Meski Kesuksesanmu Berkat Kerja Kerasmu, Kamu Tetap Dilarang Menyombongkannya. Inilah Alasannya!

Sebab apa yang kita miliki di dunia hanyalah titipan Tuhan.

Hampir setiap orang menginginkan sebuah kesuksesan dalam hidupnya. Baik itu sukses dalam karir, akademik, maupun dalam persoalan ekonomi. Banyak yang sampai berjuang sekuat tenaga untuk sampai pada level kesuksesan yang diimpi-impikannya.

Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan (gulalives.co)

Mencapai ke uncak kesuksesan memang sebuah kebanggan tersendiri, sebab tidak banyak orang yang bisa ke level kesuksesan tersebut. Maka dengan alasan itu, banyak orang yang telah sukses kemudian merasa berbesar kepala.

Bahkan tidak sedikit orang yang baru sampai dipermulaan kesuksesan, sudah berlagak sombong. Tidak lagi peduli dengan lingkungan yang pernah bersamanya sewaktu dirinya masih dalam kondisi susah. Meskipun kesuksesannya merupakan jerih payahnya, seseorang tetap tidak boleh menyombongkan hal itu. Inilah alasannya!

Dalam kesuksesanmu mungkin ada doa-doa dari orang lain

Mungkin kamu beranggapan jika kesuksesanmu merupakan perjuanganmu dan jerih payahmu seorang. Secara fisik memang mungkin itu terjadi, namun di luar itu ingatlah ada orang-orang di sekelilingmu yang tiap malam tidak henti mengangkat tangannya dan memohon kepada Tuhan agar kesuksesanmu lekas tercapai.

Ada dua orang tuamu dan sahabat-sahabatmu dalam kesuksesanmu (ummi-online.com)

Mungkin saja kesuksesanmu tidak terlepas dari doa orang tuamu, doa teman-temanmu, doa sahabatmu yang selama hidup susah selalu bersama. Inilah yang kemudian menjadi alasan kenapa kamu tidak boleh menyombongkan kesuksesanmu, sebab ada orang lain di sekelilingmu yang secara tidak langsung mensupport kamu.

Dalam kesuksesanmu ada hak orang lain yang harus diberikan kepadanya

Mungkin ini yang jarang seseorang ingat saat ia sampai pada puncak kesuksesan, jika dalam kesuksesan yang ia raih ada hak orang lain yang dititipkan kepadanya. Inilah yang kemudian dalam agama dinamakan zakat.

Dalam kesuksesan yang kamu dapatkan, ada hak orang lain yang harus diberikan (satujam.com)

Kebanyakan seseorang akan merasa bangga diri dengan apa yang ia miliki. Ia merasa jika yang dia miliki saat sukses sepenuhnya haknya, dan inilah yang kemudian membuat orang tersebut menjadi sombong.

Ingatlah jika apa yang kita miliki di dunia hanya titipan Tuhan

Manuisa lahir di dunia tanpa membawa apa-apa, pun saat kita meninggal dunia. Semua harta yang kita miliki tidak akan dibawa sampai ke liang lahat. Sebab sejatinya apa yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan Tuhan yang bisa kapan saja diambilnya.

Tak perlu sombong, sebab apa yang kita miliki hanya titipan Tuhan (nonikhairani.files.wordpress.com)

Mungkin kita pernah mendengar kisah Fir’aun dan Qorun. Dua orang yang memiliki kekayaan luar biasa namun karena kesombongannya, mereka berdua di azab hingga hilang sudah kekayaan yang mereka bangga-banggakan.

Jika kita selalu mengingat hal ini, tentu kita akan sadar jika apa yang kita miliki bukanlah milik kita sepenuhnya. Mungkin saat itu Tuhan sedang mempercayakan kamu untuk mendapatkan rizki yang lebih, dan kapan saja Tuhan berhak mengambilnya dari tanganmu. Seperti Tuhan mengambil kembali harta Fir’aun dan Qorun dalam sekejap.

Harta Qorun ditenggelamkan di bumi oleh Tuhan akibat sombong dan bakhil (youtube.com)

Itulah beberapa alasan kenapa meskipun kita berhasil mencapai kesuksesan atas jerih payah sendiri, kita tetap tidak boleh menyombongkannya. Semoga kita menjadi orang-orang sukses yang jauh dari sifat sombong. Amiin Ya Rabb.

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *