Mengeluh Sebanyak Apapun Tak Ada Gunanya, Karena Tak Bisa Membuat Hati Lega

Nah, masih mau mengeluh?

Ketika kamu sedang menghadapi banyak masalah, merasa lelah, atau mood memburuk karena berbagai alasan rasanya ingin menumpahkan semuanya dengan mengeluh. Entah itu mengeluh di sosial media, mengeluh ke teman atau orang-orang terdekat agar hati terasa lega dan lebih lapang. Namun nyatanya, rasa lega tetap tidak dirasakan meski sudah menumpahkan keluh kesah kemana-mana.

Mengeluh (greatist.com)

Mengeluh memang tidak bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi. Tapi banyak yang bilang dengan mengeluh sebagian beban pikiran bisa berkurang pun perasaan jadi lebih baik. Namun kalau sudah mengeluh tapi tidak merasa lega, apa yang salah sebenarnya?

Asal mengeluh

“Duh panas banget hari ini”
“Punya pacar cuek banget sih, sebel!”
“Makanannya nggak enak banget sih, porsinya juga dikit”

Asal Mengeluh (rd.com)

Semua orang bisa kalau sekedar mengeluh. Mengutuk keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Namun jarang yang tau dan paham apa tujuannya mengeluh. Kebanyakan hanya ingin merasa lega tanpa tujuan yang lebih spesifik.

Misalnya saja kamu mengeluhkan sikap pasangan yang cuek setengah mati. Kamu sampaikan keluhan tersebut langsung kepadanya dengan tujuan agar dia memperbaiki sikap tersebut. Dengan begitu kualitas hubungan akan meningkat dan kamu merasa lega.

Mengeluh ke orang yang salah

Semua orang bisa mengeluh, tapi hanya sedikit yang mengeluh ke orang yang tepat. Kebanyakan menjadikan sahabat, teman, atau keluarga sebagai tempat berkeluh kesah agar merasa lega. Namun jarang orang yang mau mengeluh kepada orang yang dikeluhkan karena merasa tidak enak hati, menghindari konflik atau hal lainnya.

Mengeluh ke orang yang salah (holyhustle.co)

Inilah salah satu alasan kenapa mengeluh tak bisa membuat kamu lega, karena masalah tidak bisa terselesaikan. Yang kamu rasakan tetap mengendap dalam hati bahkan bisa menjadi dendam. Cobalah sekali-kali mengeluh ke orang yang tepat. Bicara baik-baik tanpa melibatkan emosi. Kalau kamu mengeluh ke orang yang tepat dengan cara yang benar, maka kamu bisa merasa lebih lega.

Merasa butuh dukungan, bukan solusi

Kasus ini banyak terjadi ketika kamu mengeluh kepada orang yang salah. Alih-alih minta solusi, kamu malah merasa membutuhkan dukungan dengan apa yang kamu keluhkan. Misalnya saja kamu berharap temanmu menjawab “Iya bener banget, dia juga kelihatan cuek banget”, “Dih jahat banget sih, kamu nggak salah kok”.

Merasa butuh dukungan, bukan solusi (huffpost.com)

Dukungan ini memang mampu membuat hati terasa lebih nyaman dan sedikit lega. Namun itu hanya efek sementara saja. Setelahnya kamu akan merasa kesal lagi karena belum menemukan solusi pasti untuk masalah yang kamu hadapi. Kemudian kamu mengeluh lagi, mendapat dukungan lagi bukannya solusi, dan seterusnya.

Mengeluh memang bukan hal baik, namun jika kamu menganggapnya mampu membuat perasaan lebih lega maka lakukanlah dengan cara yang benar ke orang yang tepat. Jangan cuma mengeluh sana-sini hanya untuk menarik simpati. Bukannya mendapat apa yang diinginkan, kamu bisa saja dianggap tidak bisa menyukuri hidup.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *