Pentingnya Mengajarkan Pengetahuan Seks ke Anak-Anak

Lebih baik mengajarkan secara tepat daripada nantinya salah kaprah

Membicarakan dan mengajarkan pengetahuan dasar tentang sex kepada anak-anak adalah salah satu hal yang paling dihindari oleh kebanyakan orang tua. Pendapat yang mengatakan bahwa orang Timur tabu membicarakan hal tersebut membuat banyak anak akhirnya tidak punya cukup pengetahuan untuk mengenal sex dengan tepat.

Kemudahaan akses internet ditambah nihilnya peran orang tua dalam membekali anaknya dengan pengetahuan sex yang benar membuat anak-anak tersebut memilih untuk mencari tahu sendiri berbagai macam pengetahuan tentang sex. Sayangnya, pencarian informasi mandiri tersebut kebanyakan justru berakhir gagal karena anak-anak tadi malah mengakses pornografi, bukan informasi tepat mengenai sex dan segala macam permasalahannya.

Jangan menghindar dari pertanyaan, dan hilangkan pikiran bahwa segala hal tentang sex adalah vulgar

Di usia pertumbuhannya, bukan hal yang aneh jika anak banyak bertanya tentang hal-hal yang ia tak mengerti, termasuk tentang sex. Masalahnya, ketika si anak bertanya macam “bagaimana aku bisa lahir?” atau “kenapa anak laki-laki tidak boleh mandi bersama anak perempuan?”, kebanyakan orang tua yang bingung menjawab pertanyaan itu lantas memilih untuk mengatakan bahwa mereka tidak tahu jawabannya.

Salah satu pertanyaan umum anak adalah tentang asal usul kelahiran bayi (youtube)

Ini amat salah, karena anak butuh untuk mendapatkan informasi yang benar dari orang-orang terdekat yang ia percaya. Oleh karenanya, singkirkan pikiran yang mengatakan bahwa segala hal tentang sex adalah hal yang vulgar untuk ditanyakan oleh anak-anak. Ubahlah pikiran tersebut dengan memberinya jawaban yang mudah dimengerti namun tepat.

Apa adanya

Jawablah pertanyaan anak dengan apa adanya (turner.com)

Karena canggung membicarakan sex dengan anaknya, banyak orang tua menggunakan istilah-istilah tertentu untuk menyebut alat kelamin manusia. Sebaiknya, hal ini jangan dilakukan. Berhentilah menyebut penis dan vagina dengan “anu”, “burung”, dan lain sebagainya. Ini akan membuat mereka paham bahwa kata-kata tersebut bukanlah sesuatu yang tabu, namun tetap ada batasan kapan boleh digunakan.

Sesuai umur

Karena daya pemahaman anak berbeda-beda tergantung tingkat kematangan usianya, maka berilah jawaban dari pertanyaan anak tentang sex secara tepat sesuai dengan umur mereka. Pilihlah bahasa yang mudah mereka mengerti tanpa harus membuatnya terdengar vulgar.

Ajarkan dengan tepat peran organ seksual mereka

Pertanyaan anak tentang organ seksualnya (acidcow.com)

Bagi anak-anak, tubuhnya adalah taman bermain yang penuh misteri. Oleh karenanya mereka sering bertanya tentang fungsi alat-alat tubuh, terutama organ seksual. Ajarkan padanya secara ilmiah namun tetap sederhana dalam penyampaiannya, dan berilah pemahaman pada mereka bagian mana yang tidak boleh dilihat maupun disentuh oleh orang lain.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *