Meski Sering Dibully, Nyatanya Orang Gemuk Lebih Bahagia daripada yang Badannya Kurus

Karena gemuk itu tanda bahagia.

Bagi perempuan, memiliki tubuh gemuk merupakan sebuah mimpi buruk. Sebab selain faktor kesehatan, bagi kebanyakan masyarakat kita mengatakan jika cantik identik dengan tubuh langsing. Itulah kenapa memiliki badan gemuk sangat tidak diinginkan.

Orang gemuk lebih kecil kemungkinan depresi (instagram.com/tiraemon)

Namun ternyata, jika kita cermati lebih jauh, mereka yang berbadan gemuk kebanyakan  memiliki karakter lebih ceria dan bahagia loh. Hal inilah yang kemudian menarik minat para peneliti, untuk meneliti lebih jauh hubungan antara berat badan dan kebahagiaan.

Orang gemuk lebih kecil potensi terkena depresi

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuan dari McMaster University di Kanada menemukan fakta, jika ada hubungan langsung keterkaitan antara kegemukan dan kebahagiaan seseorang.

Dilema berbadan gemuk bagi wanita (instagram.com/denisemarieko)

Penelitian yang melibatkan 71.200 sampel DNA orang gemuk dari 21 negara ini membuktikan, jika gen orang gemuk memiliki tanda-tanda depresi jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang kurus.

Menurut Profesor Davyd Meire, salah seorang tim peneliti mengatakan, jika dalam penelitian tersebut ia berhipotesis jika gen obesitas memiliki hubungan yang erat dengan aktivitas otak pemicu depresi.

Orang gemuk memiliki kesehatan mental yang lebih baik

Meskipun secara fisik potensi terkena penyakit lebih banyak menimpa orang gemuk, namun ternyata jika dilihat dari kacamata psikologi, orang gemuk lebih baik dalam persoalan kesehatan mentalnya.

Tidak ada banyak tuntutan membuat hidup lebih bahagia (instagram.com/tiraemon)

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Dasha Nicholls, kepala the eating disorders faculty, ia menjelaskan, jika pola makan seseorang dapat berpengaruh terhadap kesehatan mental orang tersebut. Lebih lanjut Dasha menguraikan, kebanyakan orang yang mengalami gizi buruk mengalami kegagalan dalam mengontrol emosi mereka.

Orang gemuk memiliki tuntutan yang lebih sedikit

Bagi orang bertubuh langsing, ia sebenarnya hidup dalam beberapa tuntutan dan kecemasan. Ia dituntut untuk menjaga porsi makannya, tidak bebas mengkonsumsi segala kuliner, dan ia akan merasa cemas jika berat badannya terlihat mulai sedikit naik.

Orang gemuk tidak banyak tekanan {instagram.com/sarahayuh_}

Hal ini berbeda dengan mereka bertubuh gemuk, ia lebih sedikit dalam persoalan peraturan kuliner. Apapun yang disukai, ia bisa menyantapnya. Kecemasan-kecemasan seperti yang dimiliki para orang kurus juga tidak ia hiraukan. Inilah yang membuat orang gemuk terlihat lebih bebas dan bahagia.

Bagaimana, masih mau ngebully orang bertubuh gemuk, jika ternyata dia lebih bahagia daripada mereka yang bertubuh kurus?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *