5 Negara yang Paling Doyan Makan Micin. Indonesia Ada?

Kelima negara ini berada dalam satu kawasan yang sama, yaitu Asia

Monosodium Glutamat atau MSG alian micin merupakan materi esensial di banyak industri pangan yang paling banyak dikonsumsi oleh negara Asia. Di Asia, persentase produksinya mencapai 94% dari total produksi micin di seluruh dunia. Lantas, negara mana saja yang paling ‘berkuasa’?

Tak tanggung-tanggung, Asia menyumbang 94% dari total produksi micin dunia. | nova.id

Jawabannya adalah Cina, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Taiwan. Kelima negara inilah yang menjadi produsen micin terbesar di dunia, sekaligus menjadi negara-negara yang penduduknya paling doyan mengkonsumsinya.

Runner-up

Dari kelima negara di atas, Cina memproduksi micin terbanyak dengan menyumbang 65% dari total produksi micin dunia, dan mengkonsumsi sebanyak 55% dari seluruh micin yang ada. Negeri Tirai Bambu ini juga mencatatkan diri sebagai eksportir terbesar, diikuti negara kita, Indonesia.

Indonesia menjadi negara yang penduduknya paling doyan micin kedua di dunia, setelah Negeri Tirai Bambu Cina. | jitunews.com

Sebagai gambaran betapa rakusnya Cina, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Taiwan pada micin, negara-negara Eropa hanya mengkonsumsi 3% dari total konsumsi MSG dunia. Kawasan lain yang tak begitu suka micin adalah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah.

Benarkah micin bisa memicu kebodohan?

Pertumbuhan bisnis micin menujukkan tren positif di Asia, terutama (lagi-lagi) di Cina, Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Hal ini, terjadi karena adanya perubahan standar hidup, pola diet, perkembangan industri pangan, dan urbanisasi yang mendorong munculnya berbagai restoran.

Menjamurnya tempat-tempat seperti inilah yang mendongkrak konsumsi micin di Asia, khususnya Indonesia.| flickr.com

Meski begitu, produsen dan penikmat micin harus terus berseteru dengan berbagai kalangan yang meragukan keamanan bahan makanan yang rasanya gurih ini. Menurut mereka, micin berhubungan erat dengan penyakit sindrom restoran Cina (pusing, mual, muntah) serta kanker dan kebodohan.

Padahal nyatanya, Food and Drugs Administration telah menyatakan bahwa MSG aman dikonsumsi secara umum. Dan, tidak pernah ada kasus empiris manusia yang menjadi bodoh akibat MSG. Jika micin bisa membuat bodoh seseorang, maka seharusnya penduduk Cina jauh lebih bodoh dari kita.

Tapi ternyata nggak kan? Jadi, selamat ber-micin ria!

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *