Misteri Nihilnya Sosok Ayah di Gambar Kaleng Biskuit Khong Guan

Jawaban datang dari pelukisnya langsung

396
SHARES

Meskipun Lebaran telah usai, tapi pasti masih ada di antara kalian yang punya stok kue-kue sisa Lebaran di rumah, bukan? Selain Nastar dan Kastengels, salah satu hidangan wajib yang kerap kita jumpai adalah biskuit kaleng Khong Guan.


Biskuit yang sudah kondang sejak zaman ayah-ibu kita remaja ini memang tak bisa lepas dari tradisi Lebaran. Selain itu, ada satu hal unik yang juga terus-menerus jadi bahasan menarik tentang Khong Guan, yakni mengenai tidak adanya sosok ayah di gambar kaleng tersebut.

Dilukis oleh Bernardus Prasodjo

Gambar ikonik yang ada di kaleng biskuit Khong Guan tersebut merupakan hasil karya Bernardus Prasodjo, pria kelahiran Salatiga yang telah melukis gambar di kaleng Khong Guan itu pada tahun 70-an. Menurut Prasodjo, dirinya tidak mendapatkan orderan melukis kaleng biskuit tersebut dari pihak Khong Guan langsung, melainkan lewat perantara salah satu perusahaan separasi warna.

Bernardus Prasodjo dan produk lukisannya – Tribun

Instruksi yang diberikan padanya pun sederhana, ia diminta melukis dengan referensi sebuah guntingan gambar dari majalah dan dipoles di beberapa bagian. Melukis gambar di kaleng Khong Guan bukanlah hal baru bagi Prasodjo, karena sebelum itu ia memang telah dikenal sebagai pelukis gambar di produk-produk makanan.

Tentara di biskuit Monde ini juga karya Bernardus Prasodjo – alicdn.com

Selain gambar di kaleng biskuit Khong Guan, ternyata Prasodjo juga melukis beberapa gambar di produk makanan legendaris lainnya macam Monde, Nissin dan logo sirup Marjan. Dirinya menjelaskan bahwa di zaman dulu, produk dengan gambar lukisan amatlah umum. Berbeda dengan desain produk zaman sekarang yang lebih mengandalkan kecanggihan teknologi. Ia pun mengaku tidak sanggup jika diminta mendesain kemasan produk dengan gaya zaman sekarang.

Ayah di mana?

Kita mulai masuk ke bahasan penting soal Khong Guan, yakni mengenai keberadaan sosok ayah yang tidak terlihat di kaleng biskuit tersebut. Sebaiknya, tak usahlah kalian berpikir terlalu jauh, bahkan sampai membahas teori konspirasi perihal ini karena menurut Prasodjo jawabannya sederhana sekali.

Lukisan di kaleng Khong Guan – kompas.com

“Menurut saya itu cuma untuk mempengaruhi ibu rumah tangga saja supaya beli,” ujarnya. Gambar tersebut dibuatnya sesuai instruksi pemesan, dimana sosok ibu harus ditonjolkan. kemungkinan karena para ibu adalah target konsumen yang disasar oleh Khong Guan, jadi keberadaannya di dalam gambar lebih penting daripada ayah.

Wah, ternyata alasannya sesederhana itu ya? Tidak masalah, yang penting gambar buatannya terus melekat di hati masyarakat Indonesia, baik pada hari raya Lebaran maupun hari-hari biasa!

396
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~