Menilik Kampung Congklang Yogyakarta. Kampung Kontroversi yang Konon Boleh Bertukar Istri

Inilah kisah nyata dari drama istri yang tertukar.

Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pelajar, Kota Budaya, dan Kota Pariwisata, terdapat satu kampung yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik. Namun sayangnya, nama kampung ini mencuat ke khalayak bukan karena keindahan wisata alamnya, atau keindahan karya batiknya, nama kampung ini mencuat karena terindikasi sebagai kampung penganut aliran radikal.

Baca juga : Aku Terima Nikahmu dengan Mas Kawin Seperangkat Knalpot Dibayar Tunai!

Yogyakarta sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai budayanya (kotajogja.com)

Itulah kampung Congklang, kampungyang berada di kawasan perbatasan DIY dan Jawa Tengah ini, saat ini sedang dalam pengawasan oleh pihak yang berwajib. Bukan tanpa alasan, pemerintah daerah Yogyakarta dan kepolisian mengawasi kampung Congklang, sebab kampung pinggiran Yogyakarta ini telah menimbulkan kontroversi di masyarakat sekitar kampung sendiri.

Kampung Congklang diawasi karena disinyalir bagian dari penganut aliran radikal

Disahkannya Perrpu tentang pelarangan Ormas berpaham radikal, merupakan dalil terkuat dari kepolisian dan pemerintah daerah Yogyakarta untuk mengawasi kegiatan masyarakat kampung Congklang.

Saat ini kampung Congklang sedang dibawah pengawasan Satpol PP, Kepolisian, dan Kemenag Kanwil DIY (Liputan6.com)

Sebab dari informasi yang beredar di masyarakat, masyarakat kampung Congklang merupakan masyarakat yang memegang teguh paham radikal. Selain untuk membendung paham radikal di Indonesia, pengawasan kampung Congklang oleh pihak terkait juga untuk menghindari konflik horisontal antara masyarakat kampung Congklang dengan kampung sekitarnya.

Penuh kontroversi, dari menolak budaya Jogja asli sampai boleh bertukar istri

kampung Congklang memang dikenal sebagai kampung yang penuh misteri dan kontroversi. Masyarakat di kampung tersebut sangat tertutup dan bahkan menolak kehadiran budaya asing. Inilah yang membuat kampung ini rawan gesekan dengan masyarakat sekitar.

Kampung Congklang Sleman, Yogyakarta (dinastipoker99.com)

Hal lain yang menjadi kontroversi di kalangan masyarakat ialah penolakan warga kampung Congklang terhadap pagelaran wayang yang diadakan di wilayah daerah tersebut. Padahal, pagelaran wayang sendiri budaya asli Jogja yang banyak digemari masyarakat Jogja.

Menurut laporan intelijen ada kebiasaaan bertukar istri di masyarakat kampung Congklang (ilustrasi/google)

Yang tidak kalah menghebohkan dari kampung Congklang ialah, adanya laporan dari Intelijen yang mengatakan kebiasaan masyarakat kampung Congklang ialah saling bertukar istri. Menurut laporan yang diterima, pertukaran istri di kampung Congklang sudah menjadi hal yang lazim.

Meskipun laporan ini masih diselidiki lebih lanjut, namun pemerintah daerah akan tetap mengawasi kampung Congklang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Elon Musk Benar, Kecerdasan Buatan Akhirnya Memberontak Melawan Manusia

Di Jaman Sekarang, Jangan Pernah Melarang Remaja untuk Berpacaran