Nih Penyebab Kenapa Pacarmu Berani Selingkuh, Fix Ini Nyakitin Banget!

Coba introspeksi diri

Nggak ada satupun pasangan yang mau hubungannya diwarnai oleh perselingkuhan. Selain menyakitkan, diselingkuhi bisa menghilangkan kepercayaan dan menghilangkan semangat hidup. Bahkan bisa membuatmu trauma hingga tak bisa percaya lagi kepada orang lain.

Penyebab pacarmu selingkuh (riskology.co)

Komunikasi dan kepercayaan menjadi kunci penting untuk mempertahankan hubungan ketika kamu dan pasangan sedang tidak bersama. Tapi kalau kepercayaan ini telah dihancurkan, untuk apa hubungan masih dipertahankan?

Menyakitkan memang, diselingkuhi sekali saja sudah bikin trauma mendalam. Untuk percaya lagi dengan orang lain rasanya sangat sulit. Biar nggak diselingkuhi untuk yang kedua kalinya, yuk coba cari tau apa sih penyebabnya kenapa pacarmu berani selingkuh?

Bosan menjalani rutinitas sehari-hari

Nyatanya rutinitas harian menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah hubungan. Terkadang kamu dan pasangan terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja setiap harinya. Meskipun merasa sangat bosan, kalian enggan mengungkapkannya satu sama lain.

Bosan dengan rutinitas (nbcnews.com)

Keinginan untuk mendapatkan suasana baru yang lebih menantang dan mendebarkan inilah yang kemudian mendorong seseorang untuk selingkuh. Meskipun kebanyakan mengaku hanya untuk menghilangkan bosan kepada pasangan, seharusnya selingkuh TIDAK menjadi pilihan.

Perasaan masa lalu yang belum tuntas

Selingkuh nggak melulu sama orang baru, terkadang mantan pacar juga berpotensi menjadi selingkuhan. Biasanya selingkuh sama mantan ini didorong oleh perasaan lama yang belum dituntaskan. Gampangnya sih, pacarmu belum sepenuhnya move on dari mantannya saat dia berani menyatakan perasaannya padamu.

Perasaan masa lalu belum tuntas (businessinsider.com)

Apalagi jika didorong oleh perasaan rindu ataupun nostalgia-nostalgia masa lalu bersama mantan pacar atau gebetan, keinginan selingkuh ini akan semakin kuat. Mungkin saja perselingkuhan ini di awali oleh pesan singkat berisi “Apa kabar?”.

Rasa ingin dihargai yang tak didapat dari pasangan

Semua orang tentu ingin dihargai, apalagi oleh pasangannya. Jika ‘penghargaan’ ini tak didapatkan dari pasangan, bisa jadi seseorang mencari orang lain yang jauh lebih bisa menghargainya. Jika perasaan dihargai ini berlanjut menjadi rasa nyaman, disitulah perselingkuhan mulai terjadi.

Rasa ingin dihargai yang tak didapat dari pasangan (rd.com)

Oleh karena itu penting untuk selalu menghargai pasangan. Hargai apapun yang dilakukannya, sekecil apapun itu. Jangan malah mengkritik ataupun justru mengabaikannya.

Takut dengan komitmen

Nggak semua orang siap dengan komitmen-komitmen. Sebagian lainnya merasa takut akan komitmen dan sudah terbiasa hidup secara bebas. Kebanyakan dari mereka takut, komitmen menghambat kebebasan yang sudah menjadi kebiasaan mereka.

Takut dengan komitmen (businessinsider.com)

Oleh karena itu mencari orang baru menjadi pilihan. Untuk itu ada baiknya kamu jangan terlalu mengekakang pasangan untuk patuh dan tunduk pada komitmen.

Sudah tak ada lagi perasaan cinta

Penyebab selingkuh yang terakhir adalah sudah tak ada lagi rasa cinta. Perasaan cintanya padamu sudah menguap seiring berjalannya waktu. Meskipun sudah tak cinta, dia enggan mengatakannya padamu. Hanya ada dua opsi jika memang dia tak mencintaimu lagi.

Sudah tak ada lagi perasaan cinta (spymasterpro.com)

Yang pertama memutuskan hubungan dan berkata jujur meskipun pahit. Kedua, tetap mempertahankan hubungan atas dasar rasa tidak enak karena sudah hilang cintanya dan mencari cinta baru dengan selingkuh.

Dan itulah beberapa penyebab kenapa pacarmu bisa selingkuh. Jangan melulu menyalahkan dia, coba introspeksi diri, siapa tau justru kamu penyebab dia mendua.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Mari Mengkritisi Mereka yang Suka Nyetatus Pakai Bahasa Inggris di Media Sosial

Meninggalkan atau Ditinggalkan: Dualisme Kegalauan yang Mustahil Diabaikan