Jika Kamu Menikah Hanya Karena Cinta, Silahkan Perpanjang Dulu Masa Pacaranmu

Tenang, memperpanjang masa pacaran itu masih gratis kok

34
SHARES

Setelah pacaran, menikah merupakan babak baru dari kebahagiaan setiap pasangan. Setiap pasangan, hampir pasti menjadikan pernikahan sebagai tujuan hubungan sekaligus gerbang kehidupan yang sempurna. Meskipun begitu, menikah juga bukan hanya soal bahagia saja. Saya tidak ingin menakut-nakuti, namun kalau kamu pikir menikah hanya butuh cinta, jangan dulu pergi ke KUA.

Jangan dulu menikah kalau kamu baru bisa mengandalkan cinta. | seputarpernikahan.com

Memang, ketika kamu sudah terlanjur jatuh cinta pada seseorang, hal terhebat yang ingin kamu lakukan hanyalah ingin menua bersamanya, bercanda hingga mulut kalian tidak lagi bisa bicara, dan berjalan beriringan hingga kaki kalian tidak mampu lagi berjalan. Terdengar romantis memang, namun saya tekankan sekali lagi, dalam komitmen seumur hidup itu, akan selalu ada duri-duri tajam yang menantimu.

Bayi menggemaskan tak selalu membahagiakan

Soal momongan, misalnya. Kamu pikir punya bayi pasti membuat kamu dan pasangan bahagia? Belum tentu. Salah satu tujuan lain dari menikah boleh jadi adalah memiliki bayi mungil nan menggemaskan. Namun, memiliki bayi tidak akan membuat bahagia ketika kamu dan pasangan belum cukup siap secara mental dan finansial. Meskipun bayimu menggemaskan.

Bayi itu bukan boneka yang selalu diam dan tidak bisa rewel. | nakita.grid.id

Belum lagi soal jam malam. Bayi itu bukan boneka yang hanya bisa diam. Bayimu nanti tidak akan tidur setiap malam, yang berarti kamu harus siap bergantian dengan pasangan untuk menjaga sampai pagi. Ini, bisa menimbulkan konflik luar biasa kalau kamu dan pasangan sama-sama mementingkan ego pribadi. Karena itu pastikan dulu, apa kalian sudah siap miliki anak secepatnya setelah menikah?

Hanya cinta dan pernikahan mewah

Yang kedua, masalah pernikahan harus berlangsung mewah. Sangat wajar kalau kamu mendambakan prosesi pernikahan yang serba wah, sebab, itu adalah momen sekali seumur hidup. Saya pun ingin menyelenggarakan pesta pernikahan besar-besaran. Namun kalau mau mengkaji ulang, bukankah hal itu adalah salah satu contoh pemborosan yang jelas-jelas dibenci Tuhan?

Pernikahan mewah seperti ini, bukankah justru akan menjadi beban bagi beberapa pasangan? | blog.duitpintar.com

Dan yang terakhir, menikah hanya membutuhkan cinta. Kalau dari sekarang kamu sudah menanamkan mindset ini ke dalam pikiranmu dan pasangan, itu sama saja kamu sedang menanam duri yang sangat tajam. Cinta memang menjadi salah satu pondasi terpenting untuk melangsungkan pernikahan. Namun apakah iya cinta saja sudah cukup?

Jangan pernah menanamkan mindset ‘menikah hanya membutuhkan cinta’. | arinacnisa.wordpress.com

Saya yakin tidak, karena menikah itu juga tentang mengelola keuangan, berkompromi dengan pasangan, saling jujur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kesetiaan. Jadi kalau kamu baru bisa mengandalkan cinta, masih menganggap mewahnya pernikahan adalah sebuah keharusan, dan belum siap begadang setiap malam, silahkan untuk memperpanjang lagi masa pacaranmu.

Tak perlu malu dan ragu, karena kamu baru pantas malu kalau rumah tanggamu nanti berjalan memalukan.

34
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."