Manusia Hanya Memakai 10 Persen dari Kemampuan Otaknya, Mitos Atau Fakta?

Kalau menurut kamu, bagaimana?

Banyak dari kita pasti pernah mendengar atau membaca perihal kemampuan otak manusia yang hanya digunakan sebanyak 10 persen saja. Konon, jika manusia mau berusaha untuk lebih memaksimalkan lagi penggunaan otaknya, maka kita bisa melakukan hal-hal di luar bayangan kita sebelumnya.

Orang-orang cerdas macam Albert Einstein atau ilmuwan-ilmuwan hebat lainnya hingga paranormal disebut sebagai orang-orang yang berhasil memaksimalkan penggunaan otaknya. Tapi, benarkah ungkapan tersebut? Ataukah itu hanya mitos tak berdasar yang muncul karena kita tak bisa memberi penjelasan logis akan hal-hal diluar jangkauan nalar kita?

Mitos atau fakta ya?

Meski tidak jelas siapa yang mula-mula mengatakan bahwa manusia hanya memakai 10 persen kemampuan otaknya, namun banyak kalangan meyakini hal tersebut disebabkan oleh pernyataan psikolog William James yang menuliskan di bukunya, The Energies of Men, bahwa manusia hanya menggunakan sedikit dari sumber daya mental dan fisik yang ada.

Kemampuan otak kita digunakan sepenuhnya – serupedia.com

Sayangnya, ungkapan mengenai kemampuan otak kita yang baru digunakan sebesar 10 persen saja itu adalah mitos belaka yang patut ditertawakan dan dipertanyakan keabsahannya. Menurut neurologis Barry Gordon dari Johns Hopkins School of Medicine, Amerika Serikat, manusia menggunakan semua bagian dari otak, dan sebagian besar dari otak kita aktif setiap saat. Hanya pada saat manusia beristirahatlah maka otak juga ikut beristirahat dan hanya digunakan sebagian.

Kehebatan otak

Faktanya, manusia menggunakan kemampuan otak mereka hingga 100 persen – youtube.com

Tak hanya Barry Gordon saja yang berpendapat demikian, karena neurologis John Henley di Mayo Clinic, Rochester, Minn, juga mengungkapkan fakta yang sama. Menurutnya, bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa manusia sepenuhnya menggunakan fungsi otak hingga 100 persen. Bahkan saat manusia tidur, korteks frontal yang mempunyai fungsi untuk berpikir, menyadari dirinya, dan mengenali lingkungan tetap aktif.

Otak punya cara untuk mengompensasi kekurangannya saat ada bagian yang bermasalah – infobmi.com

Henley juga mengungkapkan hal menarik dimana otak memiliki cara untuk mengompensasi kekurangannya saat ada bagian yang bermasalah, dan membuat bagian lain yang tersisa mengambil alih tugasnya. Itulah sebabnya ada orang-orang yang mengalami luka di otak ataupun otaknya diambil sebagian masih bisa hidup seperti biasa.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Cewek Itu.. Pakai Baju Renang Mau, Tapi CD Kelihatan Dikit Aja Langsung Malu

Jangan Pernah Memanaskan Sayur Bayam Lebih dari Sekali, Resikonya Ngeri!