Di Jaman Sekarang, Jangan Pernah Melarang Remaja untuk Berpacaran

Ingat, semakin dilarang itu semakin bikin penasaran lho…

Apa yang terjadi sekarang, sudah berbeda dengan apa yang dulu dilakukan orang. Dalam hal asmara, misalnya. Dulu, mungkin kamu pernah dilarang keras oleh orang tua ketika ingin berpacaran. Tapi sekarang, demi kebaikan bersama, sebaiknya jangan pernah melarang remaja untuk berpacaran.

Loh.. kenapa? Kok seperti itu?

Jangan berpikiran yang tidak-tidak dulu. Sebaliknya, mari kita membuka lebar-lebar akal kelogikaan masing-masing. Di Indonesia, terutama para orang tua yang masih memegang teguh paham-paham kuno, akan cenderung melarang keras anak-anak mereka ketika ingin berpacaran. Benar?

Di Indonesia, masih menjadi hal yang lumrah ketika para orang tua melarang anak-anaknya berpacaran. | halosehat.com

Padahal kenyataannya, mau dilarang sekeras apa pun, anak-anak yang sudah memasuki usia remaja secara naluri akan mulai mencari dan mencintai lawan jenisnya. Hal seperti ini terjadi karena hormon-hormon yang berhubungan dengan seksualitas dan ketertarikan lawan jenis sudah mulai berkembang.

Mau dilarang sekeras apa pun, anak remaja akan secara naluri mencari dan mencintai lawan jenisnya. | nova.grid.id

Hormon-hormon yang berkembang bersamaan dengan masa pubertas pada remaja inilah yang kemudian mendorong mereka untuk mulai mendekati lawan jenisnya. Tak peduli pria atau pun wanita, tak peduli dengan malu-malu atau pun agresif. Semua remaja akan melewati masa-masa itu.

Mendidik dengan berimprovisasi

Jadi, yang perlu dipahami oleh semua orang tua di jaman sekarang adalah, tidak perlu bersikap kaku dengan melarang anak-anak remajanya ketika terlihat ingin masuk ke dunia percintaan. Sebab, tubuh mereka sendiri juga menuntut agar mereka melakukan hal itu. Dan perilaku ini, benar-benar normal.

Orang tua tidak perlu kaku dengan keinginan anak remajanya yang memang sudah berhasrat ingin masuk ke dunia percintaan. | papasemar.com

Para orang tua hanya perlu membimbing, mengawasi, dan bersikap lebih terbuka serta halus dalam menghadapi anak-anak mereka. Karena mendidik remaja dengan cara lama sudah nyaris mustahil diterapkan di masa sekarang. Seiring berkembangnya jaman, semua hal harus berimprovisasi.

Lebih dari itu, semakin dilarang, anak remaja di jaman sekarang justru cenderung akan semakin penasaran untuk melakukan apa-apa yang dilarang itu. Dan tentu saja, dampak yang ditimbulkan bisa menjadi bumerang bagi orang tua sendiri.

Mungkin kamu kurang setuju dengan pendapat saya ini. Tapi coba pikirkan sekali lagi, apa yang paling menyenangkan (bagi orang tua dan anak) dari membimbing anak dengan cara yang menyenangkan?

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Menilik Kampung Congklang Yogyakarta. Kampung Kontroversi yang Konon Boleh Bertukar Istri

Asgardia, Negara Luar Angkasa Pertama yang Mayoritas Penduduknya Adalah Warga Negara Indonesia!