Bukan Melulu Soal Sex dan Cinta, Inilah Makna Sakralitas Pernikahan yang Wajib Kamu Tahu

Menikah itu ritual sakral, jadi harus dipersiapkan sematang mungkin.

1.2k
SHARES

Soal pernikahan semua insan tentu ingin bisa merayakan dengan orang yang ia sayang. Duduk berdua diatas pelaminan dengan riasan bak raja dan ratu merupakan impian semua pasangan. Mungkin kamu salah satu orang yang menginginkan hal tersebut? Tenang saja, semuanya akan indah pada waktunya.

Pernikahan merupakan moment membahagiakan paling dinanti (askmen.com)

Pernikahan merupakan salah satu moment terpenting dalam kehidupan setelah kelahiran dan kematian. Sebab seperti kelahiran dan kematian, saat kamu tiba saatnya pernikahan berarti kamu menghadapi kehidupan baru, dengan status dan tanggung jawab baru. Pernikahan bukan semata-mata pengesahan dalam hubungan, bukan sekedar pembuktian cinta, dan tidak melulu soal sex. Namun pernikahan merupakan moment sakral yang harus kamu ketahui. Inilah nilai kesakralan dari pernikahan.

Perjanjian atas nama agama dan keluarga

Nilai kesakralan pernikahan yang paling penting ialah soal perjanjian dalam pernikahan yang mengatasnamakan agama dan kedua keluarga. Dalam pernikahan terdapat “perjanjian” antara dua insan yang memutuskan untuk bersatu membangun keluarga sesuai dengan syariat agama.

Dalam pernikahan terdapat janji suci yang tidak boleh diingkari (hipwee.com)

Perjanjian yang terdapat dalam pernikahan ialah meliputi memenuhi hak suami istri, melakukan kewajiban suami istri, dan membangun keluarga yang harmonis sehingga menciptakan generasi yang berkualitas. Perjanjian dalam pernikahan berlandaskan tuntunan agama, itulah yang membuat pernikahan terbilang sakral.

Penyerahan segala apa yang kamu miliki untuk pasangan

Dalam pernikahan saat kedua belah pihak menyatakan mau untuk hidup bersama, maka secara tidak langsung keduanya menyepakati akan memberikan apa yang keduanya miliki untuk pasangannya. Saat kata sah diucapkan oleh para saksi nikah, maka kedua mempelai secara otomatis menjadi satu bangunan dalam ikatan pernikahan yang siap saling berbagi.

Mempercayai laki-laki atau perepmuan untuk menjadi istri atau suamimu berarti kamu mempercayainya untuk kamu serahkan semuanya dia sisa usiamu (shareourview.blogspot.co.id)

Saat pasangan sudah menjadi satu bangunan dalam ikatan rumah tangga, maka keduanya siap memberikan apa yang dibutuhkan pasangannya. Kini tidak ada lagi kata aku dan kamu, melainkan hanya ada satu kata, kita!

Kini kamu memiliki hak dan kewajiban dalam hubungan kalian

Menyandang status baru sebagai seorang suami atau istri tentu juga memiliki hak dan kewajiban baru. Hak dan kewajiban sebagai suami sang imam rumah tangga, maupun hak dan kewajiban istri sebagai tiang keluarga.

Menikah berarti kamu memiliki kewajiban baru (utusan.com.my)

Hak dan kewajiban yang ada di pundakmu harus dilaksanakan sebaik mungkin. Sebab, selain akan menghadirkan keluarga yang harmonis dan romantis, memenuhi hak dan kewajiban sebagai seorang suami atau istri juga merupakan ladang pahala.

Saat ijab qabul sudah diucapkan, maka saat itu juga kamu telah memiliki pertanggungjawaban yang harus kamu emban

Memutuskan untuk menikah berarti kamu harus siap untuk mendapatkan tanggung jawab baru, baik menjadi seorang istri, suami, maupun menjadi orang tua nanti. Pertanggungjawaban yang kamu emban tentu tidak terlepas dari janji suci pernikahan yang telah disepakati, serta hak dan kewajibannya.

Dengan mengatakan ijab qabul, berarti kamu siap menanggung amanah menjadi suami istri (hipwee.com)

Tanggung jawab dalam pernikahan, baik menjadi seorang istri, suami, maupun orang tua, tidak hanya dimintai pertanggungjawaban di dunia, namun juga di akhirat kelak.

Pernikahan merupakan separuh dari kesempurnaan agama

Berbicara tentang sakralitas dalam pernikahan memang tidak terlepas dari nilai agama dan budaya. Jika budaya lebih banyak nampak dalam hal ritual acara resepsi, namun agama lebih banyak perihal syarat, rukun, hikmah, dan bentuk pernikahan sebagai ibadah.

menikah merupakan ibadah sebagai penyempurna separuh agama (artjunastudio.files.wordpress.com)

Bagi kamu yang muslim, pernikahan merupakan bentuk menyempurnakan perintah agama. Sebab dengan menikah kamu sudah sah menjadi manusia dewasa seutuhnya. Saat pernikahan sudah sah, apa yang dahulu dilarang agama dalam hubungan kalian, kini justru bernilai sebagai pahala. Jadi kamu sudah diperbolehkan untuk menyentuh pasanganmu.

Itu sakralitas dalam pernikahan yang harus kamu tahu, pernikahan bukan hanya acara pesta merayakan hari sahnya hubungan antar anak manusia. Pernikahan merupakan moment dimana kamu dan pasanganmu berikrar mengarungi samudera kehidupan bersama, tanpa harus berpisah ditengah jalan.

1.2k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penikmat Dunia, Perindu Surga,