.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *