Mari Belajar Memahami Arti Kebahagiaan Sesuai Isi Kantong

Tak seperti orang kaya, mereka yang kurang mampu dalam hal finansial punya cara sendiri untuk merasakan kebahagiaan

Ada jawaban yang lebih masuk akal dari pertanyaan: apakah uang bisa membeli kebahagiaan? Yaitu, tergantung pada apa sebenarnya yang memicu kebahagiaan dalam hati. Orang yang lebih kaya menemukan hal positif yang lebih besar dalam prestasi, status, dan pencapaian individu. Lantas, bagaimana dengan mereka yang kurang beruntung dalam hal finansial?

Tak seperti orang kaya, mereka yang kurang mampu dalam hal finansial punya cara sendiri untuk merasakan kebahagiaan. | arstechnica.net

Ternyata, orang-orang yang tidak sekaya orang kaya cenderung menemukan lebih banyak hal positif dalam hubungan yang bahagia dan kemampuan mereka untuk memupuk hubungan dengan orang lain selain pasangan.

Bukan perbedaan absolut

Orang kaya cenderung mengalami emosi yang berfokus pada diri mereka sendiri. Misalnya, kepuasan dan kebanggaan, serta hiburan. Bisa dibilang, mereka lebih egois. Sedangkan masyarakat menengah ke bawah cenderung mengalami emosi yang melibatkan orang lain. Kasih sayang dan cinta, misalnya.

Orang kaya cenderung lebih bahagian karena kepuasan, kebanggaan, serta hiburan. | sociorocketnewsen.wordpress.com

Namun, tentu saja, ini bukan perbedaan absolut. Bukannya orang kaya tidak merasakan cinta dan kasih sayang, hanya saja, kekayaan seperti telah menghalangi seseorang untuk merasakan cinta dan kasih sayang sebanyak yang orang lain bisa.

Cinta, kasih sayang, dan rasa syukur

Dengan kata lain, ungkapan bahwa uang bisa membeli kebahagiaan masih akan tetap ambigu. Sebab sebenarnya, emosi yang paling berkontribusi terhadap rasa sejahtera dan kesehatan adalah emosi yang menghubungkan seseorang dengan sesamanya.

Mereka yang tidak kaya, menemukan kebahagiaan dalam bentuk cinta, kasih sayang, dan rasa syukur. | narvii.com

Emosi apa itu? Apa lagi kalau bukan cinta, kasih sayang, dan rasa syukur. Ya, cinta adalah perekat satu manusia dan lainnya. Bahkan tanpa kekayaan pun, orang masih bisa mendapatkan segala macam kebahagiaan dan sukacita, dengan terus menjalin hubungan dengan orang-orang tercinta.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *