5 Hal yang Harus Kamu Ketahui dari Pasangan yang Hobi Pamerin Keromantisan di Medsos

Karena kebahagiaan pasangan tidak datang dari orang lain, melainkan dari pasangan itu sendiri

411
SHARES

Bagi orang yang sedang dirundung cinta dunia seakan hanya milik mereka berdua, kemana-mana ingin selalu bersama, setiap detik rasanya ingin selalu ada disamping kekasihnya. Saking senangnya saat-saat pacaran, kadang seseorang sampai lupa bahwa dia hidup di dunia tidak hanya berdua, namun banyak orang lain yang juga harus kamu perhatikan dan dijaga perasaannya.

Bagi orang yang sedang jatuh cinta dunia seperti milik mereka berdua (idntimes.com)

 

Biasanya mereka yang sedang dirundung asmara tidak segan-segan mengumbar keromantisan di dunia maya. Sebentar-sebentar mereka posting rayuan dengan menandai akun pasangan, gombalan dan foto-foto saat mereka berduaan pun meramaikan isi dinding media sosialnya.

Namun tahukah kamu jika dibalik keromantisan yang mereka umbar di media sosial ada hal-hal yang disembunyikan. Apa sajakah itu?

1. Kebanyakan ceweklah yang selalu umbar keromantisan di dunia maya, jadi sebenernya pasangan romantis atau merasa romantis sepihak?

Mungkin kamu pernah melihat cewek yang selalu update foto berdua dengan cowoknya, dengan menandai sang cowok dan ditambah kata-kata sok bahagia? Namun hal itu tidak sepadan dengan apa yang dilakukan cowoknya, ia justru terlihat cuek denganapa yang dilakukan si cewek.

Kebanyakan ceweklah yang suka mengumbar keromantisan di media sosial (framepool.com)

Perlu diketahui, dibalik foto pasangan cewek cowok yang terlihat romantis dan bahagia yang diupload oleh cewek, ada semacam “paksaan” dari cewek kepada cowoknya untuk terlihat sebahagia mungkin. Meskipun yang sebenanrnya seperti apa hanya mereka berdua yang tahu.

2. Pasangan yang suka umbar keromantisan biasanya justru pasangan yang statusnya masih pacaran, kalau putus pun mereka repot menghapus foto-foto dengan pasangannya.

Buat pasangan yang sudah menikah kadang merasa tidak begitu penting mengumbar keromantisan di dunia maya. Pasangan yang hobi mengumbar kemesraan di dunia maya justru kebanyakan pasangan yang masih labil dan statusnya masih pacaran.

Masih pacaran umbar foto keromantisan, kalau putus repot buat hapus (pesandunia.com)

Masalahnya ketika mereka putus dan tidak berstatus menjadi pacar lagi mereka akan menghapus semua foto-foto yang ia unggah dulu.

3. Keromantisan mereka biasanya tidak seindah foto yang diupload

Foto yang diupload seseorang di dunia maya tidaklah jauh berbeda dengan film yang kita tonton di layar televisi. Sebelum ditayangkan diranah publik, keduanya diedit, disetting, dan diolah dahulu dengan apa yang diinginkan oleh si empunya foto atau film.

Artinya apa, foto romantis yang diupload di media sosial kadang hanya “sandiwara” untuk mendapatkan pujian, label sebagai pasangan romantis, atau hanya mengharapkan like dari teman medsos.

biasanya sih hubungannya tidak seromantis sama foto yang diupload (pexels.com)

Sebagai contoh saja ada foto pasangan yang terlihat bahagia saat makan malam dengan senyuman yang lebar. Namun ternyata pada pembuatan foto tersebut hanya ada senyum saat mereka menghadap kamera smartphone, setelah itu mereka kembali sibuk dengan aktifitasnya mainan smartphone lagi.

4. Tanpa disadari dengan mengumbar keromantisan di publik ia meminta perhatian dari publik, jadi setujukan kalau sebenarnya mereka cuma pasangan yang kurang perhatian?

Banyak pasangan yang tidak sadar jika mereka mengumbar keromantisan di media sosial hanya untuk mencari perhatian dari orang lain. Hal itu menandakan mereka belum merasa bahagia dengan pasangannya sehingga harus mencari kebahagiaan lain dengan mengharapkan perhatian dan pujian dari orang lain.

Suka cari perhatian dengan mengumbar foto romantis? (idntimes.com)

Pasangan yang bahagia tidak akan mencari perhatian dari orang lain, sebab mereka tidak ada waktu untuk memamerkan keromantisannya. Waktunya yang bahagia itu terlalu sayang kalau hanya untuk mencari pujian dari orang lain di media sosial.

5. Mereka masih beranggapan jika keromantisan datangnya dari penilaian orang lain.

Keromantisan pasangan haya datang dari pasangan itu sendiri, bukan dari orang lain. Inilah yang kadang belum banyak dipahami oleh pasangan muda, mereka beranggapan jika keromantisan hanya sebuah label dar orang lain. Padahal banyak pasangan yang kelihatannya romantis namun tiba-tiba bubaran.

Karena kebahagiaan pasangan tidak datang dari orang lain, melainkan dari pasangan itu sendiri (beautifulhdwallpaper.com)

Keromantisan yang sebenarnya hanya bisa dirasakan dan dinimkati oleh pasangan tersebut. Tanpa diumbar dan dipamerkan, karena justru yang diumbar itu hanya keromantisan semu.

411
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penikmat Dunia, Perindu Surga,