Isis dan Beberapa Orang yang Dilarang Main Facebook Karena Keunikan Namanya

Harusnya yang pakai nama alay yang dilarang, setuju nggak?

Saat ini, Facebook menjadi salah satu sosial media terbesar dengan puluhan hingga ratusan juta pengguna di dunia. Hampir setiap pengguna internet memiliki akun Facebook. Bahkan di Indonesia sendiri tercatat sebanyak 88 juta pengguna Facebook pada tahun 2016. Meskipun banyak sosmed baru seperti Instagram, Path, Snapchat dan juga WhatsApp, posisi Facebook seakan tak terkalahkan.

Dilarang membuka akun karena nama yang unik (emaze.com)

Namun sayangnya, tak semua orang beruntung bisa memainkan Facebook. Ada beberapa orang yang bahkan secara gamblang dilarang membuka akun Facebook karena namanya yang dianggap palsu atau tidak lulus sensor Facebook. Alhasil akun yang mereka buat diblokir dan dihapus oleh pihak Facebook.

Nah inilah beberapa orang yang dilarang membuka akun Facebook karena namanya yang dianggap terlalu “menipu”.

1. Isis Anchalee

Membaca namanya mungkin seketika kamu bisa paham kenapa Facebook tak meluluskan namanya. Perempuan yang berprofesi sebagai developer software ini memiliki nama yang sedikit “bermasalah”. Karena namanya ini, Isis sering dianggap sebagai bagian dari kelompok radikal ISIS.

Isis Anchalee diduga bagian dari kelompok radikal ISIS (cdn.tn.com.ar)

Agar tetap bisa membuka akun Facebook, Isis mengirimkan foto pasportnya di twitter sebagai bukti bahwa memang itu nama aslinya. Beruntung ada karyawan Facebook yang melihat cuitan Isis dan bersedia membuka kembali akun yang telah diblokir.

2. Balizar Orion Avatar

Mungkin pada kasus Isis sudah bisa ditebak alasannya, namun kali ini Facebook tak percaya ada orang yang bernama Avatar. Pasangan yang bernama Balizar dan Audy Orion Avatar ini berasal dari Prescott, Arizona, Amerika Serikat. Karena keunikan namanya ini pihak Facebook kemudian menghapus halaman miliknya.

Balizar Orion Avatar (tribktla.files.wordpress.com)

Padalah menurut Avatar, nama yang diberikan sang ayah ini memiliki arti bagus dalam bahasa Sansekerta. Meskipun sudah dijelaskan, pihak Facebook masih saja enggan percaya bahwa ada orang dengan nama Avatar. Hal ini kemudian membuat sedih Audry karena tak bisa memakai nama belakang suaminya pada akun Facebook miliknya.

3. Sekelompok keturunan Indian

Kaum Indian merupakan penduduk asli benua Amerika yang nasibnya tak begitu bagus di Facebook. Karena nama mereka yang begitu unik, tak jarang mereka sering “terusir” dari status pertemanan. Nggak heran, tengok saja nama seperti Dana Lone Hill, Parmelee Kills The Enemy atau Shane Creepingbeer.

Sekelompok orang Indian yang melakukan protes kepada Facebook (images.vice.com)

Saking kesalnya karena mendapatkan perlakuan berbeda oleh Facebook, orang-orang Indian dengan nama unik ini kemudian menulis artikel. Artikel ini berisi bahwa pemblokiran warga Indian tersebut bersifat sistematis dan disengaja untuk mengucilkan penduduk asli Amerika.

4. Phuc Dat Bich

Pemilik nama ini adalah seorang pria warga Australia yang berdarah Vietnam. Karena memiliki pelafalan yang aneh dalam bahasa Inggris, akun Facebooknya ditutup hingga berkali-kali. Banyak orang yang tak percaya nama “unik” ini adalah nama asli.

Phuc Dat Bich (The Independent)

Bahkan Phuch sempat mengirim foto pasport untuk membuktikan bahwa ini adalah nama aslinya. Setelah viral dan mendapatkan perhatian karena dianggap unik, belakangan diketahui bahwa Phuc Dat Bich bukanlah nama asli dan hanya untuk lelucon belaka.

Menurut kalian, apa nama orang alay di Facebook juga harusnya diblokir? Ah, mana mungkin~

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Kekurangan Pemain Pria, Industri Film Porno Jepang Terancam Gulung Tikar

Kontroversi “Eta Terangkanlah” yang Sedang Viral, Parodi Kreatif Atau Justru Kebablasan?