Menjadikan Hubungan Sebagai Pelarian Semata? Awas, Ini Bahayanya!

Hati-hati, jangan pernah membangun hubungan dengan alasan sebagai pelarian atau pelampiasan. Itu menyakitkan!

Ada banyak alasan seseorang menjalin sebuah hubungan. Ada karena sekedar cinta, ada yang benar-benar ingin membangun hubungan yang sah dengan orang yang ia cinta, bahkan ada juga yang karena sebagai pelarian atau pelampiasan saja.

Membangun hubungan sebagai pelampiasan belaka (greatist.com)

Jika kamu mendapati hubungan yang jenis terakhir ini, kamu perlu hati-hati. Sebab, hubungan yang dibangun atas dasar pelarian tidak akan berbuah kebahagiaan. Setidaknya berikut ini bahaya yang bisa ditimbulkan jika kamu menjalin hubungan sebagai pelarian atau pelampiasan belaka.

Kebahagiaan semu dalam hubungan yang dibangun atas pelarian

Biasanya, hubungan pelarian alasan utamanya bukanlah karena cinta. Melainkan alasan-alasan sepele seperti ingin pamer kepada mantan, ingin pura-pura bahagia dengan kekasih barunya, atau hanya ingin mencari pelampiasan.

Kebahagiaan semu dalam hubungan yang hanya sebagai pelarian (dnevnik.hr)

Hubungan pelarian tidak akan pernah menemukan kebahagiaan sejati. Pasalnya, kamu akan lebih fokus pada persepsi orang lain ketimbang fokus dengan hubunganmu. Jikapun kamu mencoba bahagia, itu bukan agar hubungan kalian indah. Melainkan agar mendapat pujian dari orang lain, atau mantan.

Membuat lingkaran setan pengkhianatan dalam cinta

Membangun hubungan dengan alasan pelarian belaka, itu sama halnya dengan kamu membuat lingkaran setan pengkhianatan dalam cinta. Yah, dinamakan lingkaran setan karena dalam hubungan yang dibangun akan sangat rentan terjadi pengkhianatan-pengkhianatan lainnya.

Membangun lingkaran setan pengkhianatan cinta (pexels.com)

Semisal saja, kamu habis putus dengan si A, kemudian kamu membangun hubungan dengan si B agar si A terluka. Ingat, niat hubungan dengan si B bukan karena cinta, melainkan memanas-manasi si A.

Kemudian, suatu ketika si B tahu jika sebenarnya kamu tidak pernah mencintainya. Bukankah kamu sudah mengkhianati cinta si B? Jika sudah seperti ini, si B bisa saja kecewa hingga akhirnya mengkhianati kamu dengan cara yang lebih menyakitkan. Benar-benar lingkaran setan pengkhianatan bukan?

Kamu akan mendapatkan citra buruk dari orang-orang di sekitarmu

Bagaimanapun alasannya, membangun hubungan yang hanya sebagai pelarian, dengan hubungan yang benar-benar karena cinta, itu berbeda. Perbedaan ini pun bisa diketahui siapa saja yang kenal dekat denganmu.

Menjadi bahan gunjingan (viva.co.id)

Jika orang-orang terdekatmu mengetahui kalau kamu membangun hubungan hanya sebagai pelarian, maka image buruk akan bersemayam pada dirimu. Tidak menutup kemungkinan juga kamu akan menjadi bahan gunjingan dan dijauhi teman-temanmu.

Menambah beban pikiran dan rawan stres

Soal cinta, mungkin kamu bisa membohongi orang lain, namun kamu tidak akan bisa membohongi hati kecilmu. Dengan membangun hubungan dengan orang yang tidak benar-benar kamu cintai, hal itu justru akan membuat perasaanmu lebih terbebani persoalan baru.

Semakin menambah banyak beban pikiran (cloudfront.net)

Hubungan semacam ini tidak akan berbuah kebahagiaan. Sebaliknya, semakin dalam kamu membangun hubungan semacam ini, maka semakin banyak persoalan yang kamu hadapi.

Jadi, jujurlah pada dirimu sendiri. Jika memang bisa melupakan orang yang pernah kamu cinta, jangan sampai melampiaskannya dengan orang yang benar-benar mencintaimu.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *