Menurut Survei, Gadget Memiliki Peran Besar Rusaknya Hubungan Asmara Generasi Millenial

Prioritsakan pasanganmu daripada gadgetmu!

Perkembangan teknologi yang begitu cepat memang diibaratkan sebagai sebuah mata pisau. Adakalanya bisa membantu kehidupan kita, adakalanya juga justru membuat kondisi kita lebih buruk. Termasuk dalam sebuah hubungan, teknologi mampu menjadi perangkat yang sangat membantu bagi mereka yang sedang LDR untuk berkomunikasi dan melepas rindu.

Teknologi bermanfaat bagi para LDR (tempo.co)

Namun teknologi juga yang akan membuat sebuah pertemuan dengan orang yang kita sayang, terasa hambar karena masing-masing sibuk bermainan gadget. Hal inilah yang kemudian mendorong sebuah perusahaan piranti lunak anti virus bernama Kaspersky Lab, membuat sebuah riset terkait kebiasaan seseorang yang sibuk dengan gadgetnya saat berkencan.

Riset melibatkan 18.000 responden dari 18 negara yang berbeda

Riset yang dilakukan Kaspersky Lab terbilang bukan main-main. Hal ini terlihat dari jumlah responden yang cukup besar dan jumlah negara yang dilibatkan pun cukup banyak dalam riset tersebut.

18.000 0rang dari 18 negara terlibat dalam riset tersebut (papasemar.com)

Untuk mendapatkan jawaban dari risetnya tersebut, tim peneliti dari Kaspersky Lab melibatkan 18.000 orang dari 18 negara yang berbeda. Responden dipilih dengan kriteria mereka yang sudah menjalin hubungan minimal 6 bulan.

Hasilnya, 60% pasangan sering bertengkar akibat terlalu sering menghabiskan waktunya untuk gadget

Dari penelitian tersebut, tim peneliti menemukan fakta dimana sebanyak 50% responden mengaku menggunakan ponsel saat sedang bersama pasangan, baik di meja makan ataupun saat ngobrol santai.

Rata-rata pasangan sibuk dengan gadgetnya masing-masing saat bersama (saratogaartsfestival.org)

Selain itu, 60% responden mengaku sering bertengkar akibat terlalu sering menghabiskan waktunya untuk gadget. Bahkan, lebih dari 49% responden yang menjalin hubungan jarak jauh mengalami pertikaian hanya disebabkan persoalan gadget.

Uniknya, pertikaian dalam hubungan juga muncul akibat judi online dan game online. Dari riset tersebut, responden yang mengaku sering berantem akibat kebiasaan judi onlin dan game online sebesar 19%.

Pertengakaran banyak disebabkan karena kesibukan dengan gadget masing-masing (faktualnews.co)

Sementara itu, pertikaian juga muncul saat gadget sedang terkena malware atau virus. Saat gadget seseorang terkena malware, ia akan mudah marah dan stres sehingga memicu pertengkaran dalam sebuah hubungan. Pertengkaran akibat gadget yang terjangkit virus ini pun mencapai angka 25% dari total responden.

mengetahui akar permasalahan dari persoalan diatas

Sebenarnya akar permasalahan yang terjadi dari beberapa kasus di atas bukanlah terletak pada gadgetnya. Namun bagaimana seseorang menghargai pasangannya dengan memberikan perhatian dan waktunya untuk bersamanya.

Akar permasalahannya ialah kurangnya perhatian dan penghargaan terhadap pasangan (aolcdn.com)

Sebab, selain menemukan kasus-kasus di negatif seperti yang disebutkan di atas, peneliti juga menemukan fakta ada beberapa responden yang justru mengaku lebih terbantu dengan adanya teknologi gadget seperti sekarang ini.

Bahkan 53% responden mengaku kalau hubungan mereka telah mengalami peningkatan semenjak menjalani aktivitas online bersama pasangan, seperti berbagi akun dan perangkat. Hal inilah yang kemudia membuat Dmitry Aleshin selaku Vice President of Product Marketing di Kaspersky Lab berkesimpulan, pokok permasalahan dari pasangan yang bertengkar karena gadget bukanlah terletak pada gadgetnya.

Prioritaskan pasanganmu daripada gadgetmu (gregetan.com)

Namun bagaimana seseorang tersebut bisa memprioritaskan pasangannya lebih banyak daripada kehidupan di dunia digitalnya. Dari kesimpulan tersebut, setidaknya kita bisa mengambil pelajaran. Jika agar gadget tidak menjadi pemicu pertengkaran, maka sebisa mungkin utamakan pasanganmu daripada gadgetmu.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *