5 Hal yang Harus Kamu Pahami dari Laki-laki Impian, Lebih Baik Menunggu atau Mencari?

Jodoh itu ditunggu atau dicari?

Perihal jodoh, manusia memang tak berhak menentukan siapa jodohnya. Jangankan menentukan, mengetahui siapa jodohnya pun manusia tak memiliki hak untuk itu. Manusia hanya harus berusaha dan berdoa agar bisa segera dipertemukan dengan jodohnya. Terkait jodoh, beberapa orang berpendapat bahwa jodoh harus dicari dan diperjuangkan. Tapi tak sedikit juga yang mengatakan bahwa, masalah jodoh sudah diatur Tuhan sehingga manusia hanya tinggal menunggu jodohnya datang.

Baca juga : 5 Hal Penting Tentang Difteri yang Sedang Mewabah di 20 Provinsi

Tentang laki-laki idaman (jasoncollin.org)

Sebagai seorang wanita, bagaimana pendapatmu tentang hal ini? Apalagi di era serba modern seperti sekarang ini, wanita juga diberikan hak untuk mencari laki-laki impiannya. Berbeda dengan jaman dulu dimana wanita hanya bisa diam menunggu jodoh yang diberikan orang tua atau menunggu ada laki-laki datang melamar.

Kalau kamu mulai berpikir tentang menemukan laki-laki idaman, ada beberapa hal yang mesti kamu pikirkan dan pahami terlebih dahulu. Hal ini juga bisa membantumu menemukan laki-laki idaman dengan lebih mudah lho. Yuk cek apa aja yang harus kamu pahami.

1. Pastikan dulu apa tujuanmu menjalin hubungan

Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah, apa tujuan yang ingin kamu capai saat menjalin sebuah hubungan. Kalau kamu hanya ingin bersenang-senang, bebas dari orang tua, atau hanya sebagai pengisi kekosongan lebih baik kamu kaji ulang apa arti hubungan bagimu.

Pastikan dulu apa tujuanmu menjalin hubungan (picjumbo.imgix.net)

Karena niat yang tidak tulus, akhirnya akan balik menyakiti dirimu sendiri. Pastikan kamu benar-benar siap ketika memutuskan untuk mencari laki-laki idaman. Tapi kalaupun kamu hendak menunggu dia datang juga tak masalah, sembari menyiapkan diri sebaik-baiknya.

2. Apa sih yang kamu cari dari seorang laki-laki?

Tentu saja, setiap orang -apalagi wanita- pasti memiliki kriteria-kriteria tertentu dalam mencari pasangan hidup. Kriteria ini biasanya menggambarkan apa yang kamu inginkan dan butuhkan dari seorang laki-laki. Tulis dalam selembar kertas, apa saja yang kamu cari dari seorang laki-laki.

Apa sih yang kamu cari dari seorang laki-laki (magic4walls.com)

Satu hal yang harus kamu ingat, kriteria ini hanya sebagai gambaran saja. Jangan terlalu idealis karena bagaimanapun juga jika cinta sudah tumbuh, kriteria apapun tak akan ada artinya.

3. Lebih baik pantaskan diri terlebih dahulu

Banyak orang yang bilang bahwa, jodoh adalah cerminan dari dirimu sendiri. Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, laki-laki yang buruk untuk perempuan yang buruk pula. Kalau kamu sudah punya kriteria laki-laki idaman, sudahkah kamu terapkan kriteria tersebut untuk dirimu sendiri? Jangan maunya yang sempurna tapi diri sendiri jauh dari kata sempurna.

Lebih baik pantaskan diri terlebih dahulu (m0.her.ie)

Pastikan bahwa dirimu pantas diterima dan dicintai oleh laki-laki idamanmu. Tak hanya mencintai dan menerima kelebihanmu tapi juga semua kekurangan yang kamu miliki. Jika memang kamu sudah merasa “pantas” maka mulailah mencari, jangan mau hanya menunggu.

4. Sudahkah kamu mencintai diri sendiri?

Jangan hanya menyiapkan cinta untuk calon pasangan. Kamu juga harus sediakan banyak cinta untuk dirimu sendiri. Karena ketidakmapuan mencintai diri sendiri menjadi salah satu penghalang datangnya si belahan jiwa. Sembuhkan dirimu dari segala macam luka masa lalu. Pastikan dulu bahwa kamu dalam kondisi terbaik untuk mencari dia yang kamu idamkan.

Sudahkah kamu mencintai diri sendiri (dawnahetzler.com)

Tanpa bisa mencintai diri sendiri, bagaimana bisa kamu mengharapkan cinta dari orang lain? Karena sesungguhnya yang bisa mencibtai dirimu seperti yang kamu inginkan adalah kamu sendiri.

5. Jadi, lebih baik diam menunggu atau bergerak mencari?

Semua yang terjadi pada hidup manusia, sudah ditentukan Tuhan jauh-jauh hari sebelum kamu lahir ke dunia. Jadi, semua yang kamu lakukan atau yang terjadi padamu sudah menjadi takdir. Hal ini juga berlaku untuk jodoh, meskipun kamu kesana-kemari mencari belahan jiwamu jika belum waktunya bertemu kamu tak akan mendapat apapun. Tapi jika sudah waktunya, tanpa melakukan apapun juga pasti akan bertemu.

Diam atau mencari (journalist.sg)

Karena menjemput jodoh juga butuh usaha, kamu bisa melakukan berbagai usaha sesuai kriteria laki-laki yang kamu inginkan. Mialnya kamu suka laki-laki yang pintar bermain musik, cobalah bergabung dengan kelas musik. Atau bergabung dengan klub olahraga jika ingin laki-laki yang suka olahraga. Bagaimanapun hasilnya, bertemu atau tidak itu nanti, yang penting kamu sudah berusaha sambil terus memantaskan diri.

Jawabannya sudah jelas, kamu tetap harus berusaha. Mencari menjadi salah satu usaha yang bisa kamu lakukan. Jangan hanya diam berpangku tangan sementara kamu punya seabrek kriteria yang ingin dicapai.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

“You can if you think you can”

Pondok Pesantren Waria Jogja, Bukti Nyata Bahwa Hak Beragama Itu (Masih) Ada

Kamu yang Lahir Bulan Juni Patut Bangga, Sebab 4 dari 7 Presiden Kita Juga Lahir di Bulan Juni