Kamu yang Sering Naik Motor Ketika Hujan, Ngerasain 4 Hal Menyebalkan Ini Nggak?

Mana yang paling sering kamu alami?

Mungkin karena bentuknya yang ramping, gerakannya gesit, dan mudah dibawa kemana saja, motor masih menjadi primadona di masyarakat. Tercatat oleh Badan Pusat Statistik pada tahun 2016, ada sekitar 105 juta sepeda motor yang memadati jalanan setiap harinya. Angka tersebut tentu semakin bertambah setiap tahunnya.

Naik motor saat hujan (Blibli.com)

Ada kelebihan tentu ada juga kekurangan. Motor boleh saja gesit, asik untuk berkendara bahkan mampu melewati segala medan, namun tak bisa melindungi pengendaranya dari panas serta hujan! Apalagi jika memasuki musim hujan seperti saat ini, banyak hal-hal menyebalkan yang akan dirasakan oleh pengguna sepeda motor. Kamu termasuk salah satu yang merasakan?

Terkena cipratan

Untuk kamu yang kemana-mana naik motor, hal satu ini seperti sudah lumrah terjadi. Kamu pasti pernah mengalaminya kan? Entah itu cipratan dari motor yang ngebut karena ingin cepat sampai tujuan hingga mobil yang tak sengaja melewati genangan.

Terkena cipratan (Gilamotor)

Terkena cipratan bukan hanya membuat pakaian basah, tapi bisa juga bikin kaget. Apalagi jika cipratan yang diterima tepat di muka sehingga menutupi pandangan. Bisa bikin kendaraan oleng dan membahayakan.

Motor jadi super kotor

Efek kotor ini sebenarnya bukan karena hujan, melainkan akibat genangan yang terdapat di jalan. Kalau hanya air sih tak begitu masalah, namun jika sudah bercampur pasir dan kotoran lainnya bisa membuat motor jadi kotor. Belum lagi jika tak segera dibersihkan, kotoran yang mengering bisa mengganggu kinerja mesin.

Motor jadi super kotor (IDN Times)

Yang paling menyebalkan adalah ketika motor baru aja selesai di cuci, begitu keluar eh malah hujan. Terkena cipratan sana sini dan kemudian jadi kotor lagi. Pernah mengalami seperti itu? Sebal rasanya, tapi ya mau gimana lagi kan.

Lubang jalan jadi tak terlihat

Genangan yang ada di jalan bukan hanya jadi sumber cipratan, namun juga menghalangi lubang-lubang sehingga tak terlihat. Efeknya mereka yang buru-buru jadi tak memperhatikan sehingga terkena lubang tersebut. Beruntung jika lubangnya tidak dalam dan motor masih bisa dikendalikan. Dampak paling buruknya motor bisa oleng, jatuh dan menyebabkan kecelakaan.

Lubang jalan jadi tak terlihat (Teras Belitong Blog – WordPress.com)

Lubang di jalan memang biasanya tertutup genangan air hujan sehingga tak terlihat. Oleh karena itu kamu harus ekstra waspada dan hati-hati dalam berkendara. Tak perlu ngebut, pelan-pelan saja demi keselamatan.

Cari tempat berteduh

Lagi asyik-asyik naik motor lalu tiba-tiba hujan, tentu kamu harus segera menepikan kendaraan dan mencari tempat berteduh. Nah mencari tempat teduh ini tak bisa sesederhana itu. Apalagi kalau kebetulan berada di jalan utama yang kanan kiri ada pembatas jalan. Harus putar balik dulu lah, melipir saat lampu merah atau bahkan berhenti di depan rumah orang seakan sudah biasa.

Cari tempat berteduh (Mobilmo.com)

Mau asal berhenti pun mesti liat-liat dulu, tempat teduhnya penuh tidak ya? Kalau penuh lanjut jalan, atau nunggu hujan lebih deras baru berhenti. Hingga akhirnya basah kuyup ketika sampai rumah karena tak menemukan tempat yang sesuai. Ada yang pernah mengalami?

Nah itulah beberapa hal menyebalkan yang paling sering dialami pengendara sepeda motor ketika hujan. Belum lagi saat hujan laju kendaraan tak bisa cepat alias harus lambat demi keselamatan. Apalagi jika melewati genangan yang cukup dalam, duh was-was takut motor mogok. Kamu sering mengalami yang mana?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *