Tidak Selalu Menyenangkan, Jadi Murid Kesayangan Guru Juga Punya Kerugian Loh.

Mending jadi kesayangan guru atau kesayangan pacar?

Menjadi siswa yang dikenal dan disayangi guru merupakan idaman setiap pelajar, terlebih dengan image sebagai anak pintar, siswa yang dekat dengan guru biasanya akan selalu mendapatkan perhatian khusus. Namun menjadi murid kesayangan guru tidaklah selalu menyenangkan, setidaknya kamu akan menemui beberapa hal yang justru bisa mengganggu belajarmu.

Menjadi siswa kesayangan guru tidak selalu menyenangkan, ada hal yang ternyata juga merugikan (zenius.net)

Meskipun menjadi murid kesayang guru sedikit banyak tentu memiliki nilai tambah tersendiri, namun dengan hal-hal ini kamu justru akan berfikir dua kali jika ingin menjadi siswa yang dekat dan disayang guru. Kerugian apa sajakah yang didapatkan mereka yang disayang guru? Inilah beberapa diantaranya.

1. Dicemburui teman-teman kelas kamu.

Menjadi siswa yang dekat dan disayang guru memang terlihat lebih menyenangkan, kita akan mendapatkan perhatian lebih dari guru. Biasanya siswa yang dekat dengan guru ialah siswa yang memiliki nilai akademik diatas rata-rata. Maka dari itu siswa yang seperti ini akan mendapatkan perhatian khusus dari sang guru.

Kedekatan kamu dengan guru akan membuat teman-teman kamu menaruh rasa cemburu terhadapmu (okezone.com)

Nah, sayangnya di Indonesia banyak guru yang justru hanya memberikan perhatian kepada siswa yang pandai, sedangkan siswa yang biasa-biasa saja akan “dicuekin”. Inilah kemudian yang menjadikan siswa yang biasa-biasa saja lebih menjauh dari mata pelajaran guru tersebut karena merasa tidak dianggap.

Menjadi siswa kesayangan guru merupakan idaman setiap pelajar, jadi maklum jika banyak yang cemburu jika kamu mendapatkan kesempatan itu (tips-cewek.com)

Untuk siswa yang dekat dengan guru dan mendapatkan perhatian lebih juga akan menerima dampak tersendiri, biasanya mereka akan dicemburui oleh teman-teman di kelasnya. Tidak sedikit juga mereka yang terlihat dekat dengan guru justru dalam pergaulan dengan teman-temannya ia tidak memiliki kelompok bermain.

2. Kamu ikut bertanggung jawab dengan pemahaman teman-teman kelasmu dengan pelajaran yang diberikan guru

Karena kebanyakan siswa yang dekat dengan guru merupakan siswa yang memiliki nilai akademik diatas rata-rata, tidak sedikit mereka yang dekat dengan guru akan menjadi guru kedua bagi teman-temannya. Jadi jika di kelas ada siswa yang belum faham dengan suatu materi, maka siswa yang dekat dengan gurunya biasanya akan bertanggung jawab untuk memahamkan pelajaran yang telah disampaikan guru.

Image yang melekat sebagai anak pandai membuat kamu memiliki kewajiban membantu tema kamu yang belum memahami materi (sekolah-paket-abc-pkbm.blogspot.co.id)

Bahkan tidak sedikit siswa yang justru lebih mengandalkan pemaparan dari teman kelasnya yang dekat dengan guru, daripada mendengarkan penjelasan guru.

3. Siswa kesayangan guru memiliki beban mental yang lebih besar

Image menjadi siswa kesayangan guru biasanya mengharuskan siswa tersebut harus lebih unggul dalam beberapa hal dibandingkan siswa yang lainnya. Semakin besar anggapan itu maka beban mental seorang yang konon menjadi kesayangan guru pun semakin besar. Hal itu tidak hanya terjadi saat siswa tersebut masih sekolah, namun juga bisa sampai selesai masa sekolah atau ketika sudah lulus.

Tekanan sebagai siswa kesayangan guru yang harus kebih unggul dalam segala hal membuat siswa lebih rentan stres (belajar123.com)

Saat masih sekolah, biasanya siswa kesayangan guru dituntut untuk unggul dalam segala hal, khususnya semua mata pelajaran dan kegiatan estrakulikuler. Itulah yang menjadi beban tersendiri bagi siswa kesayangan guru.

Setelah lulus sekolah juga biasanya mereka memiliki ekspetasi yang lebih tinggi untuk masuk ke perguruan tinggi bergengsi. Ingat, semakin berkelas sebuah perguruan tinggi maka saingan masuknya lebih ketat, dan kesempatan diterimanya juga lebih kecil, otomatis beban mental lebih besar bukan?

4. Kamu memiliki sedikit waktu untuk berkumpul bersama teman-teman

Mereka siswa kesayangan guru biasanya akan disibukkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan akademik. Baik itu belajar untuk dirinya sendiri, mengajari teman yang belum bisa, atau membantu guru dalam menjalankan tugasnya di sekolah. Hal inilah yang kemudian akan menyita waktu kamu untuk bermain dan berkumpul bersama teman-teman.

Kesibukan kamu untuk menjaga kedekatan kamu dengan guru dengan mempertahankan nilai akademik membuat kamu kehilangan masa-masa indah di sekolah dengan teman-temanmu (keepo.me)

Tidak cukup disitu, murid kesayangan guru juga akan lebih rentan terjadi konflik dengan teman-teman di kelasnya. Biasanya tuduhan tukang ngadu ke guru akan dekat dengan mereka yang disayang guru.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *