Menguak Misteri Pulung Gantung. Api Terbang Pertanda Adanya Bunuh Diri di Gunungkidul Yogyakarta

Percaya atau tidak pulung gantung memang nyata adanya!

Data yang dirilis organisasi kesehatan dunia (WHO) pada akhir 2016 sangat mengejutkan, dalam data tersebut dikatakan bahwa setiap jam di Indonesia ada kasus bunuh diri. Jumlah kasus bunuh diri di Indonesia memang tidak sebesar kasus bunuh diri di beberapa negara lainnya di Asia. Sebab Indonesia lebih baik daripada Vietnam, Brunei, Laos, Singapura, Kamboja, Myanmar, dan Thailand.

Namun untuk kasus bunuh diri di Indonesia bisa dibilang memprihatinkan, dengan satu kasus bunuh diri setiap satu jamnya atau sekitar 10.000 orang setiap tahunnya. Salah satu daerah dengan tingkat bunuh diri tertinggi di Indonesia ialah berasal dari Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kasus bunuh diri di Kabupaten Gnungkidul Yogyakarta merupakan tertinggi di Indonesia (kompasiana.com)

Hampir setiap tahunnya terdapat belasan sampai puluhan kasus bunuh diri di Gunungkidul. Data statistik dari 2012 menyebutkan terdapat 66 laporan kasus bunuh diri ke kepolisian, tahun 2013 terdapat 47 laporan, tahun 2014 terdapat 45 laporan, tahun 2015 terdapat 31 laporan, dan tahun 2016 terdapat 30 laporan kasus bunuh diri.

Tingginya kasus bunuh diri di Gunungkidul, tidak terlepas dari misteri pulung gantung yang diyakini masyarakat sekitar sebagai pertanda dan penyebab terjadinya kasus bunuh diri di daerah tersebut. Banyak versi yang mengambarkan dan menjelaskan misteri pulung gantung ini, namun dari beberapa versi tersebut, semuanya hampir sama mengamini jika bentuk pulung gantung ialah menyerupai api terbang.

Pulung gantung merupakan makhluk berupa api terbang yang dipercaya masyarakat Gunungkidul sebagai penyebab terjadinya bunuh diri (youtube)

Dari folkore yang berkembang di masyarakat Gunungkidul mempercayai jika pulung gantunglah penyebab terjadinya bunuh diri di daerah tersebut, sedangkan masyarakat lain percaya jika pulung gantung bukan penyebab bunuh diri, melainkan suatu pertanda jika akan adanya bunuh diri di daerah yang tengah dilewati cahaya terbang tersebut.

Terlepas dari perbedaan pendapat tentang kehadiran pulung gantung, namun secara kebetulan atau tidak cahaya terbang yang menyerupai api tersebut memang selalu hadir sebelum ada orang yang bunuh diri.

Biasanya setipa akan terjadi bunuh diri, masyarakat Gunungkidul akan melihat pulung gantung (youtube)

Adanya pulung gantung juga dikaitkan dengan banaspati, mahkluk astral yang berbentuk api terbang. Hal ini diperkuat dengan adanya fenomena kebakaran di beberapa rumah warga yang di duga berasal dari makhluk tersebut. Fenomena paling menggemparkan terjadi sekitar tahun 2015 lalu, dimana beberapa perabotan warga terbakar meskipun tidak ada sumber api.

Tingginya kasus bunuh diri di Gunungkidul menarik perhatian dari beberapa pihak, dari agamawan, ilmuan, sampai aparat kepolisian merasa perlu meneliti dengan fenomena tersebut. Menurut para agamawan tingginya kasus pembunuhan di Gunungkidul disebabkan minimnya bekal keimanan yang mengakibatkan mudahnya seseorang mudah putus asa, dan memilih mengakhiri hidupnya ketika ada masalah.

Pulung gantung dipercaya sebagai makhluk banaspati yang bisa membakar perabotan milik warga (solopos.com)

Sedangkan menurut para ilmuan, khususnya mereka yang berkecimpung dalam persoalan ilmu sosial seperti psikolog, terjadinya fenomena bunuh diri yang tinggi di Kabupaten Gunungkidul tidak terlepas dari gagalnya proses sosial di masyarakat.

Minimnya komunikasi yang efektif antara masyarakat ketika seseorang sedang menghadapi persoalan ekonomi, percintaan, maupun persoalan kehidupan lainnya menyebabkan seseorang merasa sendiri, dan hal itu membuat permasalahan seseorang akan terasa lebih berat.

Bentuk pulung gantung berupa api terbang (idntimes.com)

Adapun dalam data kepolisian menyebutkan, jika motif tingginya kasus bunuh diri di Gunungkidul tidak terlepas dari persoalan pribadi individu yang dialami. Dalam data kepolisian diketahui kebanyakan korban bunuh diri ialah para remaja, hal ini mungkin berkaitan dengan kondisi psikis remaja yang masih labil dan mudah mengambil keputusan tanpa berfikir dua kali.

Adanya partisipasi dari warga dan semua pihak membantu meminimalisir angka bunuh diri di Gunungkidul (tribratanewsjogja.com)

Adanya keyakinan tentang pulung gantung sebagai penyebab dan pertanda adanya seseorang yang bunuh diri memang tidak bisa dibantahkan di Gunungkidul. Pencegahan yang paling tepat ialah dengan mempertebal keimanan seseorang, memperbaiki komunikasi antar warga sebagai sarana meringankan beban psikis seseorang, serta peran pemerintah dan masyarakat dalam hal memperhatikan persoalan yang terjadi di masyarakat.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Percaya Nggak Percaya, Kamu yang Namanya Diawali Huruf ‘S’ adalah Pribadi yang Kuat dan Setia!

Menikah Adalah Pilihan yang Harus Kamu Buat Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Resepsi