Ini yang Membuat AADC 2 Berbeda dari Film Pertamanya

AADC 2 akan menghadirkan kisah Cinta dan Rangga yang lebih fresh

Sebelumnya tidak ada yang menyangka kisah Ada Apa dengan Cinta akan berlanjut. Setelah 14 tahun berlalu, para penggemar AADC akan kembali melihat Cinta dan Rangga di layar lebar. Tentu, dengan alur cerita yang benar-benar fresh.

Walaupun sebagian besar pemain dan kru AADC 2 adalah alumni dari film pertama, tapi akan ada banyak berpedaan di antara keduanya. Apa saja?

Cinta dan Rangga akan menghadirkan banyak perbedaan di film AADC 2 (Via aribowo.net).
Cinta dan Rangga akan menghadirkan banyak perbedaan di film AADC 2 (Via aribowo.net).

1. Konflik remaja vs permasalahan dewasa

Jarak 14 tahun kedua film ini membuat masalah yang akan dihadirkan menjadi berbeda. AADC yang berlatar belakang kehidupan anak sekolah tentu saja mengedepankan konflik-konflik yang biasa dihadapi anak remaja. Berbeda dengan AADC 2 yang akan menghadirkan masalah yang lebih kompleks dan dewasa.

Selain cinta, AADC 2 akan menghadirkan lebih banyak permasalahan yang lebih dewasa (Via aws-dist.brta.in).
Selain cinta, AADC 2 akan menghadirkan lebih banyak permasalahan yang lebih dewasa (Via aws-dist.brta.in).

2. Tak ada Alya di AADC 2

Kamu tidak akan melihat sosok Alya di film AADC 2. Bukan tanpa sebab, ini karena Ladya Cheryl yang memerankan tokoh tersebut tidak mau menerima tawaran syuting dengan alasan ingin fokus pada studinya. Tentu absennya Alya membuat geng Cinta berkurang satu yang seharusnya berjumlah lima orang. Di AADC 2 kamu hanya akan melihat Cinta (DianSastrowardoyo), Karmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal), dan Milly (Sissy Prescillia).

Tidak akan ada lagi sosok Alya di film AADC 2 (Via jawapos.com)./
Tidak akan ada lagi sosok Alya di film AADC 2 (Via jawapos.com).

3. Pendatang baru dan peran baru

Hal lain yang membuat AADC 2 lebih ramai adalah hadirnya beberapa pendatang baru di film ini. Christian Sugiono, Ario Bayu, Sarita Thaib, dan Dimi Cindyastira akan menghadirkan suasana yang berbeda dibanding AADC 14 tahun yang lalu. Apa peran dan seberapa besar andil mereka? Kita tunggu saja.

Sebagai pendatang baru, mereka akan memberi warna berbeda di film AADC 2 (Via kawankumagz.com).
Sebagai pendatang baru, mereka akan memberi warna berbeda di film AADC 2 (Via kawankumagz.com).

4. Rudi Soedjarwo vs Riri Riza

Rudi Soedjarwo adalah sutradara yang sangat mementingkan tingkat emosi tinggi, sehingga pada film AADC penonton seperti ikut merasakan emosi dari para pemain.

Akan ada yang berbeda di AADC 2 yang disutradarai oleh Riri Riza. Sutradara yang satu ini terkenal sangat teliti dan mementingkan detail. Bahkan Riri juga merangkap sebagai pelatih akting untuk benar-benar mempersiapkan pendalaman karakter para pemain. Perbedaan gaya dari keduanya dipastikan membuat AADC dan AADC 2 mempunyai karakteristik berbeda pula.

Riri Riza juga merangkap sebagai pelatih akting agar para pemain AADC 2 lebih mendalami karakter (Via aadc2.com).
Selain sutradara, Riri Riza juga merangkap sebagai pelatih akting agar para pemain AADC 2 lebih mendalami karakter (Via aadc2.com).

5. 1 vs 3

Seperti yang kita ketahui, film AADC yang dirilis pada tahun 2002 hanya melakukan syuting di satu kota saja, Jakarta. Dalam hal ini AADC 2 lebih ‘mahal’ karena pengambilan film dilakukan di tiga kota. Selain ibu kota Jakarta, Yogyakarta dan New York akan memberikan warna dan suasana yang lebih menarik.

Berbeda dengan film pertama, AADC 2 melakukan syuting di tiga kota; Jakarta, Yogyakarta, dan New York (Via plimbi.com).
Berbeda dengan film pertama, AADC 2 melakukan syuting di tiga kota; Jakarta, Yogyakarta, dan New York (Via plimbi.com).

Tinggal beberapa hari lagi film Ada Apa dengan Cinta 2 dirilis. Tidak tanggung-tanggung, pemutaran perdana akan dilakukan serentak di tiga negara, Indonesia, Malaysia, dan Brunei pada 28 April 2016 nanti. Setelah ratusan purnama selama empat belas tahun berlalu, apakah Cinta dan Rangga masih merasakan cinta yang sama? Ah…

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

HyperAdapt 1.0, Sepatu dengan Pengikat Tali Otomatis

5 Kebiasaan ‘Baik’ Pasangan LDR