7 Keuntungan Buat Kamu yang Jadian Sama Sahabat Dekat

Daripada TTM-an terus mendingan jadian aja yuk.

844
SHARES

Banyak orang yang enggan merubah status persahabatan menjadi pacaran karena berbagai alasan. Dari mulai tidak ingin merusak status persahabatan mereka, sampai konon lebih nyaman berjalan dengan status sahabat saja. Keduanya tidak ada salahnya, namun jika cinta sudah tumbuh di hati dua insan, alam pun tahu akan itu dan kalian tidak bisa menutup-nutupinya.

Yang awalnya sahabatan lalutiba-tiba sampai ke jenjang pernikahan juga banyak kok (The Bride Dept)

Jika kamu sudah terlanjur cinta sama sahabatmu, tidak ada salahnya kok kamu mengungkapkannya, dan tidak menutup kemungkinan dia juga akan membalasnya. Namun jika ia tidak membalasnya, setidaknya kamu sudah menyatakannya dan tidak menjadi orang yang menyiksa diri dengan mencintai hanya dalam hati.

Nah, buat kamu yang sudah jadian sama sahabat,selamat yah. Sebab kamu dan pasanganmu tentu akan merasakan keuntungan memiliki pacar yang dulunya sahabatan. Apa sajakah keuntungan tersebut?

1. Tanpa perlu PDKT, kalian sudah dekat dan saling mengenal

Keuntungan pertama yang kamu dapatkan jika jadian sama sahabat, ialah kamu tidak perlu repot-repot melakukan PDKT. Ingat, dalam fase percintaan PDKT merupakan fase yang melelahkan loh. Kamu harus selalu memberikan perhatian dan waktumu untuk orang yang kamu dekati. Tragisnya, perjuanganmu selama pendekatan belum tentu berbuah manis. Bisa jadi pas nembak dia, ternyata kamu ditolak.

Dengan berpacaran sama sahabat sendiri, kamu tidak perlu lagi melakukan PDKT (disyarinda.blogspot.co.id)

Beda lagi jika kamu jadian sama sahabat sendiri, kamu tidak perlu lagi melakukan pendekatan intensif kepadanya. Tinggal cari tahu apakah dia juga punya rasa sepertimu, jika ternyata iya, kamu tinggal mencari moment yang tepat untuk menyatakan perasaanmu ke dia.

2. Kamu tidak perlu masuk ke dunia baru untuk berjalan dengannya

Banyak seseorang yang berubah drastis setelah ia mendapatkan pacar baru. Dari dulunya suka nongkrong bersama teman-teman, tiba-tiba hilang bak ditelan bumi. Hal tersebut terjadi karena dia sudah berada di dunia baru dengan pacar barunya, dan tentu dia akan meninggalkan dunia lamanya. Bahkan hobi dan teman-temannya pun bisa dia tinggalkan.

Selama menjadi sahabat kalian sudah membangun dunia tersendiri, dan saat pacaran kamu tanpa harus membangun duniamu yang baru dengannya(viralnovelty.net)

Berbeda lagi jika pacar barumu itu datang dari sahabatmu sendiri, kamu tidak perlu masuk ke dunia barunya lagi. Kamu dan dia sudah lama kenal dan bercanda bersama, main bersama dan mungkin juga jalan bersama. Kini saat kamu menjadikannya pacar, kamu hanya melanjutkan kisahmu bersamanya dengan kesan yang berbeda, lebih romantis tentunya.

3. Tidak perlu jaim lagi saat jalan bareng, kalian bisa lepas tertawa bercanda bersama

Jika bisanya pasangan yang baru jadian akan jaim saat berjalan bersama, sepertinya ini tidak berlaku untuk pasangan yang jadian sama sahabatnya sendiri. Sepertinya mau jaim juga gak ada yang perlu dijaimin, orang sudah tahu semua tentang diri pasangan masing-masing kok.

Saat jalan bareng sudah tidak ada lagi kata jaim buat kamu (pexels.com).

Itulah indahnya pacaran sama sahabat, kamu tidak perlu membangun rule of love lagi. Apapun yang kamu jalankan dengan pasanganmu hanya melanjutkan apa yang selama ini dijalani, namun kali ini tentunya ditambahi bumbu-bumbu romantis.

4. Lebih minim konflik

Sedikit menyinggung tentang teori, dalam ilmu komunikasi, semakin banyak kesamaan dan sepemahaman antara komunikan dan komunikator, maka semakin efektif komunikasi tersebut. Namun jika banyak perbedaan antara komunikan dan komunikatir, maka proses komunikasi tidak begitu efektif bahkan bisa kacau dan menimbulkan konflik.

Dia bukan orang baru dikehidupanmu, tentu memahami bagaimana cara membuatmu bahagia (buzzpickers.com)

Lalu apa hubungannya teori tersebut dengan pacaran sama sahabat? Dari teori komunikasi tersebut, kita bisa mengambil pelajaran darinya. Jika pasangan yang memiliki banyak kesamaan dan sepemahaman, pasangan tersebut tentu akan minim dari kata konflik. Pacaran dengan teman tentu banyak kesamaan dan kesepahaman kan? kalau tidak, mana mungkin bisa jadi sahabat, apalagi jadi pacar.

Dalam hubungan dengan siapapun tentu akan menemukan konflik, pun pacaran dengan sahabat kita. Namun dengan banyaknya kesamaan dan kesepemahaman antara kalian, kalian bisa meminimalisir konflik dalam hubungan tersebut.

5. Rasa nyaman sudah hadir diawal pacaran, bahkan sebelum benar-benar jadian

Untuk mereka yang baru pacaran, biasanya pada masa-masa pacaran belum menemukan rasa nyaman diantara mereka. Rasa yang ada diantara keduanya hanya sebatas suka.

Jika orang lain harus butuh waktu untuk menemukan kenyamanan dalam hubungan, kamu sudah mendapatkannya di awal hubungan (staticflickr.com)

Namun untuk mereka yang jadian sama sahabatnya, rasa nyaman sudah hadir pada awal jadian, bahkan mungkin sebelum mereka benar-benar jadian dan masih berstatus sahabat, rasa nyaman diantara keduanya sudah tumbuh.

6. Kamu sudah memahami karakternya, apa yang dia suka dan apa yang dia tidak suka

Mungkin bagi mereka yang baru pacaran hari-hari awal jadian akan disibukkan dengan kepoin pacar barunya, tentang makanan kesukaannya? Hobinya apa? Warna kesukaannya apa? Karakternya seperti apa? Apa yang dia suka dan apa yang dia tidak suka?

Tanpa perlu kamu kepoin, kamu sudah tahu apa hobinya, kesukaannya, dan karakternya (topsy.one)

Namun hal tersebut tentu tidak perlu kamu lakukan jika kamu berpacaran dengan sahabatmu sendiri. Kamu tentunya sudah mengenal karakternya sebelum dia resmi jadian sama kamu. Kamu juga tentu sudah faham betul tentang apa saja yang dia suka dan apa saja yang ia tidak sukai. Artinya kamu selangkah lebih punya modal dalam menjalankan hubungan tersebut bukan?

7. Kamu sudah mengenal orang tuanya dan keluarganya

Biasanya kita akan lebih malu jika dikenalkan kepada orang tua pacar kita, dibandingkan dikenalkan dengan orang tua sahabat kita. Artinya beban perkenalan dengan orang tua pacar lebih besar dengan perkenalan dengan orang tua sahabat.

Kamu sudah mengenal baik orang tua dan keluarganya (i.huffpost.com)

Maka beruntunglah kamu yang sudah kenal orang tua dan keluarga pacar kamu saat kamu masih menjadi sahabatnya. Itu artinya kamu gak perlu kenalan lagi. Jika orang tua pacarmu juga sudah mengenal kamu saat kamu menjadi sahabat anaknya dulu. Kesempatan untuk hubungan kalian mendapatkan restu lebih terbuka lebar.

844
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penikmat Dunia, Perindu Surga,