Mengenang Kiprah Timnas Indonesia dalam 20 Tahun Piala AFF

Di Piala AFF 2016 ini, akankah timnas Indonesia kembali menangis? Atau…

1 September 1996, Piala AFF secara resmi digulirkan untuk pertama kalinya. Namun bukan dengan nama Piala AFF seperti sekarang, pesta sepakbola negara-negar se-Asia Tenggara itu masih bernama Piala Tiger. Singapura sebagai tuan rumah melawan Malaysia menjadi kick-off pertama kala itu. Lalu bagaimana dengan kiprah Indonesia di ajang dua tahunan itu?

Baca juga : Berkat Guling Pocong, Kini Pocong Sukses Go International dan Dipuji Dunia

kompasiana.com
kompasiana.com

Berikut ini adalah rangkuman 20 tahun perjalanan tim nasional Indonesia dalam keikutsertaannya di Piala AFF.

Piala Tiger 1996

Pada turnamen perdana ini, Indonesia harus puas berada di posisi ke-4 setelah kalah 3-2 dari Vietnam di perebutan tempat ketiga. Sebelumnya di babak semi-final, kekuatan Merah-Putih hancur di tangan Malaysia dengan skor 3-1. Pada babak semi-final, kekuatan Indonesia seakan rontok dan akhirnya tumbang 3-1 dari Malaysia. Sedangkan Thailand berhasil menasbihkan diri sebagai tim pertama yang mengangkat trofi Piala Tiger.

goal.com
goal.com

Fakhri Husaini mencatatkan diri sebagai kapten sekaligus pencetak gol pertama bagi timnas Garuda di ajang ini.

Piala Tiger 1998

Pada edisi kedua ini, Singapura mengukirkan diri sebagai juara setelah membekuk Vietnam sekaligus tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Sementara bagi Indonesia, Piala Tiger 1998 meninggalkan noda mendalam.

goal.com
goal.com

Demi menghindari Vietnam di babak semi-final, Indonesia bermain sepakbola gajah dan mengalah pada Thailand di partai penentuan Grup A. Sayangnya, meskipun gol bunuh diri Mursyid Effendi ke gawang Thailand berhasil menghindarkan Indonesia dari Vietnam di semi-final, namun akhirnya mereka kalah dari Singapura dengan skor 2-1.

Di akhir turnamen, Indonesia menempati posisi ke-3 setelah menang dari Thailand melalui drama adu penalti.

Piala Tiger 2000

Piala Tiger 2000 mewujudkan mimpi Indonesia untuk tampil di final untuk pertama kali. Sayangnya, Thailand yang juga sebagai tuan rumah kala itu dengan mudah memupuskan harapan Indonesia untuk juara.

performgroup.com
performgroup.com

Aji Santoso dkk. tertunduk lesu di partai final setelah menelan kekalahan 4-1. Meskipun begitu, Gendut Doni Christiawan menjadi sedikit pelipur lara dengan menyabet gelar topskor berkat tujuh gol yang ia lesatkan sepanjang turnamen.

Piala Tiger 2002

Untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah pada Piala Tiger bersama Singapura. Piala Tiger 2002 juga menjadi kali pertama turnamen tersebut digelar di dua negara sebagai tuan rumah fase grup.

footballchannel.asia
footballchannel.asia

Berhasil melanjutkan tren positif dengan melaju sampai ke babak final, nyatanya Indonesia harus menangis di Stadion Gelora Bung Karno setelah Bambang Pamungkas dkk. gagal berpesta karena kalah lewat drama adu penalti dengan skor 4-2.

Piala Tiger 2004

Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut Indonesia berhasil menginjakkan kaki di partai final. Ilham Jaya Kusuma, Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, dan Kurniawan Dwi Yulianto menjadi bomber produktif yang menghiasi lini depan tim racikan Peter Withe.

fourfourtwo.com
fourfourtwo.com

Sayangnya, harapan Indonesia untuk mengangkat trofi juara untuk pertama kalinya harus sirna setelah Singapura mampu mengalahkan timnas Garuda di kandang dan tandang.

Piala AFF 2007

Piala AFF 2007 menjadi yang terburuk bagi Indonesia sejak keikutsertaannya di turnamen ini sejak 1996. Untuk pertama kalinya timnas Merah-Putih gagal menembus fase grup setelah hanya bermain dua kali imbang dan sekali menang.

goal.com
goal.com

Kemenangan Saktiawan Sinaga cs atas Laos di laga perdana Grup A menjadi sia-sia karena di dua partai berikutnya Indonesia hanya mampu menahan imbang Singapura dan Vietnam.

Piala AFF 2008

Pada perhelatan ini, Indonesia kembali dipercaya menjadi salah satu tuan rumah turnamen bersama Thailand. Indonesia berada satu grup dengan Singapura, Myanmar dan Kamboja. Sayangnya, lagi-lagi langkah Indonesia harus kandas di tangan Thailand.

performgroup.com
performgroup.com

Melawan tim Gajah Putih di semi-final, timnas Garuda gagal meraih hasil positif di laga kandang dan tandang. Di partai final, Vietnam mengukir sejarah dengan memenangkan turnamen untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Thailand 2-1 di Bangkok dan menahan imbang di Hanoi.

Piala AFF 2010

Apa yang paling diingat rakyat Indonesia pada Piala AFF 2010? Tentu saja euforia memuncak yang berakhir dengan kekecewaan luar biasa. Pada ajang ini, untuk pertama kalinya Indonesia memakai jasa jasa striker naturalisasi Cristian Gonzales. Kemunculan Irfan Bachdim turut mengundang animo masyarakat untuk menaruh harapan besar kepada timnas.

misst3ri.blogspot.com
misst3ri.blogspot.com

Pesta gol ke gawang Malaysia 5-1 di laga awal menjadi tren bagus bagi Indonesia yang juga bertindak sebagai tuan rumah. Namun timnas yang terlalu dielu-elukan akhirnya menyerah di tangan Malaysia pada partai final. Padatnya Gelora Bung Karno pada malam final leg kedua, dua hari jelang pergantian tahun 2011, belum pernah terulang lagi hingga sekarang.

Piala AFF 2012

Konflik dualisme PSSI turut mewarnai perjuangan timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Hasilnya bisa ditebak, tim seadanya yang dinahkodai oleh Nilmaizar harus puas bertengger di posisi ke-3 Grub B. Hasil yang buruk, namun tidak adil jika harus disalahkan.

8yowatonsuloyo.fwordpress.com
8yowatonsuloyo.fwordpress.com

 

Piala AFF 2014

Alfred Riedl kembali menukangi timnas dengan harapan prestasi 2010 bisa terulang. Namun ternyata, hasil yang didapat jauh dari harapan, bahkan mengherankan. Bagaimana tidak, timnas yang dihuni oleh sederet pemain terbaik Indonesia, ternyata kembali gagal lolos dari fase grup.

fourfourtwo.com
fourfourtwo.com

Mampu menahan imbang Vietnam sebagai tuan rumah pada laga pembuka cukup membuat lega. Namun di laga kedua, Filipina yang pernah dibantai 13-1 malah berhasil mempermalukan Indonesia dengan skor 4-0. Hasil melawan Laos di laga terakhir penyisihan grup tentu tidak mampu mengubah apa-apa.

Di Piala AFF 2016 ini, Indonesia kembali mengulang prestasi gemilang dengan meraih satu tiket di partai final. Dengan menghadapi lawan klasik bernama Thailand, akankah timnas Garuda kembali gagal untuk kesekian kalinya? Atau, malah membuat sejarah dengan berhasil membawa pulang trofi juara untuk pertama kalinya?

Silahkan tulis pendapatmu di kolom komentar.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

5 Sifat Orang Sunda yang Selalu Bisa Bikin Kangen Pasangan

7 Tempat Wisata di Pekanbaru yang Dijamin Bikin Kamu Selalu Rindu