Menilik Kedahsyatan Letusan Gunung Krakatau yang Sempat Menggelapkan Bumi

Gunung adakalanya menjadi sahabat, namun bisa juga menjadi ancaman!

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia. Dengan 139 jumlah gunung berapi yang masih aktif di Indonesia, menjadikan Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia setelah Amerika dan Rusia.

Salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia ialah gunung krakatau. Gunung ini merupakan gunung berapi aktif yang pernah menghebohkan dunia karena letusannya yang maha dahsyat pada tahun 1883 silam.

Dahsyatnya letusan gunung krakatau 1883 (services.sportourism.id)

Bahkan dampak akibat letusan gunung ini tidak hanya dirasakan penduduk Indonesia, melainkan terasa hingga separuh penduduk dunia. Bagaimana gambaran kedahsyatan meletusnya gunung krakatau berikut penjelasannya.

Kekuatan letusan gunung krakatau 1883 setara dengan kekuatan 21.574 bom atom Hiroshima dan Nagasaki

Letusan gunung krakatau pada tahun 1883, banyak ilmuan yang mengatakan jika kekuatannya saat itu jauh lebih besar dibandingkan dengan kekuatan bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki. Bahkan mencapai 21.574 kali lipat.

Ledakannya lebih besar 21.574 kali lipat dari bom atom Hiroshima dan Nagasaki (boombastis.com)

Bisa dibayangkan kan, betapa maha dahsyatnya letusan gunung krakatau saat itu. Jika bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki saja bisa membungihanguskan dua kita itu, bagaimana dengan 21.574 kali lipat kekuatan ledakan tersebut? Silahkan bayangkan sendiri.

Dentuman ledakan terdengar sampai ke Benua Afrika dan letusannya menimbulkan stunami setinggi 40 meter

Gunung krakatau memang menjadi gunung paling terkenal di mata dunia setelah ledakannya yang maha dahsyat terdengar sampai ke beberapa negara. Bahkan suara dentuman letusan gunung krakatau pada tahun 1883 ini terdengar sampai ke Benua Afrika.

Ledakan dahsyat gunung krakatau (merdeka.com)

Selain dentumannya yang maha dahsyat, letusan gunung api krakatau pada tahun 1883 ini juga menimbulkan stunami setinggi 40 meter. Bencana alam ini pun dicatat sejarah sebagai salah satu bencana paling dahsyat di peradaban manusia modern dengan total korban jiwa mencapai 120.000 jiwa.

Konon saat terjadi tsunami akibat letusan gunung krakatau, kapal-kapal yang berlayar di lautan Afrika merasakan dentuman yang dahsyat dan menghadapi ombak yang sangat besar.

Semburan material dan debu vulkanik akibat letusan sempat menggelapkan sebagian bumi

Tidak hanya menimbulkan stunami dan goncangan yang maha dahsyat, letusan gunung krakatau pada tahun 1883 juga memuntahkan material dan abu vulkanik yang menutupi sebagian permukaan bumi.

Abu vulkanik sempat menggelapkan sebagian bumi (merdeka.com)

Bahkan konon beberapa negara yang terkena dampak letusan gunung krakatau seperti Sri Lanka, India, Pakistan, Australia dan Selandia Baru, mengalami kegelapan akibat debu letusan gunung krakatau.

Letusan gunung krakatau tahun 1883 bukan yang pertama dan terakhir kalinya terjadi

Letusan gunung krakatau pada tahun 1883 yang maha dahsyat membuat menarik ilmuan dalam maupun luar negeri untuk melakukan penelitian terhadap gunung yang satu ini. Hasilnya, banyak ilmuan yang berpendapat jika letusan gunung krakatau pada tahun 1883 bukanlah yang pertama kalinya terjadi.

Gunung krakatau merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia (boombastis.com)

Bahkan diketahui pada tahun 416 M, terjadi letusan yang jauh lebih dahsyat pada gunung krakatau yang mengakibatkan berpisahnya pulau jawa dengan pulau sumatera. Gunung ini kemudian dikenal dengan gunung krakatu purba.

Itulah gambaran dahsyatnya ledakan yang ditimbulkan oleh gunung api krakatau yang terjadi masa lalu. Semoga kedepannya kita semua terlindungi dari macam bencana alam yang terjadi di Indonesia.

 

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *