Mengenal Tradisi Pencak Dor, Kesenian Adu Manusia yang Tak Kalah Ganas Dari MMA

Karena laki itu tanding hanya saat berada diatas ring.

Bagi masyarakat Kediri, Blitar dan sebagian daerah Jawa Timur tentu tidak asing dengan tradisi yang satu ini. Tradisi yang banyak dilakukan dilingkungan pesantren ini merupakan tradisi turun temurun yang ada dikalangan santri sebagai bentuk uji bela diri.

Pencak dor merupakan tradisi tarung bebas (nu.or.id)

Pencak Dor sendiri merupakan tradisi gulat bebas yang hampir mirip dengan pertarungan bebas MMA, namun untuk pencak dor biasanya berada diatas ring yang terbuat dari panggung bambu.

Sejarah awal adanya tradisi pencak dor

Menurut ketua Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI), Zainal Abidin atau yang akrab dipanggil Gus Bidin. Pencak dor sudah ada sejak jaman 1960an, kala itu pendak dor menjadi tontonan warga sekligus untuk menyelesaikan persoalan yang ada diantara para santri.

Pencak dor awalnya diadakan untuk menyelesaikan perselisihan antar santri (solopos.com)

Jadi tujuan diadakannya pencak dor awalnya ialah untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi antara santri. Jika diselesaikan diatas ring pencak dor, maka setelah turun ring dilarang ada dendam diantara santri tersebut.

Pencak dor kini tidak hanya dilakukan para santri

Seiring dengan perkembangan jaman, banyak masyarakat yang ingin mencoba mengikuti tradisi pencak dor. Latar belakang mereka pun beragam, dari mulai pendekar silat sampai preman jalanan kerap mengikuti pencak dor untuk menjajal kekuatannya.

Kini peserta pencak dor berasal dari latar belakang apa saja (brilio.net)

Meskipun pencak dor bisa dikatakan sebagai arena pertarungan bebas, namun dalam prakteknya pertarungan ini tidak sepenuhnya bebas. Ada beberapa peraturan yang harus ditaati oleh petarung, seperti dilarang menyerang bagian vital lawan. Diatas ring juga tersedia dua wasit yang akan siap memisahkan jika petarung lepas kendali.

Sampai saat ini tradisi pencak dor masih dilestarikan

Pencak dor sampai saat ini masih dilestarikan di daerah Kediri dan Blitar, khususnya di kalangan masyarakat pondok pesantren Lirboyo. Namun kini pencak dor tidak lagi bertujuan untuk menyelesaikan pertikaian antar santri, namun tujuan diadakannya tradisi pencak dor lebih kepada untuk menyambung tali silatrurrahmi antar warga dan melestarikan tradisi.

Saat ini pencak dor dijadikan ajang silaturahmi masyarakat (brilio.net)

Selain itu, pencak dor juga dijadikan ajang untuk uji ketangkasan para pendekar silat nusantara, khususnya pendekar silat dikalangan santri Jawa Timur.

Bagaimana, kamu berani naik ke ring pertarungan manusia ini? Inilah video pencak dor tersebut.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Tanpa Kamu Sadari, Inilah “Perbuatan Kriminal” yang Ada Dalam Hubungan Pacaran

Jadi Ini Lho Alasannya Kenapa Wanita di Jepang Pada Nggak Mau Nikah