Percayalah, Kamu Bisa Bahagia Meskipun Dia Tidak Ada

Kamu bisa ciptakan kebahagiaanmu sendiri, jangan gantungkan bahagiamu pada orang lain

Ada pertemuan pasti ada perpisahan, ini sudah menjadi hukum alam yang tidak bisa ditentang. Apapun alasannya, tidak ada yang baik-baik saja dengan perpisahan. Karena perpisahan selalu menimbulkan luka, yang selanjutnya berubah menjadi kenangan menyakitkan. Tidak hanya bagi yang ditinggalkan, luka juga dirasakan mereka yang meninggalkan.

Kamu bisa bahagia meskipun tanpa dia (thoughtcatalog.files.wordpress.com)

Hanya saja bersedih dan selalu menyalahkan keadaan tidak akan membuatmu lebih baik, kamu justru akan makin terpuruk. Lalu, apa yang harus kamu lakukan? Memaksa diri untuk melupakan bukanlah jawaban. Semakin kamu berusaha untuk menghindar, justru kesedihan tersebut akan semakin mengekang. Hanya satu yang bisa kamu lakukan, menerima.

Karena memaksanya tinggal hanya akan menambah kekecewaan, oleh karena itu lebih baik ikhlaskan dan maafkan

Putus dari kekasih ataupun ditinggal pergi orang yang disayangi memang sangat menyakitkan rasanya. Setiap hari terasa sangat berat untuk dilalui. Dunia terasa sangat tidak adil karena meruntuhkan semua harapan yang kamu bangun selama ini. Tapi melalui hari-hari dengan penyesalan juga tidak akan mengembalikan keadaan.

Karena memaksanya tinggal hanya akan menambah kekecewaan, oleh karena itu lebih baik ikhlaskan dan maafkan (aspiremag.net)

Ikhlaskan dia pergi dan maafkan karena telah menyakiti hatimu yang suci. Jangan malah berusaha memintanya untuk tinggal karena hanya akan menambah kekecewaan. Mungkin tidak mudah untuk mengikhlaskan dan memaafkan, tapi bukan berati tidak bisa. Dengan memaafkannya langkahmu menuju masa depan akan semakin ringan.

Kamu bisa bahagia meskipun tanpa dia

Mungkin selama ini kamu merasa dialah sumber kebahagiaan bagimu. Dia yang selalu ada dan membuat hari-harimu jauh lebih indah. Namun kini kenyataannya dia telah pergi meninggalkan kamu. Lalu, apakah kebahagiaan juga pergi dari hidupmu? Tidak.

Kamu bisa bahagia meskipun tanpa dia (media2.popsugar-assets.com)

Mungkin awalnya kamu merasa tidak ada lagi kebahagiaan yang bisa kamu dapatkan, hidup terasa suram dan menyedihkan. Tapi kamu bisa menciptakan bahagiamu sendiri. Kamu bisa me time sepuasmu dan melakukan hal-hal yang kamu senangi.

Satu hal yang harus kamu pahami mulai kini, menggantungkan kebahagiaan kepada orang lain hanya akan membuatmu kecewa lebih dalam. Akan lebih baik jika bahagia tersebut kamu sendiri yang ciptakan, dan rasakan. Tak perlu melibatkan orang lain.

Dia mungkin akan bahagia dengan pilihannya, biarlah

Manusia selalu berubah dan berganti. Mungkin hari ini kamu menjadi pilihan dan sumber kebahagiaannya namun belum tentu demikian di esok hari. Tak perlu menyibukkan diri meminta penjelasan kenapa semua bisa terjadi. Hubungan yang berakhir tidak butuh alasan seperti halnya mencintai. Kalau putus ya artinya selesai.

Dia mungkin akan bahagia dengan pilihannya, biarlah (collective-evolution.com)

Kamu bisa bahagia sendiri, tak perlu memaksanya untuk tinggal menemani. Biarkan dia bahagia dengan pilihannya. Meskipun awalnya perih, lambat laun kamu akan sadar kalau perpisahan merupakan jalan terbaik. Anggaplah kamu melepaskan seseorang untuk menemui kebahagiaannya.

Kamu berhak bahagia meskipun tanpa dia. Karena mulai saat ini dia hanyalah bagian dari masa lalu yang harus kamu ambil pelajarannya saja. Jadi, berbahagialah!

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *