Biar Ngga Gampang Ketipu, Gunakan Cara Ini Untuk Kenali Emas Asli atau Palsu

Jangan sampai investasimu berakhir sia-sia karena emas palsu

Emas menjadi salah satu perhiasan yang paling digandrungi oleh kaum hawa. Bentuknya yang indah dan bahannya yang awet tahan lama, membuat emas memiliki harga jual yang cukup tinggi. Karena harganya yang kian hari kian naik, emas bahkan dijadikan alat untuk berinvestasi.

Baca juga : Media Sosial: 5 Dampak Buruk yang Harus Kamu Waspadai dari ‘Hubungan Virtual’

Cara membedakan emas asli dan palsu (marketwatch.com)

Karena sangat menjanjikan, emas kini banyak dipalsukan. Emas palsu ini biasanya memiliki kadar yang sangat rendah, misalnya aja hanya 10 karat atau bisa kurang dari itu. Apabila ingin membeli emas untuk investasi, pastikan membeli di toko yang sudah memiliki sertifikasi dan sudah teruji keasliannya. Setidaknya sudah mendapatkan jaminan di awal bahwa emas yang kamu beli benar-benar asli.

Tapi jika kamu masih saja kurang yakin, kamu bisa kok ngecek sendiri itu emas asli atau palsu. Kamu bisa coba cara di bawah ini untuk membuktikan keaslian emas.

Lihatlah ciri-cirinya

Yang perlu kamu lihat pertama kali adalah ciri-ciri fisiknya. Amati tanda tertentu yang menjadi ciri utama emas murni. Misalnya cap-cap yang menandakan kadar emas, dalam kadar fineness (1-999 atau 0.1-0.999) atau dalam karat (10K, 14K, 18K, 22K, 24K).

Lihat ciri-ciri fisiknya (businessinsider.com)

Kamu bisa gunakan kaca pembesar jika tulisan terlalu kecil. Sayangnya, model emas lama terkadang tidak mencantumkan informasi yang dibutuhkan. Bahkan pada beberapa emas palsu, informasi ini justru terdapat cap serupa agar terlihat asli.

Jika tidak menemukan tulisan seperti itu, kamu bisa coba menggosok dengan jari pada bagian tertentu atau sisi yang sering terkena gesekan. Jika ada perubahan warna atau emas menampakkan warna logam lain yang berbeda di bawahnya sehingga terlihat tidak seragam dan punya gradasi, bisa dipastikan itu emas palsu.

Coba gigit emasnya

Biasanya para atlet yang telah memenangkan medali emas berfoto sambil berpose menggigit medali emas tersebut. Ternyata, ini bukanlah sekedar pose belaka. Menggigit emas menjadi salah satu cara yang bisa kamu gunakan untuk menguji kadar keasliannya.

Menggigit emas (typeset-beta.imgix.net)

Coba gigit emas dengan tekanan sedang dan cek apakah ada bekas gigitan. Secara teori, jika emas benar-benar asli maka akan menunjukkan bekas goresan gigi. bekas ini akan semakin dalam jika emasnya asli 24 karat.

Namun sayangnya, cara mengigit ini bukan yang direkomendasikan. Selain akan merusak gigi, bekas gigitan juga akan merusak fisik emas. Dan yang paling penting, para pemalsu masih bisa menggunakan timah berlapis emas yang cukup empuk untuk digigit.

Goreskan emas pada keramik atau kertas

Cara mudah yang bisa kamu coba selanjutnya adalah dengan menggoreskan emas ke piring keramik polos atau bisa kamu gunakan saja lantai keramik, dan juga kertas. Meskipun mudah, cara ini beresiko meninggalkan bekas goresan pada logam mulia tersebut.

Menggoreskan emas di kertas (youtube.com)

Goreskan emas secara perlahan ke permukaan keramik. Jika ada goresan berwarna hitam pada keramik, emas tersebut sudah bisa dipastikan palsu. Tapi jika tidak meninggalkan noda maupun goresan, emas tersebut adalah asli.

Cara ini bisa juga kamu coba di kertas. Sebagai contoh perbandingannya, kamu bisa menggoreskan uang logam lama (yang bukan alumunium) ke kertas. Goresan uang logam ini akan meninggalkan noda pada kertas. Namun jika emas asli, tak ada bekas goresan sama sekali.

Uji dengan magnet

Menguji emas dengan magnet ini setidaknya akan menghindarkanmu dari logam besi yang dilapisi emas. Pertama kamu harus menyediakan sebuah magnet yang kuat. Jangan gunakan magnet mainan yang biasanya menempel pada kulkas. Pegang magnet dan coba arahkan ke emas.

Mengujinya dengan magnet (hsmagnets.com)

Emas bukanlah logam magnetik sehingga tak akan bergerak meskipun 10 magnet mengelilinginya sekalipun. Jika emas yang kamu uji tertarik dan menempel pada magnet, emas tersebut dipastikan palsu. Sayangnya, cara ini bukanlah jaminan karena masih banyak logam non-magnetik yang biasanya digunakan untuk emas palsu.

Nah itulah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk menguji apakah emas yang kamu punya itu asli atau palsu. Yuk lebih berhati-hati mulai sekarang.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

“You can if you think you can”

Acara Mata Najwa Pamitan, Fix, Acara Tv Hanya Sekedar Tontonan dan Kehilangan Tuntunan

Konon Inilah Ciri Fisik Wanita yang Sudah Tidak Perawan Lagi