Fakta Menggelitik di Balik Kebiasaan Anak yang Suka Pakai Sandal Terbalik

Kok gemes-gemes geregetan gimana gitu ya tiap kali melihatnya…

Bagi kamu yang sudah punya anak –atau minimal keponakan– batita, pasti sering melihat dia memakai sandal atau sepatu terbalik. Melihat momen lucu seperti itu, tentu kamu merasa gemas sekaligus geregetan, kan? Tapi, tahukah kamu kenapa dia sampai melakukan hal konyol seperti itu?

Konsep kanan dan kiri

Ternyata eh ternyata, peristiwa terbaliknya memakai alas kaki di dunia anak kecil bukannya tanpa sebab. ‘Kebodohan’ seperti itu, terjadi karena si kecil belum memahami apa itu konsep kanan dan kiri. Bagi anak atau keponakan unyu-unyumu itu, kanan dan kiri itu tidak ada bedanya.

Karena anak kecil masih belum paham apa itu konsep kanan dan kiri, jadinya ya seperti ini. | inovasee.com

Oleh karena itu, percuma saja jika kamu menasehati atau bahkan memarahinya setiap hari, karena besok pasti akan terulang dan terulang lagi. Namun jangan khawatir, sebab seiring berjalannya waktu dan berkembangnya otak, pada akhirnya dia akan bisa memahami konsep kanan dan kiri.

Pokoknya, yang terpenting jangan memarahinya hanya karena masalah itu. Kasihan kan, anak yang masih lucu-lucunya harus menangis setiap hari gegara ulah orangtua, om, atau tantenya? Alih-alih pakai emosi, sebaiknya kamu berusaha membenarkannya dengan cara yang benar.

Salah satu cara yang terbaik adalah dengan memberi contoh. Perlihatkan padanya bagaimana step by step memakai alas kaki dengan benar. Karena berbeda dengan orang dewasa, anak kecil belum mampu menerima pelajaran dengan media kata-kata. Semua anak kecil lebih mampu untuk meniru.

Pemahaman yang berbeda

Di sisi lain, kamu juga harus paham bahwa anak kecil itu selalu mengutamakan dirinya sendiri yang pada akhirnya, perspektifnya terhadap sesuatu akan berbeda dengan kita, orang dewasa.

Misalnya saja, kamu menuangkan air ke dalam gelas kecil hingga penuh dan hanya mengisi setengahnya saja pada gelas berukuran jumbo, si sebelahnya. Lalu, coba kamu tanyakan pada si kecil, gelas mana yang lebih banyak airnya. Pasti, jawabannya akan berbeda dengan kamu.

Dalam banyak hal, anak kecil punya pemikiran yang berbeda dengan orang dewasa. | northyorks.gov.uk

Jadi, jangan langsung memfonis bodoh ketika ada anak batita yang terbalik memakai sandal atau sepatu. Anak kecil tetaplah anak kecil. Anakmu, keponakanmu, juga semua anak yang seumuran dengannya, sedang dalam masa pertumbuhan. Maka, jelas, tidak ada yang salah dengan mereka.

Yang perlu dikhawatirkan adalah, ketika keponakanmu selalu memanggilmu ‘ayah’ yang dibarengi dengan muka pucat pada ibunya setiap kali kamu dipanggil seperti itu. Apalagi, masih ditambah raut wajah curiga dari ayah aslinya. Kurang paham dengan perumpamaan ini? Berarti kamu orang baik.

Selamat melanjutkan aktivitas dan, jangan lupa bahagia.


Rekomendasi #SobatInovasee:

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

3 Pings & Trackbacks

  1. Pingback:

  2. Pingback:

  3. Pingback:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *