Sebelum Memutuskan Menikah Setelah Lulus Kuliah, Coba Pertimbangkan 4 Hal Ini Terlebih Dulu

Gelar resepsian abis acara wisudaan? Baca ini dulu deh!

Bagi kamu yang sudah terlalu lama menjalin hubungan, tentu menikah menjadi suatu hal yang harus disegerakan. Tapi terkadang, jalan menuju halal bisa terkendala karena gelar sarjana yang belum juga didapatkan. Beberapa orang tak peduli akan gelar tersebut dan langsung menikah, tapi ada juga yang sabar menunggu wisuda sebelum akhirnya ke pelaminan. Karena bagaimanapun juga pendidikan harus dinomorsatukan.

Baca juga : Berhasil Raih 3 Gelar Sarjana dalam 5 Tahun, Perjuangan Gadis Ini Perlu Diapresiasi

menikah setelah wisuda (aquila-style.com)

Nggak ada yang salah kok kalau kamu memutuskan menikah setelah lulus kuliah. Tapi akan lebih baik kamu pertimbangkan dulu matang-matang sebelum mengambil keputusan. Coba deh jadikan 4 hal ini sebagai bahan pertimbangan. Jangan sampai salah ambil langkah, apalagi menyangkut masa depan.

1. Perasaan dan keinginan orang tua

Setiap orang tua pastilah menginginkan yang terbaik dan juga kebahagiaan bagi anak-anaknya. Melihat sang buah hati memakai toga dan mendapat gelar sarjana pasti membuat mereka bangga. Tak hanya hasil kerja kerasmu yang akhirnya berbuah manis tapi ada juga doa, usaha dan kegigihan orang tua untuk membiayai semua kebutuhan pendidikan. Semuanya hanya demi satu keinginan agar si anak bisa menjadi “manusia” mandiri yang sukses dikemudian hari. Mendapatkan pekerjaan yang layak dan bisa membantu orang tua.

pahami perasaan orang tua (huffpost.com)

Tapi bagaimana perasaan mereka jika setelah wisuda kamu minta untuk segera menikah? Untuk menolaknya, orang tuamu juga ingin kamu menjalin hubungan yang halal. Tapi disisi lain mereka juga ingin melihatmu berpenghasilan dulu dan menikmati hasil kerja kerasmu sendiri. Meskipun pada akhirnya mereka akan berkata “Iya”, setidaknya kamu harus paham apa yang mereka rasakan kan?

2. Carilah pengalaman sebanyak mungkin

Memang sih, pengalaman juga bisa kamu dapatkan setelah menikah nanti. Tapi percayalah, rasanya akan sangat jauh berbeda ketika kamu masih lajang. Pengalaman di masa muda akan menjadi bekal ketika kamu tua nanti. Menjadi bahan cerita yang akan memotivasi anak cucumu di masa depan. Terutama pengalaman dalam dunia pekerjaan.

Carilah pengalaman sebanyak mungkin (gore.com)

Apalagi jika kamu adalah seorang wanita. Setelah menikah, kamu akan memiliki anak dan menjadi “manager” untuk rumah tanggamu sendiri. Kamu tak akan mendapat pengalaman apapun dalam pekerjaan karena sudah terlalu sibuk untuk mengurus anak dan suami. Apalagi hanya sedikit wanita yang memutuskan bekerja setelah punya anak. Makanya selagi sempat, cari pengalaman sebanyak-banyaknya. Toh kamu tetap bisa menikah setelah setahun atau dua tahun bekerja.

3. Setidaknya persiapkan tabungan

Orang tua yang ingin kamu bekerja terlebih dahulu sebelum menikah, bukan karena mereka ingin menikmati hasil kerja kerasmu. Mereka hanya ingin kamu punya bekal secara finansial untuk menghidupi keluargamu sendiri. Karena dengan bekerja, kamu tak hanya mendapatkan banyak pengalaman tapi juga bisa menyiapkan tabungan untuk masa depan.

Setidaknya persiapkan tabungan (hudsonvalleynewsnetwork.com)

Mengingat, kehidupan setelah pernikahan justru yang paling berat dan butuh banyak pengeluaran. Siapkan dulu tabunganmu untuk pernikahan, untuk hidup dengan pasangan hingga untuk buah hatimu kelak. Tabungan juga bisa bermanfaat ketika kamu hendak menyicil rumah atau membeli kendaraan. Daripada hanya minta dan menyusahkan orang tua, akan jauh lebih baik jika kamu bisa mendiri sebelum menikah kan?

4. Tumbuh dewasa bersama pasangan

Pengalaman memang hal paling berharga yang bisa dimiliki oleh manusia. Setelah melewati begitu banyak pengalaman, cobaan, rintangan, masalah hingga kebahagiaan, kamu dan pasangan bisa tumbuh dewasa bersama sebelum akhirnya menuju pelaminan. Sebelum menikah kamu bisa gunakan waktumu untuk lebih memahami karakternya, hal ini akan membantumu ketika berumah tangga nantinya.

Tumbuh dewasa bersama pasangan (Pinterest)

Saling memahami dan tumbuh dewasa bersama membuat kalian makin mantap untuk menjalani bahtera rumah tangga bersama. Tanpa adanya penyesalan dan dipenuhi oleh kebahagiaan. Akan sangat berbeda jika kamu menikah begitu lulus kuliah, tanpa pengalaman dan tak tahu apa yang harus dilakukan setelahnya.

Bagaimanapun, menikah bukanlah hal sepele yang bisa kamu lakukan meskipun keinginan begitu menggebu-gebu. Banyak pertimbangan yang mesti dipikirkan baik-baik supaya tak ada penyesalan di kemudian hari.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

3 Budaya yang Dulunya Baik-Baik Saja, Kini Jadi Praktek Seks Bebas Tanpa Budaya

Dari Leher Terpanjang Sampai Kaki Terkecil, Inilah 7 Standar Kecantikan Terunik di Dunia