Ternyata Ini 5 Negara yang Paling Mencemari Samudera, Indonesia Masuk Nggak ya?

Dan ternyata, Indonesia termasuk di dalamnya

Hingga saat ini permasalahan sampah memang tak habis untuk dibahas. Mulai dari cara pengelolaan hingga lokasi akhir untuk membuangnya. Sampah yang dibiarkan secara sembarangan tak hanya membuat kotor lingkungan, bau busuk juga bisa mengganggu aktivitas. Lebih dari itu bisa mencemari alam dan merusak ekosistem di bumi. Apalagi sudah banyak kasus hewan mati karena sampah yang dibuang sembarangan, terutama di lautan dunia.

Negara paling mencemari samudera (infographic.statista.com)

Sebuah tim peneliti dari Amerika Serikat dan Australia, menganalisis tingkat limbah plastik di samudera seluruh dunia. Penelitian yang dipimpin oleh Jenna Jambeck, insinyur lingkungan di Universitas Georgia ini menemukan beberapa negara sebagai sumber utama penyumbang sampah. Bahkan menurut laporan di The Wall Street Journal, negara-negara ini bertanggung jawab atas lebih dari sepertiga detritus plastik di perairan dunia.

China

Salah satu negara di Asia ini memang dikenal memiliki jumlah penduduk paling banyak pun juga industri terbesar di dunia. Tak heran kalau produksi sampah mereka juga melebihi negara-negara lainnya. Lebih buruk, sampah dari China ternyata menyumbang kerusakan samudera terbanyak!

Polusi air di China (ft.com)

Menurut grafik dari statista, China menduduki peringkat pertama dengan jumlah sampah sebesar 8,8 juta tons! Sungguh angka yang cukup mencengangkan mengingat teknologi di sana seharusnya cukup mumpuni untuk mengolah limbah. Jenisnya beragam, ada botol dan tas plastik hingga limbah kimia.

Indonesia

Siapa sih yang akan menyangka kalau Ibu Pertiwi ada di peringkat dua penyumbang sampah di samudera dunia? Selama ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa pengelolaan limbah dan sampah di Indonesia tidak sebaik negara maju lainnya. Apalagi kebiasaan masyarakat buang sampah sembarangan yang sulit diperbaiki hingga kini.

Polusi air di Indonesia (eco-business.com)

Lebih buruknya kebiasaan membuang sampah sembarangan tak hanya dilakukan di daratan, tapi juga lautan. Bukan hanya manusia tapi industri seperti pabrik-pabrik juga ikut andil dalam merusak ekosistem perairan. Tercatat Indonesia menyumbang 3,2 juta ton sampah plastik.

Filipina

DI posisi selanjutnya ada tetangga Indonesia yang juga sama-sama negara kepulauan. Dengan jumlah penduduk yang lumayan banyak, Filipina menjadi menjadi negara ketiga yang menyumbangkan sampah terbanyak ke perairan dunia. Tercatat “sumbangan” sejumlah 1,9 juta ton sampah plastik yang mencemari lautan.

Sampah plastik di Filipina (ytimg.com)

Vietnam

Masih dari negara-negara di kawan Asia, di urutan selanjutnya ada Vietnam yang menyumbang sampah sebanyak 1,8 juta ton ke samudera dunia. Angka ini tak jauh berbeda dengan Filipina, karena keduanya memiliki banyak penduduk. Sampah dari Vietnam ini tentu ikut andil merusak ekosistem lautan dan membunuh keanekaragaman. Ada sampah plastik, banyak juga limbah industri yang mematikan.

Vietnam (twimg.com)

Sri Lanka

Sri Lanka merupakan negara yang terletak di dekat India, tepatnya Asia Selatan. Dibandingkan dengan beberapa negara di atas, Sri Lanka hanya memiliki wilayah yang terbilang kecil. Meski begitu negara ini menempati urutan ke lima dalam hal pencemaran samudera karena sampah.

Sri Lanka (fishki.net)

Tercatat Sri Lanka menyumbang angka yang tak bisa dibilang sedikit. Yaitu sekitar 1,6 juta ton sampah plastik. Belum lagi limbah industri seperti cairan kimia dan lainnya yang pasti juga mencemari lingkungan.

Nah itulah 5 peringkat negara yang paling merusak samudera. Di urutan selanjutnya ada Mesir dan Thailand dengan satu juta, Malaysia dan Nigeria 0,9 juta, Bangladesh 0,8 juta, Brazil 0,5 juta serta Amerika 0,3 juta ton.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *