Guys, Yakin Bisa Bahagiain Pacarmu, Jika Bahagiain Orang Tua Saja Belum Mampu?

Sebab suami atau istri yang baik berawal dari anak yang baik.

Trend pacaran di kalangan anak muda memang tidak bisa lagi dihindarkan. Bahkan kini usia pacaran di kalangan remaja mengalami pergeseran, banyak anak SD dan SMP yang sudah saling mengutarakan cinta kepada lawan jenis.

Gaya pacaran anak sekarang yang memprihatinkan (rancahpost.com)

Masih terlalu dininya usia pacaran di kalangan anak muda akan menjadi persoalan, dari maraknya pernikahan dini sampai terganggunya masa belajar remaja di usia sekolahnya. Uniknya, di usianya yang terbilang masih belia, banyak remaja yang sudah memberikan janji kesetiaan dan kebahagiaan kepada pasangannya.

Yakin mampu memberikan kebahagiaan kepada pasanganmu?

Yang perlu diperhatikan saat akan membahagiakan pasangan ialah apakah kamu yakin bisa membuat pasanganmu bahagia? Ingat loh membahagiakan pasangan tidak semudah membahagiakan diri sendiri.

Yakin sudah membuat pasanganmu bahagia? (keepo.me)

Untuk membahagiakan pasangan butuh pengorbanan dan perjuangan yang tidak mudah. Bahkan kamu kadang harus mengorbankan kebahagiaanmu sendiri demi membahagiakan pasanganmu. Masih mau berjanji membahagiakan pasangan?

Sebelum membahagiakan pasangan, sudahkah kamu membahagiakan orang tua?

Ini yang kadang lalai diperhatikan oleh kids jaman now. Sok mau membahagiakan pasangan tapi belum pernah membuat orang tua sendiri merasa bahagia dan bangga memiliki anak seperti kita. Padahal sebagai anak kewajiban kita yang paling terpenting ialah membahagiakan orang tua kita, sebelum membahagiakan orang lain.

Sudahkah kamu membahagiakan orang tua (guraru.org)

Mirisnya lagi, kadang kita justru “melawan” orang tua demi orang yang kita cinta. Mungkin kamu pernah berbohong kepada orang tua, demi kekasih pujaan hatimu? Percayalah jika kamu pernah melakukan hal itu, kamu bukan termasuk pasangan yang baik. Sebab sama orang tua saja berani berbohong, apalagi sama pasangan. Suatu saat jika kamu menghadapi hal yang serupa juga kemungkinan akan membohongi pasanganmu.

Bahagiakan dulu orang tuamu, sebelum membahagiakan pasanganmu!

Kalau boleh saya katakan, suami atau istri yang baik berawal dari anak yang baik. Dalam artian jika selama menjadi anak ia baik kepada orang tuanya, maka saat menjadi suami atau istri nanti dia juga akan baik untuk pasangannya.

Bahagiakanlah orang tua kalian sekali beliau masih ada (wajibbaca.com)

Nah selagi kamu masih diberi kesempatan untuk hidup bersama orang tuamu, alangkahlebih baiknya masa mudamu difokuskan untuk membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuamu. Sebelum keduanya tiada dan akhirnya kamu akan menyesal karena belum sempat membahagiakannya.

Kita wajib membahagiakan orang tua kita yang telah berkorban demi kita (himpunanceritalawak.com)

Tulisan ini bukan berarti melarang kamu untuk membahagiakan pasanganmu, hanya saja alangkah lebih baiknya sebelum membahagiakan pasangan, kita terlebih dahulu membahagiakan orang yang telah sangat berjasa dalam hidupmu. Semoga kita semua menjadi anak yang baik bagi orang tua, dan menjadi istri atau suami yang baik bagi pasangannya.

 

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *