Ketika Keberadaan Setan Diungkap Oleh Ilmu Pengetahuan, Ini Penjelasannya

Kamu percaya adanya hantu? Sayangnya sains tidak

Dekade ini, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang dengan pesat. Semua masalah bahkan bisa di atasi dengan berbekal pengetahuan dan teknologi, tapi bagaimana dengan hal-hal yang berbau mistis seperti hantu? Masalah hantu atau setan ini memang bikin merinding jika dijelaskan dan tidak dapat dibuktikan dengan ilmiah.

Keberadaan hantu menurut sains (dailypost.in)

Keberadaan setan memang diluar akal dan melanggar logika manusia. Meskipun begitu, bukan berati ilmu pengetahuan tak bisa menyentuhnya sama sekali. Ada beberapa penjelasan yang harus kamu pahami tentang bagaimana ilmu pengetahuan menjelaskan keberadaan alam gaib. Percaya nggak percaya, ini tergantung keimanan kamu.

Medan elektromagnetik

Selama beberapa dekade ini ahli Neuroscientic asal Kanada bernama Michael Persinger telah mempelajari efek medan elektromagnetik pada persepsi manusia terhadap hantu. Dari hasil hipotesisnya, gelombang medan magnet yang berdenyut membuat orang merasakan ada kehadiran “tak biasa” yang bersama mereka. Yang kemudian meningkatkan aktivitas lobus temporal otak.

Medan elektromagnetik (nbcnews.com)

Dalam penelitian selanjutnya, Persinger membuat “God Helmets” dan emnemukan fakta bahwa pola medan magnet yang lemah di atas kepala seseorang selama selama 15-30 menit dapat menciptakan persepsi bahwa ada kehadiran yang tidak terlihat di ruangan itu.

Semakin banyak penelitian, teori ini makin kuat. Hingga para ilmuwan juga menemukan fakta bahwa tempat angker sering menonjolkan aktivitas medan elektromagnetik yang tidak biasa.

Suara infrasonik

Suara jenis ini terdengar sangat rendah, bahkan tak bisa didengar oleh manusia. Meskipun begitu, getaran infrasonik bisa menyebabkan kegelisahan fisiologis yang berbeda. Ilmuwan juga mempelajari dampak turbin angin dan kebisingan lalu lintas di dekat pemukiman penduduk. Kemudian mereka menemukan bahwa kebisingan dengan frekuensi rendah dapat menyebabkan disorientasi, perasaan panik, perubahan detak jantung dan tekanan darah, dan efek lain yang dapat dengan mudah dikaitkan dengan keberadaan hantu.

Suara infrasonik (hswstatic.com)

Misalnya dalam makalah tahun 1998 “The Natural Cause Of Haunting”, Insinyur Vic Tandy yang bekerja untuk produsen pembuatan peralatan medis, kerap mendengar rumor bahwa ruang kerja dan juga Laboratoriumnya berhantu. Saat Tandy bekerja di lab khusus ini, dia merasa tertekan, dan tidak nyaman bahkan pernah merasa melihat penampakan hantu.

Akhirnya Tandy menemukan bahwa ruangan tersebut menjadi tempat bagi gelombang 19 Hz yang berasal dari Kipas Angin dan mengirimkan getaran yang tidak biasa. Studi lebih lanjut juga menunjukan hubungan antara gelombang infrasonik seperti merinding di tengkuk belakang dan rasa tidak nyaman.

Jamur

Jadi, apa hubungannya antara jamur dengan hantu? Faktanya ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa tempat yang lembab dan berjamur dapat menyebabkan ketakutan yang tidak rasional dan semacam paranoid.

Jamur (cari-kos.com)

Shane Rogers, seorang professor tekhnik di Clarkson University pernah menghabiskan waktunya untuk mengikuti tur berhantu dan mendatangi tempat yang dianggap memiliki aktivitas paranormal. Sejauh pengumpulan data yang dilakukan Rogers, sulit mengatakan bahwa jamur memiliki kontribusi atau tidak tapi secara Anekdot di tempat tempat angker kita bisa menemui banyak cetakan cetakan jamur.

Racun karbon monoksida

Pada tahun 1921, seorang dokter bernama W.H. Wilmer menerbitkan sebuah cerita aneh tentang sebuah rumah berhantu di jurnal medis American Journal of Ophthalmology. Keluarga yang diberi inisial “H” ini mulai mengalami fenomena aneh saat pindah ke rumah baru. Misalnya saja perabotan yang tiba-tiba berpindah, suara aneh ataupun terjadi penampakan.

Racun karbon monoksida (dreadlocks.cz)

Setelah diteliti ternyata itu dikarenakan tungku cerobong perapian mereka yang sudah dipenuhi banyak racun Karbon Monoksida. Hal ini menyebabkan halusinasi aural dan visual. Setelah tungku diperbaiki, keluarga “H” tidak pernah mengalami kejadian yang aneh lagi dan bisa beraktivitas secara normal.

Semua fakta ilmiah ini boleh kamu percaya ataupun tidak. Pada garis besarnya, ilmu pengetahuan hanya sedang mencari “bukti” keberadaan hantu hingga mereka bisa benar-benar percaya.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Faktanya, Orang Sarkastik Justru Bisa Jadi Teman Paling Menyenangkan. Ini Buktinya!

Jujur Deh.. Dari 7 Aliran Jomblo Ini, Kamu Ikut Arus yang Mana?