Kronologi Mendebarkan Penyelamatan 13 Orang yang Terjebak di Dalam Gua di Thailand

Sungguh perjuangan bertahan hidup selama 17 hari yang menggetarkan jiwa…

Selama lebih dari seminggu ini, pandangan dunia mengarah ke Thailand. Penyebabnya, ada tiga belas orang yang dikabarkan hilang di dalam Gua Tham Luang, Provinsi Chiang Rai. Mereka terdiri dari 12 remaja dengan rentang usia antara 11 hingga 16 tahun yang tergabung dalam tim sepak bola lokal Moo Pa (Wild Boars), dan seorang pria dewasa berusia 25 tahun bernama Ekkapol Janthawong yang menjadi asisten pelatih di tim tersebut.

Sejak terjebak di dalam gua pada tanggal 23 Juni 2018, mereka hanya bisa pasrah menunggu diselamatkan sembari berharap bisa bertahan hidup dengan kondisi serba kekurangan. Setelah melalui berbagai proses panjang yang mendebarkan dan menguras air mata, ketiga belas orang tersebut akhirnya berhasil keluar dari dalam gua di hari ketujuh belas. Simak kronologinya berikut ini.

Foto tim Moo Pa (news.com.au)

1. Pada tanggal 23 Juni 2018, seluruh tim Moo Pa bersepeda bersama sebagai bagian dari latihan ketahanan fisik. Mereka akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam Gua Tham Luang di Thailand Utara. Sebenarnya gua ini tidak untuk dimasuki lebih dari kedalaman satu kilometer, namun mereka terpaksa masuk lebih jauh demi menghindari banjir yang datang akibat hujan deras yang turun.

2. Ketika hendak menutup taman nasional tempat gua Tham Luang berada, penjaga menemukan sepeda anggota Moo Pa masih berada di situ. Sedangkan di rumah para keluarga korban, kekhawatiran mulai muncul karena anak-anaknya belum sampai di rumah. Mereka pun memutuskan untuk lapor pada pihak berwenang.

Anggota tim penyelamat dari Thailand berkumpul sebelum masuk ke dalam gua (abc.net.au)

3. Pencarian baru dimulai pada hari Senin (25/6) dengan mendapatkan kendala yang cukup signifikan: air sudah membanjiri gua sehingga menghalangi proses evakuasi. Pasukan Angkatan Laut (AL) Thailand pun akhirnya dilibatkan, meski akhirnya terhambat oleh hujan lebat. Untuk memudahkan proses penyelamatan, AL juga mendirikan kamp di sekitar gua.

Petugas memompa air keluar dari gua untuk mempermudah penyelamatan (abc.net.au)

4. Bantuan tambahan datang dari banyak pihak. Mulai dari pakar penyelamatan dari China, tentara Amerika Serikat, Polisi Federal Australia, pakar gua dan penyelam dari Inggris, serta tim dari negara tetangga: Myanmar dan Laos. Bantuan ini menambahkan suntikan semangat yang berhasil membuat tim penyelamat sampai di lokasi ketiga belas anggota Moo Pa berada. Terhitung sudah sembilan hari mereka terperangkap dalam gua saat tim penyelamat tiba di lokasi mereka pada hari Senin (2/7).

Penyelam dari berbagai negara juga datang memberikan bantuan (abc.net.au)

5. Selama sembilan hari itu, diketahui bahwa si pelatih yang seorang mantan biksu, Ekkapol, mengajari anak didiknya untuk bermeditasi dan tetap bersikap tenang sambil menunggu bala bantuan.

6. Meski tim penyelamat berhasil sampai di lokasi Moo Pa, namun mereka belum bisa membawa semua anggota tim yang terjebak. Mereka harus kembali terlebih dahulu untuk mempersiapkan misi penyelamatan sembari mempersiapkan makanan, oksigen, dan bantuan medis yang mungkin dibutuhkan. Apalagi, level oksigen di dalam gua sudah menurun hingga 15 persen.

7. Sebetulnya ada masalah serius yang dihadapi oleh regu penyelamat. Akibat cuaca dan hujan lebat yang membahayakan, ada pertimbangan untuk membiarkan dulu ketiga belas anggota tim Moo Pa di dalam gua hingga situasi aman. Tapi itu berarti mereka harus bertahan hidup selama empat bulan lamanya hingga cuaca membaik.

8. Komandan AL Thailand akhirnya menyarankan upaya penyelamatan segera dilakukan, meski beresiko. Seorang penyelam dari tim penyelamat Thailand menjadi korbannya. Ia tewas dalam proses penyelamatan setelah memastikan anak-anak dan pelatihnya mendapatkan jalur udara untuk bernapas. Insiden ini membuat tim penyelamat jadi semakin waspada dan harus melakukan evakuasi secepat mungkin.

Seperti inilah gambaran kerumitan struktur gua tempat tim Moo Pa terjebak (disway.id)

9. Selama masa persiapan penyelamatan, anggota tim Moo Pa yang berada di dalam gua berkomunikasi dengan keluarganya melalui surat yang dititipkan pada penyelam di tim penyelamat. Meski sederhana, namun isinya sungguh mengharukan. Mulai dari menuliskan perasaan sayang dan hormat mereka pada para orang tua, hingga meminta aneka makanan untuk disajikan jika berhasil selamat nanti.

Surat dari salah seorang anak kepada keluarganya (abc.net.au)

10. Sebanyak 90 orang yang tergabung dalam tim penyelamat (40 orang dari Thailand, dan sisanya dari luar negeri) memutuskan evakuasi akan dilakukan pada hari Minggu (8/7). Ada poin penting yang harus mereka ingat: sebagian besar anak-anak yang terjebak tidak bisa berenang sama sekali.

11. Evakuasi dilaksanakan dengan sistem penjagaan, yakni satu orang anak dikawal oleh dua orang penyelam dengan membawa serta perlengkapan masker full-face dan tabung oksigen. Tantangan medannya amat berat, mereka harus menyelam dalam air berlumpur sejauh 4 km dari mulut gua.

Ilustrasi proses evakuasi (BBC)

12. Misi penyelamatan di hari itu berhasil mengeluarkan empat orang anak. Sedangkan empat berikutnya di hari Senin (9/7), dan sisanya pada hari Selasa (10/7). Ketiga belas orang yang terjebak itu pun akhirnya berhasil diselamatkan dan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Ambulans membawa bocah yang berhasil diselamatkan ke rumah sakit (abc.net.au)

Kejadian ini tak luput dari perhatian FIFA yang mengumumkan akan mengundang ketiga belas orang anggota tim Moo Pa secara resmi untuk menyaksikan final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Kalaupun mereka tak bisa datang karena masih harus menjalani masa pemulihan, masih ada undangan resmi lainnya dari Manchester United yang mengundang para korban sekaligus tim penyelamatnya untuk datang ke stadion Old Trafford pada musim mendatang.

Segera sehat kembali, ya!

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *