Yuk Membahas Perbedaan PDKT Jaman Orang Tua vs Jaman Kekinian, Beda Banget!

Nggak percaya? Coba tanya orang tua atau bahkan kakek nenek

Pendekatan atau yang biasa dikenal dengan istilah PDKT memang bukan hal gampang untuk dilakukan. Dibutuhkan niat dan nyali yang cukup besar untuk bisa mendekati dan menyatakan perasaan pada gebetan. Dan ternyata, PDKT tak hanya untuk anak-anak jaman sekarang. Karena faktanya mama papa kamu juga melakukannya dulu. Bahkan kakek nenek kamu juga melakukan PDKT meskipun dengan cara jadul.

Proses PDKT (seruni.id)

Sesungguhnya ada perbedaan besar antara proses pendekatan jaman dulu dengan sekarang. Apalagi jaman sekarang sudah terbantu dengan alat komunikasi yang terbilang canggih. Sementara jaman dulu? Ingin bertemu saja harus berkirim surat dan menunggu balasan hingga nerhari-hari. Selain itu sekian hal ini juga menjadi perbedaan besar.

Jaman dulu cowok kudu kenalan satu per satu sama calon gebetan, jaman sekarang tinggal geser kanan-kiri, scroll atas-bawah

Bisa dibilang, pendekatan jaman dulu lebih membutuhkan nyali yang lebih besar daripada jaman sekarang. Jaman dulu jika seorang laki-laki ingin berkenalan dengan wanita, mereka harus berani mendatangi, menyapa terlebih dahulu, hingga kemudian menanyakan nama dan berkenalan. Kalau sekarang? Modal smartphone dan aplikasi dating aja cukup.

Jaman dulu cowok kudu kenalan satu per satu sama calon gebetan, jaman sekarang tinggal geser kanan-kiri, scroll atas-bawah (squarespace.com)

Jaman sekarang mencari pasangan jauh lebih mudah dibanding dulu. Kamu hanya harus mencarinya lewat situs pertemanan, kalau kalain saling cocok, obrolan bisa langsung dimulai tanpa harus keringat dingin kaya jaman kakek ketemu nenek.

Peran sahabat karib yang digantikan sosial media

Jaman dulu, ayah ataupun kakekmu nggak bisa selalu stalking sosmed kaya yang kamu lakukan sekarang. Jika ingin mengetahui kegiatan, hobi, ataupun kesukaan si doi, orang jaman dulu lebih mengandalkan sahabat karib untuk menggali segala macam informasi.

Peran sahabat karib yang digantikan sosial media (nbcnews.com)

Bandingkan dengan sekarang, dimana sosmed, internet dan gadget sudah memiliki segala macam informasi yang kamu butuhkan, bahkan tentang gebetan. Jadi kamu nggak perlu susah payah minta bantuan sahabat seperti yang dilakukan papa dulu.

Kalau mau ketemu cowok dulu nyamperin ke rumah atau tempat si cewek. Jaman sekarang tinggal chat aja lalu janjian ketemu

Inilah fungsi utama dari sosmed, mendekatkan yang sedang berjauhan. Misalnya kamu sedang kangen berat sama gebetan, tinggal chat aja dia lalu janjian ketemu di tempat yang ditentukan. Bahkan lewat chatting kamu dan gebetan bisa saling bertukar foto jika memang tak memungkinkan untuk bertemu namun sudah kangen berat.

Kalau mau ketemu cowok dulu nyamperin ke rumah atau tempat si cewek. Jaman sekarang tinggal chat aja lalu janjian ketemu (f2fcdn.net)

Sangat berbeda dengan dulu. Cowok jaman dulu kalau lagi kangen sama gebetan harus mencari dulu dimana si doi biasa berada. Misalnya kalau si doi terbiasa ke pasar pagi-pagi, si cowok akan mendatangi pasar di pagi buta. Atau kalau terpaksa si cowok rela deh mengetuk pintu rumah gebetan.

Kalau yang LDR?

Hubungan jarak jauh memang menjadi tantangan tersendiri, entah itu untuk orang jaman dulu ataupun jaman sekarang. Bedanya, saat LDR orang jaman dulu harus menunggu berhari-hari hanya untuk mengetahui kabar gebetan. Karena surat yang ditulis tak bisa seketika sampai. Belum lagi menunggu balasan darinya yang jauh disana. Nggak lupa kan kalau transportasi jaman dulu juga terbilang susah?

Kalau yang LDR? (google)

Kalau jaman sekarang sih LDR nggak kerasa menyiksa. Bisa tau kabar gebetan tiap menit, kalau kangen tinggal video call, kalau mau pulang juga sudah tersedia banyak transportasi yang waktu tempuhnya terbilang cepat.

Perbedaan yang cukup ‘jauh’ bukan? Karena memang orang jaman dulu lebih ‘berjuang’ untuk mendapatkan pasangan, makanya kebanyakan bisa membangun hubungan yang langgeng hingga sekarang. Berbeda dengan sekarang yang bahkan dikit-dikit putus, nikah bentar langsung cerai.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Guys, Jangan Sembarangan Pakai Lukisan di Mangkuk Ayam Jago Kalau Nggak Mau Kena Masalah

10 Alasan Kenapa Biskuit Monde Butter Cookies Adalah Biskuit Paling Membingungkan