Mengenal Polyglot, Mereka yang Fasih Bicara Banyak Bahasa. Mendiang Julia Perez Adalah Salah Satunya Lho!

Selain bahasa Indonesia dan bahasa daerah, Jupe juga fasih bahasa Perancis, Inggris dan Spanyol

291
SHARES

Istilah polyglot mungkin tak banyak dimengerti oleh umum. Namun seperti yang sudah tertulis di judul artikel ini, polyglot bisa diartikan sebagai kemampuan untuk berbicara dalam banyak bahasa. Polyglot sendiri merupakan istilah pinjaman dari kata Yunani polýglōttos yang artinya banyak-lidah.

Secara umum, belum ada definisi baku mengenai jumlah bahasa yang harus dikuasai seseorang untuk bisa disebut polyglot. Namun biasanya, seseorang yang fasih bicara empat bahasa sudah bisa disebut polyglot, sedangkan jika mampu lebih dari itu, maka disebut sebagai hyperpolyglot. Kalau kamu menguasai dua bahasa, maka kamu baru bisa disebut sebagai bi-lingual, dan menguasai tiga bahasa disebut sebagai tri-lingual.

Karena budaya, edukasi dan bisnis

Fenomena polyglot selalu menarik untuk dikaji, terutama mengenai faktor-faktor apa yang membuat seseorang bisa dengan mudahnya menguasai banyak bahasa, sementara yang lainnya tidak. Menurut Michael Erard, seorang jurnalis sekaligus penulis Babel No More: The Search for the World’s Most Extraordinary Language Learners, seorang polyglot tidak lahir dengan bakat khusus, namun kebanyakan dari mereka mendedikasikan hidupnya untuk belajar secara aktif agar menguasai banyak bahasa. Setidaknya ada tiga faktor yang memotivasi seseorang menjadi polyglot, yakni budaya, edukasi dan bisnis.

Ada beberapa faktor yang mendasari seseorang menguasai banyak bahasa – youtube.com

Motivasi karena budaya biasa muncul saat seseorang tertarik dengan gaya hidup kultur lain. Contohnya, seseorang yang menggemari lagu-lagu di film India kemudian timbul keinginan untuk tahu arti lagu-lagu tersebut maupun cara mengucapkannya dengan benar. Motivasi edukasi biasa muncul saat seseorang ingin punya kemampuan bahasa asing karena akan bersekolah di luar negeri. Sedangkan motivasi bisnis biasa muncul saat seseorang punya kepentingan bisnis dengan orang dari negara lain yang menuntut kemampuan bahasa setempat. Saat salah satu motivasi tersebut muncul, maka usaha seseorang untuk mampu berbahasa asing akan lebih kuat.

Mereka yang dikaruniai bakat polyglot

Salah seorang polyglot terkemuka di dunia adalah Kardinal Giuseppe Mezzofanti yang lahir pada tahun 1774. Ia dikenal sebagai profesor Bahasa Arab di Bologna University dan menguasai sekitar 70 bahasa. Selanjutnya ada Emils Krebs asal Jerman yang menguasai kurang lebih 68 bahasa dan sudah mampu menuturkan banyak bahasa sejak usia 7 tahun. Tak hanya di luar negeri, di Indonesia pun kita bisa menjumpai polyglot. Ada beberapa nama tokoh terkenal yang juga diketahui sebagai polyglot. Sebut saja Bung Karno misalnya. Presiden pertama Indonesia ini diketahui menguasai bahasa Jawa, Sunda, Bali, Arab, Belanda, Jerman, Prancis, Inggris dan Jepang. Selain beliau, ada juga Agus Salim, Menteri Luar Negeri Indonesia ketiga yang menguasai sembilan bahasa, mulai dari bahasa Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Arab, Turki, dan Jepang.

Mendiang Julia Perez diketahui fasih banyak bahasa asing karena pernah tinggal dan menjalin hubungan dengan warga negara asing – breakingnews.co.id

Insan selebritas yang baru saja meninggal dunia, Julia Perez, juga dikenal sebagai seorang polyglot karena mampu berbicara dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa Perancis, Inggris dan Spanyol. Kemampuan ini didapatkan Julia karena dirinya pernah tinggal di luar negeri serta pernah menjalin hubungan dengan orang asing. Selain Julia Perez, masih ingatkah kamu dengan sosok Gayatri Wailissa yang disebut-sebut pernah direkrut Badan Intelijen Negara (BIN)? Gadis 19 tahun asal Ambon yang meninggal pada 23 Oktober 2014 silam itu diketahui mampu berbicara dan menulis dalam 14 bahasa antara lain, bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia, dan Tagalog. Gayatri mulai tertarik untuk belajar banyak bahasa sejak berusia 7 tahun dan menguasai 6 bahasa secara otodidak. Wuih, keren!

Jadi, selama kamu punya niat dan motivasi yang kuat, tidak mustahil jika kamulah polyglot selanjutnya yang akan dikenal dunia.

291
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~