Lebaran Ditanya “Kapan Nikah”? Jangan Galau, 7 Jawaban Ini Bisa Menyelamatkanmu

“Kapan nikah?” “Kalau nggak Sabtu, Minggu”

Lebaran memang momen sempurna untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Tak terkecuali bagi mereka yang hingga kini masih menyandang status jomblo. Iya, jomblo juga harus bisa menikamti lebaran meskipun tanpa pasangan. Namun terkadang, momen berkumpul bersama keluarga ini yang jadi penyebab kegalauan. Tak lain dan tak bukan karena satu pertanyaan, “kapan nikah?”. Pertanyaan simpel tapi tak mudah di jawab.

Kapan Nikah? (kapankamunikah.com)

Nggak cuma yang jomblo, yang sudah menikah saja masih sering ditanya “kapan punya anak?” atau “kapan nambah momongan?”. Pertanyaan ini bisa menjadi salah satu bukti kepedulian atau bisa juga berupa ‘sindiran’. Daripada kamu galau, nggak ada salahnya siapin jawaban dari sekarang. Berikut ini ada beberapa jawaban yang bisa kamu gunakan. Dijamin deh mereka nggak nanya-nanya lagi, mblo.

“Masih banyak kerjaan nih, ada target yang belum tercapai”

Opsi yang pertama, gunakan pekerjaan sebagai alasan. Jawaban ini bisa kamu gunakan kalau ada rekan kerja atau teman yang bertanya “kapan nikah?”. Tunjukkan kalau kamu sedang fokus pada pekerjaan dan ingin mencapai target yang jauh lebih tinggi. Jawaban ini juga bisa menunjukkan bahwa kamu orang yang bertanggungjawab dan selalu punya target dalam setiap langkah yang kamu ambil.

Masih banyak kerjaan nih, ada target yang belum tercapai (shopifycdn.com)

“Bahagiain orang tua dulu sebelum bahagiain diri sendiri”

Jawaban satu ini memang terkesan klise dan sering digunakan sih. Tapi ini masih jadi salah satu jawaban ampuh yang bisa kamu gunakan. Bagi sebagian anak, kebahagiaan orang tua menjadi prioritas. Oleh karena itu mereka memilih membuat orang tua bahagia terlebih dahulu sebelum akhirnya mencari pasangan dan membahagiakan diri sendiri. Dan ketika kamu melontarkan jawaban ini, kamu menjadi satu dari sekian anak tersebut.

Bahagiain orang tua dulu sebelum bahagiain diri sendiri (huffpost.com)

“Mau bantu biaya sekolah adik dulu”

Adikmu yang masih sekolah, gunakan saja sebagai alasan. Sebagai kakak yang sudah bisa mendapatkan penghasilan, membantu meringankan biaya sekolah adik menjadi kewajiban apalagi jika orang tua sedang kesulitan keuangan. Tak hanya mulia, jawaban ini bisa membantu mengalihkan topik persoalan “nikah”.

Mau bantu biaya sekolah adik dulu (rd.com)

“Aku belum siap menikah, kurang baik kalau dipaksakan”

Karena memang pernikahan bukan hanya mainan, mempersiapkannya secara matang menjadi keharusan. Jangan mau menikah kalau hanya untuk memenuhi keinginan orang lain. Menikahlah ketika kamu sudah siap. Karena apapun yang dipaksakan hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginan.

Aku belum siap menikah, kurang baik kalau dipaksakan (earnspendlive.com)

“Aku masih ingin kesana-kemari, mengunjungi tempat yang belum pernah aku datangi”

Selagi kamu masih memiliki waktu, tak ada salahnya untuk memuaskan diri dengan berbagai pengalaman baru dari tempat-tempat baru. Lagipula semua pengalaman yang kamu dapatkan nantinya akan berguna ketika kamu menikah. Apalagi ketika kamu punya anak, kamu bisa bercerita dengan bangga bahwa kamu pernah traveling ke banyak tempat.

Aku masih ingin kesana-kemari, mengunjungi tempat yang belum pernah aku datangi (iheartreykjavik.net)

“Belum menemukan pasangan yang sesuai”

Dengan melontarkan jawaban ini mungkin kamu akan dianggap sebagai pemilih dan sebagainya. Tapi tak perlu ragu, pertanyaan lanjutan hanya sebagai penguji jawabanmu ini. Ingatlah, jangan menikah dengan sembarang orang. Pernikahan yang sakral itu harus kamu lakukan dengan orang yang tepat menurutmu. Orang yang sesuai dengan kriteria dan tentunya dengan restu dari orang tua dan yang Maha Kuasa.

Belum menemukan pasangan yang sesuai (huffpost.com)

“Tabungan masih belum cukup”

Faktanya, sebuah pernikahan tak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan mental saja tapi juga keuangan. Tabungan tentu harus kamu persiapkan, tapi tak hanya untuk pernikahan saja. Tabungan untuk kehidupan setelah menikah nyatanya jauh lebih penting. Tentunya sambil menyiapkan tabungan kamu juga sembari mencari pasangan yang klik dihati.

Tabungan masih belum cukup (statuesqueevents.com)

Nah itulah beberapa jawaban yang bisa membantumu ketika ditanya “kapan nikah?”. Jangan galau, mantap saja dengan apapun jawaban yang kamu berikan.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Benang Merah Antara Instagram dan Bergesernya Makna Jalan-Jalan

Kerap Tak Disadari, Terkadang Orang Tua Menjadi Pembunuh Terbesar Bagi Mimpi Anak-Anaknya