Hati-hati, Maraknya Penipuan Kontes Foto Bayi di Media Sosial. Begini Modusnya

Waspada terhadap penipuan kontes bayi di media sosial bund~

Memiliki anak yang dikenal banyak orang bak artis tentu menjadi dambaan setiap orangtua. Terlebih jika sang anak memiliki paras yang rupawan atau bakat yang menawan, tentu sang orangtua tidak ingin hal itu menjadi “konsumsi pribadi” dan ingin bakat anaknya terpublikasi.

Namun banyaknya orangtua yang menginginkan anaknya dikenal publik justru disalahgunakan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk merais keuntungan. Salah satunya ialah dengan mengadakan kontes foto bayi yang ramai di berbagai media sosial.

Bahaya penipuan kontes foto bayi

Nah, sebelum kamu tergiur dengan kontes foto bayi yang menawarkan berbagai hadiah itu, ada baiknya kamu fahami dulu modus di balik kontes yang menjanjikan bayi bisa menjadi artis.

Bisnis terselubung dibalik kontes foto bayi di media sosial

Kontes bayi yang ada di media sosial tidak lebih dari sebuah bisnis yang memanipulasi keluguan para kaum ibu yang menginginkan anaknya dikenal atau menjadi artis. Dengan iming-iming hadiah berupa piala atau trofi dan uang tunai, mereka bisa mendapatkan keuntungan puluhan hingga ratusan juta.

Bahaya penipuan kontes foto bayi

Biasanya, mereka melakukan penawaran kepada ibu-ibu untuk mengikuti kontes foto bayi dengan biaya pendaftaran ratusan ribu. Kita asumsikan pendaftar sebanyak 100 peserta, maka 100.000 x 100 peserta, maka penyelenggara berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp. 10.000.000.

Untuk hadiah pertama, penyelanggara memberikan uang tunai sebesar 1 juta + piala. Padahal, harga piala di pasaran hanyalah kisaran 50 ribu, itu artinya penyelanggara bisa mendapatkan hasil puluhan juta dalam sekali event. Ingat, sekali event! Bayangkan jika sebulan ada tiga sampai empat event!

Penilaian tidak jelas dan tidak bisa diganggu gugat

Uniknya, penilaian dalam kontes foto yang diselenggarakan oleh para oknum tersebut terbilang cukup tertutup dan tidak jelas aspek apa saja yang menjadi penilaian. Bahkan, dalam beberapa kontes secara jelas dikatakan jika keputusan pemenang mutlak dipilih oleh juri dan tidak bisa diganggu gugat.

Padahal, tidak jelas sebelumnya siapa juri yang menilai, aspek apa saja yang menjadi acuan penilaian, sampai alasan apa yang menjadi argumen juri untuk menunjuk pemenang.

Bahaya penipuan kontes foto bayi

Memang ada yang mengatakan jika penilaian diukur dari banyaknya like. Namun sayangnya, jika penilaian didasarkan pada like di media sosial, maka kontes foto itu bukanlah tentang kelucuan, pose, atau bakat modeling si anak.

Jadi, meskipun fotonya ala kadarnya namun jika yang like banyak maka ia menjadi juara. Tentu tidak adil kan jika hal itu terjadi di kontes yang mengatasnamakan lomba foto.

Mengatasnamakan management artis

Salah satu modus yang digunakan oleh para oknum ini ialah mengatasnamakan management artis. Padahal, jika kita mau kritis menelusuri para pemenang, tidak ada satupun pemenang yang kemudian dipromosikan menjadi artis.

Bahaya penipuan kontes foto bayi

Artinya, penggunaan nama management artis tidaklah lebih hanya untuk menarik minat para orangtua agar tergiur dengan tawaran yang mereka berikan.

Bahaya penyalahgunaan foto bayi di media sosial

Yang perlu diperhatikan, selain dari kerugian materi ialah kerugian imateri yang bisa menimpa para ibu-ibu, yakni soal keamanan foto bayi yang dipublish di media sosial. Awas loh, tidak jarang foto tersebut bisa disalahgunakan untuk tindakan kejahatan.

Bahaya penipuan kontes foto bayi

Jadi, buat para ibu yang mau mengikuti ajang semacam ini, ada baiknya ketahui dulu seluk-beluk lembaga penyelenggara. Apakah ia memiliki izin usaha, izin menyelenggarakan event semacam ini, dan bagaimana tanggungjawab penyelenggara jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dari foto yang diberikan pada pihak penyelenggara.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *