Segeralah Move On Sebelum Kamu Mati Gara-gara Patah Hati

Kamu yang hobi patah hati, hati-hati

1.1k
SHARES

Sebagai manusia pada umumnya, kamu pasti pernah sakit hati karena cinta kan? Saking tak tertahankan rasanya, bahkan penyanyi dangdut senior sekelas Meggy Z pun menggambarkan sakitnya patah hati jauh lebih ngilu ketimbang sakit gigi. Ya, patah hati memang menjadi salah satu masalah paling klasik yang menimpa manusia, yang teramat sangat sulit digambarkan dengan kata-kata.


Patah hati adalah salah satu masalah paling klasik yang banyak dirasakan oleh manusia. | pexels.com

Bukan kelemahan dan sugesti

Meski begitu, sayangnya, banyak orang yang justru menganggap patah hati sebagai simbol kelemahan dan kecengengan seseorang. Sedangkan yang lain memahami bahwa hal ini hanyalah sebuah sugesti, yang yakin bahwa patah hati tidak akan pernah ada kalau kita tidak menganggapnya sebagai sebuah masalah. Hm.. benarkah semudah dan sesederhana itu?

Apakah patah hati hanyalah simbol kelemahan dan muncul karena sugesti?| | pexels.com

Saya rasa tidak. Karena faktanya, patah hati merupakan kondisi psikologis yang sangat sukses mengantarkan banyak orang dalam kehancuran. Bahkan kalau tidak mampu menyikapi dengan bijak, perasaan ini bisa membuat orang mengalami tekanan hebat, depresi, hingga berujung pada masalah kejiwaan. Ini, tidak akan pernah terjadi kalau patah hati hanyalah sebuah kelemahan dan sugesti.

Putus asa dan bunuh diri

Patah hati adalah sebuah sindrom yang punya nama keren takotsubo cardiomyopathy, sebuah kondisi temporer yang menyebabkan sakit di bagian dada, dan merupakan bentuk lain dari serangan jantung. Diawali dengan terhalangnya aliran darah di arteri, penderita patah hati akan merasakan sesak nafas yang teramat sangat. Kondisi inilah yang membuat mereka putus asa dan memilih untuk bunuh diri.

Patah hati adalah sebuah sindrom yang bisa membuat penderitanya memilih untuk bunuh diri. | pexels.com

Kengerian seperti inilah yang sebenarnya dirasakan oleh orang yang sedang patah hati. Dengan penanganan yang tepat, kondisi ini bisa dipulihkan hingga tuntas. Namun kalau penderita dan orang-orang di sekitarnya malah mengabaikan dan meremehkan, bersiaplah menerima konsekuensi paling mengerikan yang pernah dialami manusia.

Lupa adalah kunci

Kenyataan pahit dalam hubungan cinta memang mampu membuat tubuh seseorang mendadak rapuh. Kabar baiknya, tubuh kita pun punya sistem sendiri dalam hal memperbaiki diri. Jika jaringan kulit punya benang-benang fibrinogen untuk memperbaiki luka fisik, maka sifat lupa adalah anugerah Tuhan untuk kita yang rentan pada luka batin, termasuk patah hati.

Melupakan patah hati dan kembali bahagia adalah obat paling mujarab dari payah hati | pexels.com

Kelemahan (atau kelebihan?) manusia yang gampang lupa akan menjadi obat paling mujarab bagi sindrom patah hati, yang dengan bantuan waktu akan membuat rasa sakit itu bisa terobati. Dan, salah satu hal yang paling dibutuhkan adalah optimis. Ketika kita melupakan rasa sakit dan mulai optimis menjalani hidup, di masa inilah kita dianggap pulih, atau move-on kalau anak-anak kekinian bilang.

Pada akhirnya, sembuh dari patah hati merupakan pilihan pribadi masing-masing. Apakah ingin segera melupakan dan bangkit untuk menumbuhkan lagi rasa bahagia, atau memlih untuk terus terpuruk dan mencari cara bagaimana untuk mengakhiri hidup.

1.1k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."