Masih Menjadi Kontroversi, Inilah yang Akan Terjadi di Dunia Jika Pernikahan Sejenis di Legalkan

Mari berandai-andai jika pernikahan sejenis disahkan di muka bumi.

Beberapa hari ini isu pernikahan sesama jenis kembali mencuat pasca dikabarkannya pernikahan sesama jenis yang terjadi di Inggris. Meskipun ini bukan pernikahan gay yang pertama kalinya, namun pernikahan antar laki-laki ini kembali menarik perhatian masyarakat dunia, pasalnya salah satu pria dalam pernikahan itu merupakan muslim pertama di Inggris yang menikah dengan sesama jenis. Ia adalah Jahed Choudhury, pria berusia 24 tahun.

Pernikahan gay muslim pertama di Inggris (tribunnews.com)

Kini sepertinya pernikahan sejenis bukan lagi sebuah perkara tabu, bahkan banyak orang yang sudah secara terang-terangan mempublikasikan pernikahan yang tidak biasa ini. Lebih dari itu, kini berbagai negara secara sah sudah melegalkan pernikahan sejenis, baik gay maupun lesbian. Lalu apa sih yang akan terjadi jika pernikahan sejenis dilegalkan di dunia ini, berikut gambarannya.

Menurunnya jumlah umat manusia di muka bumi

Tidak dipungkiri, tujuan pernikahan lawan jenis ialah sebagai upaya melanjutkan generasi umat manusia. Meskipun kini proyek bayi tabung konon sudah siap diadakan, namun dalam proses bayi tabung juga memerlukan peran antara wanita dan laki-laki untuk saling membuahi.

Pernikahan sejenis akan mengurangi populasi umat manusia (i.huffpost.com)

Jika di dunia ini pernikahan sejenis disahkan, maka besar kemungkinan jumlah generasi umat manusia di muka bumi ini akan berkurang, bahkan bisa mengalami kemusnahan.

Manusia akan lebih tidak manusiawi

Adanya peraturan tata hidup dalam agama maupun budaya tidak lain tidak bukan ialah untuk memanusiakan manusia. Dalam kitab suci agama, semua ajaran yang dianjurkan merupakan sesuai dengan qodrat manusia. Artinya hal itu tidak akan bertentangan dengan sifat naluri manusia.

Banyak yang mengatakan perniakahan sejenis merupakan melawat fitrah manusia (merdeka.com)

Pada pernikahan sesama jenis, banyak yang mengatakan jika hal itu merupakan tindakan melawan qodrat. Maka hal ini juga akan membuat manusia melakukan hal diluar fitrah manusia. Pada pernikahan sejenis manusia akan terlihat tidak manusiawi, baik itu karena melawan sifat fitrah manusia. Maupun jika proses regenerasi dengan menggunakan bayi tabung.

Sebab proses bayi tabung yang menjadi perdebatan juga karena hal itu menurunkan sifat kehormatan dan kemuliaan manusia.

Kacaunya hirarki dalam rumah tangga

Dalam rumah tangga, normalnya laki-laki menjadi pemimpin ruah tangga dan perempuan menjadi pengatur urusan rumah tangga. Hal itu terjadi bukan semata-mata karena mengikuti sebuah budaya, namun juga karena faktor karakter antara laki-laki dan perempuan. Pada umumnya laki-laki memiliki jiwa pemimpin lebih dominan, sehingga ia lebih layak menjadi seorang pemimpin. Bagitupun dengan perempuan, biasanya ia lebih teliti, telaten, dan pintar dalam manajemen. Makanya ia lebih cocok dengan urusan rumah tangga.

Pernikahan sejenis akan menghilangkan hirarki dalam rumah tangga (merdeka.com)

Namun bayangkan jika dalam rumah tangga diisi laki-laki semua, keduanya memiliki ego kepemimpinan yang sama. Hal ini akan menjadi hirarki tugas dalam rumah tangga akan kacau. Selain itu rumah tangga seperti ini juga rawan konflik.

Hilangnya peradaban manusia

Semakin tinggi norma etika di masyarakat, maka semakin tinggi pula peradaban suatu umat manusia tersebut. Namun jika umat manusia sudah hilang norma, etika dan kehormatannya, maka hilang juga peradaban umat manusia tersebut.

Pernikahan sejenis akan membuat peradaban manusia hilang (liputan6.com)

Jika pernikahan sejenis disahkan, maka hal itu tentu melawan norma umat manusia. Dampaknya impian terbentuknya umat manusia yang beradab hanya menjadi khayalan yang tidak akan pernah terjadi. Bahkan peradaban manusia bisa hilang sedikit demi sedikit.

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *