Larangan Mandi Malam Hari Hanyalah Sisa Budaya Kolonial yang Tidak Masuk Akal

Sudah merdeka kok masih mau dijajah, malu lah…

374
SHARES

Sudah berapa lama Indonesia merdeka? Yang pasti sudah lama. Dengan status bebas dari jeratan negara lain itu, seharusnya kita juga bisa bebas mengatur hidup kita. Sayangnya, sampai detik ini kita masih saja tunduk dengan ajaran-ajaran kolonial yang kalau dipikir dengan logika, tidak masuk akal.


Mandi malam hari adalah salah satu budaya kolonial yang masih mengakar di Indonesia. – safebee.com

Celakanya, banyak dari kita yang tidak menyadari hal ini. Banyak perilaku khas penjajah yang begitu saja diterima dan dijadikan kebiasaan sehari-hari. Budaya-budaya itu dicontek tanpa pikir panjang. Padahal namanya juga contekan, bisa benar, bisa juga salah total.

Negara tropis yang membudayakan budaya subtropis

Mari kita membicarakan Belanda, salah satu negara Eropa yang pernah sangat lama menjajah negara kita tercinta. Secara geografis, negara ini termasuk negara subtropis yang identik dengan cuaca dingin dan salju. Karakteristiknya tentu saja berbeda dengan Indonesia yang merupakan negara tropis.

Belanda itu negara subtropis yang dingin, jadi wajar kalau warganya dilarang mandi malam hari. – dagjeuit.net

Di Belanda (dan negara-negara subtropis lainnya), ada larangan bagi warganya untuk mandi di malam hari. Secara logika, ini sangat masuk akal mengingat dinginnya cuaca di sana. Udara di sana kering, sehingga tidak menyebabkan orang berkeringat yang menjadi salah satu alasan untuk mandi.

Makanya pada musim dingin, orang Belanda biasanya hanya mandi satu atau dua kali dalam seminggu. Mereka tidak berani melanggar standar itu karena terlalu sering mandi justru bisa menyebabkan iritasi kulit dan mudah terserang penyakit batuk dan pilek, juga rematik..

Indonesia itu merdeka dan istimewa

Itu di Belanda sana. Bagaimana dengan Indonesia? Tentu negara kita tidak semengerikan itu. Indonesia adalah negara tropis dengan cahaya matahari yang berlimpah sepanjang hari. Indonesia, merupakan negara istimewa yang bahkan pada musim penghujan pun udara terasa hangat.

Bahkan di musim penghujan pun, udara di Indonesia tetap hangat dan bersahabat. – tribunnews.com

Masalahnya, dengan sifat ke-tropis-an itu udara di Indonesia menjadi panas dan lembab sehingga kita mudah berkeringat. Keringat yang keluar pun mengandung minyak, yang membuat kulit kita semakin lembab, kotor, dan berminyak.

Untuk mengatasinya, jalan satu-satunya adalah dengan mandi, tidak peduli siang hari atau malam. Karena kalau harus mandi malam pun, kita tidak akan terlalu kedinginan seperti di Belanda. Sebaliknya, justru mengurangi rasa panas sehingga keringat yang keluar berlebihan bisa diredam.

Ingat…

Informasi ini tidak ditujukan untuk mendoktrin kamu agar terbiasa mandi malam. Informasi ini sekadar meluruskan paham-paham yang tidak masuk akal, mengingatkan lagi bahwa kita sudah tidak lagi hidup di jaman kolonial.

Dan kalau pada akhirnya kamu jadi hobi mandi malam, ya silahkan lestarikan. Karena inilah kita, inilah Indonesia, sebuah negara merdeka yang begitu istimewa.

374
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."