Percayalah, Kamu Tak Butuh “Relationship Goals” yang Diumbar Pasangan Lain

Nggak usah ikut-ikutan yang lain, ciptain relationship goals sendiri dong~

443
SHARES

Belakangan ini banyak muncul istilah-istilah unik yang biasa digunakan generasi kekinian, salah satunya ‘Relationship Goals‘. Istilah ini merujuk pada hubungan cinta khas anak muda yang selalu menunjukkan hubungan romantis, utamanya di sosial media. Banyak orang yang kemudian memberikan ‘cap’ ini kepada pasangan-pasangan yang memamerkan kemesraan, entah dengan cara kontak fisik ataupun sekedar saling memberi hadiah. Nggak ada yang salah dengan hal ini, tapi kelirunya, banyak orang yang kemudian menerapkan standar relationship goals orang lain untuk hubungannya.

Relationship Goals (popbela.com)

Mungkin sekilas terdengar baik, karena kamu dan pasangan juga termotivasi untuk bahagia seperti mereka. Namun sesungguhnya dibanding memotivasi, keinginan untuk meniru relationship goals orang lain justru malah memberatkan dan memberikan beban. Boleh saja kamu punya relationship goals atau “panutan” dalam menjalin hubungan. Tapi jangan sampai tergelincir hingga kamu tak bisa fokus dengan hubunganmu sendiri.

Karena kebanyakan orang yang menganut relationship goals ini cenderung menggunakan takaran kebahagiaan orang lain utuk menakar kebahagiaan dalam hubungannya. Selalu melihat kebahagiaan orang lain dan berusaha menerapkan dalam hubungan sendiri tanpa peduli mampu atau tidak. Dan jika terus dipaksakan, bukan tidak mungkin hubunganmu justru akan hancur.

Setiap pasangan punya definisi sendiri tentang apa itu bahagia, dan kamu-pun juga

Yakinlah, kamu dan dia punya definisi sendiri tentang apa itu kebahagiaan. Kamu yang paling tau apa yang bisa membuatmu bahagia dan apa yang bisa membuatnya tertawa lepas. Kamu punya definisi itu dalam hubunganmu, meskipun terkadang kamu tak menyadarinya. Jangan terlalu terpaku dengan hubungan orang lain. Bersyukurlah dan cari kebahagiaan sendiri dalam hubungan kalian.

Setiap pasangan punya definisi sendiri tentang apa itu bahagia, dan kamu-pun juga (gogirlmagz.com)

Kenali, hargai dan jaga apapun yang kamu miliki, karena tak semua orang punya apa yang kamu miliki sekarang. Bekerjasamalah dengan pasanganmu untuk terus meningkatkan kualitas kebahagiaan kalian tanpa harus ‘mencontek’ orang lain. Bahkan kalau bisa ciptakan sendiri relationship goals menurutmu.

Dan cara untuk mencapai kebahagiaan tidaklah sama

Ingatlah bahwa, setiap manusia memiliki kelebihan, kekurangan dan juga kemampuan yang berbeda-beda termasuk dalam mencapai kebahagiaan yang diinginkan. Jika orang lain bahagia bisa membeli sebuah mobil dengan uang orang tua, kamu bisa lebih bahagia jika membelinya dengan hasil jerih payah atau hasil menabung. Sama-sama bahagia kan bisa punya mobil? Tapi dengan cara yang sangat berbeda.

Dan cara untuk mencapai kebahagiaan tidaklah sama (inovasee.com)

Kamu dan pasangan harus lebih mengeksplorasi diri untuk tahu bagaimana kapasitas kalian dalam hubungan. Tak ada yang tahu, mungkin saja kamu dan pasangan bisa jauh lebih bahagia daripada orang lain.

Yang kamu jadikan relationship goals itu bisa jadi lebih sulit dari kelihatannya

Kamu tak akan pernah tau apa yang sudah dilalui dan dialami mereka yang kamu jadikan relationship goals. Bisa saja untuk terlihat romantis mereka mengalami banyak masalah. Tak ada yang tau kan? Atau bisa saja keromantisan yang ditunjukkan kepada publik hanya untuk menutupi keretakan dalam hubungan.

Yang kamu jadikan relationship goals itu bisa jadi lebih sulit dari kelihatannya (riliv.co)

Karena kamu tak tahu “isi dapur” seseorang, kamu nggak boleh asal nge-judge hanya berdasar apa yang kamu lihat di luarnya. Jangan terkecoh pada hasilnya saja. Mereka juga bersusah payah untuk bisa mendapatkan label relationship goals dari orang lain.

Memahami kekurangan dan kelebihan dalam hubunganmu jauh lebih penting

Salah satu kunci untuk bisa meningkatkan kualitas hubungan adalah dengan memahami kekurangan dan kelebihan yang ada dalam hubungan kalian. Jika kamu terlalu fokus dengan relationship goals hubungan orang lain, hubunganmu justru tak akan mengalami kemajuan dan cenderung jalan di tempat.

Memahami kekurangan dan kelebihan dalam hubunganmu jauh lebih penting (papasemar.com)

Daripada terus-menerus mengagumi, memuji ataupun mengunggul-unggulkan hubungan orang lain, akan jauh lebih baik jika kamu berusaha menengok ke dalam hubunganmu sendiri. Syukuri apapun yang kamu miliki. Pahami apa kekurangan dan kelebihanmu dengan pasangan dan jadilah relationship goals untukmu sendiri.

Belajar dari pasangan lain memang perlu, tapi jangan sampai menjadikan mereka sebagai “tujuan” dalam hubunganmu. Ciptakan bahagiamu sendiri ya!

443
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Author Erinda

"You can if you think you can"