Dari 5 Kota Paling Taat Peraturan Lalu Lintas di Indonesia Ini, Apa Kotamu Ada?

“Kalau kamu taat peraturan, aku tunggu di pelaminan ya, Bang!”

Di Indonesia, kemacetan seolah sudah menjadi hal lumrah sekaligus dibenci setiap pengendara. Apalagi saat tengah hari dimana matahari seoalah berada tepat di atas kepala, kemacetan seakan menjadi neraka yang membosankan. Ending-nya, tentu saja, saling terobos rambu-rambu di sana-sini.

Baca juga : 7 Petuah Bijak dari Benua Afrika Tentang Persahabatan

Kemacetan sangat berpotensi menimbulkan pelanggaran lalu lintas di sana-sini. | laporantekniksipil.wordpress.com

Tapi dibalik fakta di atas, ternyata masih ada lho kota-kota di negara kita yang warganya sangat patuh pada tata tertib lalu lintas. Bahkan, beberapa di antaranya pernah menyabet penghargaan berkali-kali sebagai kota paling taat peraturan lalu lintas. Coba baca sampai habis, apa kotamu salah satunya?

Surabaya

Ibu kota Jawa Timur ini digadang-gadang sebagai kota yang paling aman dan tertib rambu-rambu lalu lintas. Di kota ini, ada beberapa program unik seperti Superlantas, Anak-anak Cinta Lalu Lintas (ANCITA), dan Kampung Safety Riding yang membuat para warganya sangat tertib saat berkendara.

Kampanye Tertib Lalu Lintas seperti ini rutin digelar di Surabaya. | dishub.surabaya.go.id

Masih ada lagi, untuk para pejalan kaki, telah disiapkan trotoar khusus sepanjang 48 km yang tidak mungkin disalahgunakan oleh pengendara. Maka, tidak mengherankan kalau akhirnya Surabaya memenangkan penghargaan Indonesia Road Safety Award (IRSA), untuk kota paling patuh lalu lintas.

Kudus

Salah satu kota di sebelah utara Jawa Tengah ini mempunyai berbagai cara untuk menanggulangi pelanggaran lalu lintas. Mulai dari pembenahan seluruh infrastruktur lalu lintas, hingga penambahan rambu-rambu di jalan. Selain itu, sistem penilangan yang ada di Kudus juga dinilai sangat canggih.

Kudus adalah salah satu kota yang terdepan dalam hal kecanggihan sistem lalu lintas. | jateng.polri.go.id

Bagaimana tidak, kini, setiap warga yang melanggar lalu lintas di Kudus tidak perlu lagi hadir saat sidang, karena mereka bisa ‘hadir’ via web. Dengan sistem canggih ini, Kudus berhasil menekan jumlah pelanggaran hampir 50 persen. Dari 30.997 kasus, pada tahun 2017 menjadi 12 ribu saja.

Tangerang

Salah satu kota metropolitan ini ternyata juga pernah menyabet penghargaan IRSA sebagai kota yang taat lalu lintas. Prestasi itu dikarenakan fasilitas transportasi di sana yang luar biasa maju. Di sana, kepolisian dan Dishub bekerja sama dengan warga untuk membangun kota yang taat lalu lintas.

Semua elemen masyarakat Tangerang bekerja sama untuk bersama-sama menciptakan kota yang taat lalu lintas. | katabanten.com

Mereka membangun halte angkutan umum yang terintegrasi dengan JPO, Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, ATCS, ANDALALIN, penataan parkir di Pasar Raya,  Park and Ride di Terminal Poris Plawad, Car free day setiap bulan, dan pembangunan fasilitas khusus bagi para pejalan kaki.

Hulu Sungai Selatan

Siapa sangka, di Kalimantan Selatan ada kabupaten yang menjadi daerah paling tertib dalam lalu lintas, namanya Hulu Sungai Selatan. Di kota kecil ini, jumlah kecelakaannya sangat sedikit ketimbang di kota-kota lain. Pada tahun 2015, jumlah kecelakaan di Hulu Sungai Selatan hanya 29 kasus saja!

Hulu Sungai Selatan, sebuah kabepaten yang terdepan dalam mewujudkan ketertiban lalu lintas. kalsel.polri.go.id

Rekor membanggakan itu  tidak lepas dari sosialisasi aktif baik secara verbal maupun penggunaan media seperti radio dan lain-lain. Selain itu, pemerintah setempat juga tidak pernah lupa melakukan pengecekan berkala pada semua kendaraan umum agar tidak banyak pelanggaran yang terjadi.

Balikpapan

Balikpapan juga tidak kalah dengan kota-kota di atas. Di kota ini, ketertiban lalu lintasnya sangat terjamin. Buktinya, dari data beberapa tahun ke belakang, kasus kecelakaan di sana selalu menurun drastis. Bayangkan saja, pada tahun 2011 hanya ada 322 kasus kecelakaan yang pernah terjadi.

Tingkat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Balikpapan termasuk yang paling minim di seluruh Indonesia. | polresbalikpapan.com

Dan pada tahun 2015, kasus kecelakaan berkurang drastis menjadi 120 saja. Itu semua karena pemerintah Balikpapan melakukan pembenahan sektor transportasi, seperti pengadaan sekolah dan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) Trans Balikpapan, hingga pembinaan bagi para pengemudi.

Kota-kota di atas membuktikan bahwa di Indonesia, ternyata masih ada masyarakat yang begitu peduli pada tata tertib lalu lintas. Ini bukan hanya soal taat peraturan tentu saja, lebih dari itu, ini adalah soal bagaimana para pengendara seharusnya juga peduli pada keamanan dan kenyamanan berkendara.

Jadi, apakah kotamu termasuk yang paling taat peraturan lalu lintas di Indonesia?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Andai 5 Profesi Ini Tak Pernah Ada di Dunia, Apa Jadinya Ya?

4 Bangunan Ini Dipercaya Bisa Selamatkan Manusia Dari Kiamat