Mengenal “Pelakor” dan Inilah Beberapa Orang yang Berpotensi Menjadi Pelakor dalam Hubunganmu

Pahami, kenali, dan hati-hati terhadap para pemburu suami.

Mungkin akhir-akhir ini kamu kerap mendengar atau menemukan kata pelakor baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Yah, memang istilah ini bisa dikatakan sedang naik daun. Terlebih dengan beberapa gosip artis yang konon menjadi pelakor atau valakor mewarnai beberapa acara infotaiment di layarkaca.

Baca juga : Dari WC Sampai BH, Singkatan yang Sering Didengar sehari-hari Tapi Jarang Diketahui Artinya

Banyak digunakan apa sih arti pelakor atau valakor (tribunnews.com)

Nah buat kamu yang masih penasaran dengan makna sesungguhnya dari pelakor, tulisan ini mungkin bisa membantu kamu mengerti apa itu palakor dan ciri-ciri orang yang seperti apa sih yang bisa menjadi pelakor di dalam hubunganmu? Oke langsung saja yah.

Apa itu pelakor?

Pelakor atau valakor pada dasarnya berarti sebagai seorang perempuan yang merebut suami orang. Jadi kalau ada orang yang suka ngerebut suami orang dia pantas mendapatkan jabatan sebagai pelakor.

Pelakor kepanjangan dari kata perebut laki orang (tempo.co)

Asal usul kata pelakor sendiri merupakan kependekan dari kata perebut laki orang. Yah, jadi sebenarnya pelakor merupakan singkatan untuk kata perebut laki orang. Makanya pelakor hanya disematkan kepada wanita. Sebab kecil kemungkinan ada pria yang merebut suami orang kan?

Siapa saja yang berpotensi menjadi pelakor?

Pada dasarnya semua orang berpotensi menjadi pelakor, syarat utamanya ialah dia harus perempuan. Sebab merujuk pada makna pelakor sendiri secara harfiah. Namun meskipun demikian, ada beberapa orang wanita yang paling berpotensi bisa menjadi pelakor dalam hubungan rumah tanggamu.

Diantara orang-orang yang berpotensi menjadi pelakor di dalam hubungan rumah tanggamu ialah:

  • Mantan dari suami kamu
  • Teman lawan jenis suami
  • Teman kamu sendiri

Dari beberapa kasus tentang pelakor, ketiga orang tersebutlah yang paling berpotensi menjadi seorang pelakor. Soal ini akan dibahas lebih lanjut dibawah ini.

Mantan dari suami bisa menjadi seorang pelakor

Banyak sekali kasus seorang mantan kembali datang untuk merusak rumah tangga seseorang. Hal tersebut bukan lain disebabkan oleh gagal move on-nya mantan dari suami kamu sehingga ia belum bisa meninggalkan suamimu seutuhnya, bahkan mungkin dia belum ikhlas suamimu menikah denganmu.

Waspada mantan suami bisa jadi pelakor (okezone.com)

Inilah kenapa kebanyakan pelakor datang dari sang mantan yang gagal move on. Sebagai bentuk antisipasi saja, jika suamimu memiliki mantan yang terlihat belum bisa move on kamu perlu hati-hati loh 😀

Teman lawan jenis dari suami juga bisa menjadi pelakor

Kasus pelakor terbanyak selanjutnya datang dari teman suami kamu yang tentunya lawan jenis dari suami kamu. Contoh kasus pelakor seperti ini terjadi pada kisah yang dialami oleh Destia Eka Pratiwi. Dimana diam-diam suaminya “direbut” oleh teman kerjanya.

Pelakor yang datang dari teman suami (brilio.net)

Mungkin jika kamu mengikuti perkembangan gosip Ayu Ting ting dan Raffi Ahmad di dunia maya, kamu bakalan menemukan tudingan jika Ayu Ting ting merupakan pelakor bagi Nagita Slavina.

Itu artinya pelakor bisa datang dari teman suamimu, baik teman bermain, teman kerja, maupun teman kuliah bagi yang memiliki suami masih kuliah 😀

Teman kamu sendiri juga bisa menjadi pelakor loh

Beberapa waktu lalu dunia maya dihebohkan dengan rekaman seorang perempuan yang marah-marah mencegat sebuah mobil di tengah jalan. Usut punya usut ternyata di dalam mobil tersebut ada suaminya dan teman dekat dari perempuan itu sendiri yang tentu berjenis kelamin perempuan.

Pelakor ternyata sahabatnya sendiri (tribunnews.com)

Konon temannya tersebut diam-diam menjalin hubungan khusus dengan suaminya. Itulah yang membuat ia marah besar. Jadi buat kamu para wanita, kamu sah-sah saja mengenalkan temanmu ke suamimu. Tapi perlu diberi jarak agar hubungan mereka tidak melampaui batas pertemanan.

Sahabat juga bisa jadi pelakor (seleb.fajar.co.id)

Bukan berarti membatasi pergaulan suami, namun hal tersebut dilakukan demi menjaga keharmonisan dalam rumah tanggamu. Sebab konon sebaik-baiknya laki-laki jangan sampai diberi kepercayaan seratus persen 😀

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

4 Tipe Hubungan yang Bisa Kamu Jalani Sama Mantan, Solusi Untukmu yang Belum Bisa Move On!

Jika Fase Patah Hati Ini Sudah Kamu Lalui, Berati Kamu Siap Untuk Melangkah Lagi