Tidak Banyak Diketahui, Inilah 5 Manfaat Maaf-maafan Bagi Kesehatan

Sudah maaf-maafan belum gengs?

Lebaran menjadi momen paling tepat untuk bermaaf-maafan. Tidak sedikit yang percaya jika setelah bermaaf-maafan di hari lebaran, hubungan kita dengan sanak saudara semakin lebih baik. Tapi ternyata, bermaafan-maafan tidak hanya bermanfaat untuk kebaikan sosial, namun juga untuk kesehatan.

Maaf-maafan saat lebaran (ublik.id)

Ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari tradisi maaf-maafan. Tentu manfaat ini bisa kita rasakan jika memang kita melakukan maaf-maafan dengan hati ikhlas dan penuh kesungguhan. Berikut khasiat saling memaafkan untuk kesehatan manusia.

1. Mengurangi resiko penyakit darah tinggi

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh California University, Amerika serikat melibatkan 200 responden untuk mengetahui keterkaitan antara memaafkan dengan resiko darah tinggi. Dari 200 responden, kemudian ia diperintahkan untuk mengingat apa yang membuatnya pernah tersinggung terhadap seseorang.

Maaf-maafan mengurangi resiko darah tinggi (cloudfront.net)

100 orang responden kemudian dituntut untuk mencari alasan untuk marah, sedangkan sisanya dituntut untuk memaafkan orang yang pernah membuatnya tersinggung. Hasilnya, orang yang berfikir untuk marah mengalami lonjakan tekanan darah yang sangat signifikaan. Sedangkan mereka yang pemaaf cenderung lebih stabil.

2. Menyehatkan Jantung

Maaf-maafan menyehatkan jantung (hostinggratis.16mb.com)

Saat seseorang menyimpan dendam, kinerja jantung akan terpacu lebih kencang dan menjadikan aliran darah mengalir lebih tidak stabil. Jika hal ini terus-terusan terjadi, maka jantung akan mengalami disfungsi serius. Namun jika kita sudah saling memaafkan, kondisi jantung akan semakin membaik tanpa beban. Inilah kenapa kita akan merasakan lebih lega setelah saling maaf-maafan.

3. Menghilangkan rasa nyeri

Maaf-maafan menghilangkan rasa nyeri (blog.alfacart.com)

Ada hubungan yang nyata antara rasa nyeri pada punggung dengan kesadaran untuk memaafkan. Hal ini sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan oleh Duce University Medical Centre, Amerika di tahun 2008 yang lalu. Pada penelitian tersebut, tim ahli menemukan fakta jika saat memaafkan, penderita nyeri punggung mengalami kondisi yang lebih membaik. Hal tersebut berkaitan dengan rasa tegang otot saat memiliki dendam terhadap seseorang.

4. Menurunkan berat badan dan mengurangi resiko obesitas

Dua hormon yang bertanggungjawab atas pola nafsu makan ialah hormon kortisol dan gherelin. Kabar buruknya, dua hormon tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi pikiran dan psikologi kamu. Saat kamu sedang stres atau depresi akibat membenci seseorang, biasanya nafsu makan kamu akan naik seiring naiknya hormon kortisol dan gherelin.

Manfaat maaf-maafan saat lebaran untuk kesehatan (bahasa.aquila-style.com)

Jika hal itu terjadi dalam waktu lama, tidak menutup kemungkinan kamu akan mengalami kenaikan berat badan yang serius. Cobalah untuk memaafak seseorang dan menghilangkan rasa dendam agar kedua hormon nafsu makan kembali normal.

5. Meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh

Sebuah penelitian membuktikan jika seseorang yang menyimpan dendam dan amarah memiliki daya tahan tubuh yang lebih rentan dibandingkan mereka yang hidup tanpa dendam. Hal ini tentu sangat erat kaitannya dengan tingkat depresi seseorang, sebab semakin banyak kita menyimpan dendam maka semakin tinggi kecenderungan depresi, akibatnya daya tahan tubuh mengalami penurunan.

Maaf-maafan meningkatkan daya tahan tubuh (doktersehat.com)

Itulah 5 manfaat saling memaafkan untuk kesehatan. Selain baik untuk hubungan sosial dan kesehatan tubuh, memaafkan juga akan membuat hidup kamu lebih bahagia. So, sudahkah kamu minta maaf dan memaafkan seseorang?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *