Lewat 5 Cara Elegan Ini, Kamu Bisa Move On dari Mantan Tanpa Perlu Memblokirnya di Medsos

Main blokir doang sih kerjaannya anak-anak SMA~

Apa yang kamu lakukan untuk move on setelah putus dari pacarmu? Kebanyakan langsung memblokir si dia di semua media sosial, atau membuang barang-barang yang bisa mengingatkan kita pada mantan dan membuat kita makin susah move on.

Baca juga : Meski Sudah Mantan, Jangan Hilang Ingatan dan Enggan Berteman

Tapi, menurut saya cara-cara seperti itu amatlah tidak elegan. Bahkan cenderung kekanak-kanakan.Pasalnya, ada banyak cara lain yang bisa membuatmu melupakan mantan tanpa harus memusuhinya. Berikut ini beberapa cara yang saya rekomendasikan:

1. Berteman baik dengan mantan itu sah-sah saja kok!

Entah dengan kamu, tapi bagi saya, kalaupun terpaksa untuk putus dengan pacar, maka putuslah dengan baik-baik. Ingatlah bahwa dulu kita mengenal sang mantan dengan cara yang baik-baik pula, dan menjalani hubungan dengan baik-baik pula. Oleh karena itu tetaplah untuk menjaga hubungan pasca putus dengan baik-baik pula.

Berteman dengan mantan itu sah-sah saja (grazia.co.id)

Tapi yang perlu diingat, menjadi teman biasa setelah putus juga perlu tahu batas. Jangan lantaran kamu masih terbiasa menganggapnya bagian dari hidupmu, lantas kamu memperlakukannya seperti dulu saat masih berhubungan. Wah, kalau begini caranya kamu bakal susah move on dong!

2. Jangan buang barang kenangan darinya

Banyak orang makin susah move on gara-gara menyimpan barang kenangan dari mantan. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuangnya saja atau memberikannya pada orang lain. Sebenarnya kamu bisa kok move on meskipun menyimpan barang dari mantan.

Barang pemberian mantan tak selalu mengajak kita untuk kembali mengingatnya (merahputih.com)

Caranya, gunakan barang tersebut sesuai kebutuhan dan kegunaannya. Misalkan saja kamu masih menggunakan jaket pemberian mantan. Itu sah-sah saja, karena yang diutamakan adalah fungsinya yang menghangatkan tubuh. Jangan lantas membayangkan bahwa mantan memelukmu melalui jaket itu, ya!

3. Jangan blokir dia di sosmed

Mungkin kamu memilih untuk memblokir mantan di sosmed karena enggan melihat segala jenis postingan yang mungkin bisa membuatmu terluka. Sah-sah saja sih, tapi itu justru menunjukkan kalau kamu memang belum siap move on.

Kenapa harus memblokir mantan di sosmed kalau kamu memang berjiwa besar? (kelascinta.com)

Dengan tetap berteman dengannya di sosmed, kamu akan terlatih untuk terbiasa melihat apa saja yang diunggahnya, termasuk dengan gebetan barunya yang mungkin justru akan membuatmu lebih kuat dan tegar. Pelan tapi pasti, kamu akan mulai menyadari bahwa tak ada lagi sisa-sisa keberadaan dirinya di hatimu.

4. Menjaga silaturahmi

Meski sudah jadi mantan, menjaga tali silaturahmi tetap terjaga itu perlu lho. Tidak ada yang tahu kan, siapa tahu di masa depan kamu justru punya urusan pekerjaan atau bisnis dengan mantanmu. Kalau kamu tidak menjaga silaturahmi baik dengannya, wah, pasti akan terasa canggung sekali jika bertemu nanti.

Menjaga silaturahmi dengan mantan itu perlu loh, yang penting jangan baper dan justru teringat kenangan-kenangan indah bersamanya (kelascinta.com)

So, tetaplah berkomunikasi dengannya. Namun tentunya komunikasi secara umum ya. Jangan biarkan ada sisa-sisa keraguan di hati menyelinap masuk dalam komunikasi yang kalian bina. Bisa-bisa kamu gagal move on.

5. Percayalah pada hatimu untuk menyembuhkan lukanya sendiri

Manusia memang unik. Di saat kita berjuang keras melupakan sesuatu, hal tersebut justru akan semakin kuat menghantui pikiran. Begitu pula yang terjadi kalau kamu memaksakan diri untuk melupakannya. Kamu justru akan makin sering mengingatnya, baik kebaikan maupun keburukannya.

Sakit itu pasti, namun biarlah hatimu bekerja menyembuhkan luka-luka itu (netdna-ssl.com)

Cara terbaik adalah membiarkan hatimu menyembuhkan lukanya sendiri. Mungkin kamu merasakan sakit karena ditinggalkan. Tapi biarkan saja rasa sakit itu datang. Nikmatilah hingga rasa sakit itu lambat laun menghilang dan tidak meninggalkan bekas sedikitpun di hatimu.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Bedanya Orang yang Percaya Diri dengan Orang yang Arogan

Wanita Dominan dalam Hubungan Cinta: Pro, Kontra, dan Realitanya