4 Kebiasaan Orang “Mental Miskin” yang Membuatnya Sulit Jadi Kaya

Kamu melakukan salah satunya?

Siapa sih yang tak ingin jadi kaya? Setiap orang pasti ingin memiliki banyak uang dan juga kesuksesan sehingga bisa melakukan apa saja. Bisa membeli apapun yang diinginkan, pun pergi kemana saja yang dikehendaki. Sayangnya untuk mendapatkan semua itu tidak mudah. Butuh perjuangan, kerja keras, serta doa yang tak boleh putus.

Selain itu ada beberapa kebiasaan yang harus ditiru dari mereka yang telah sukses dan kaya. Namun tidak semua orang bisa melakukannya. Ada beberapa kebiasaan yang justru menghambat, yang utamanya sering dilakukan oleh mereka yang mental miskin. Apa saja sih kebiasaan tersebut?

Pemborosan

Percayalah, setiap orang memiliki kesempatan menjadi kaya. Mau diwujudkan atau tidak, tergantung dari bagaimana hidupnya ditata dan diatur sedemikian rupa, salah satunya tentang keuangan. Penting untuk mengatur keuangan agar terhindar dari pemborosan apalagi kebiasaan “besar pasak daripada tiang” (pengeluaran lebih besar dari pendapatan).

Pemborosan (orami.co.id)

Orang yang bermental miskin biasanya tak peduli dengan uang yang dikeluarkan. Mereka berpikir kesenangan yang didapat jauh lebih penting daripada berapa banyak uang yang dibayarkan. Misalnya saja lebih memilih makan diluar padahal dirumah ada nasi dan lauk. Atau selalu mengutamakan keinginan daripada kebutuhan tanpa melihat berapa penting fungsi barang yang dibeli.

Berpikiran negatif

Terkadang, memikirkan segala sesuatu dari sisi negatif memang perlu dilakukan untuk menghindari kekecewaan. Pun agar kamu siap dengan segala resiko yang akan dihadapi di depan. Hanya saja, jika selalu memikirkan dampak buruk dari semua hal yang akan dilakukan, justru bisa menghambat kamu menjadi orang kaya.

Berpikiran negatif (lifehacks.io)

Salah satu kebiasaan orang kaya adalah mereka dapat melihat sisi positif meski dalam keadaan negatif sekalipun. Artinya, mereka selalu optimis dan berusaha agar bisa keluar dari kondisi terburuk. Berani ambil langkah dan resiko sehingga tujuannya tercapai. Berbeda dengan mental miskin yang selalu berpikiran negatif sehingga tak berani bergerak kemana-mana.

Gaya hidup tak sesuai dompet

Lingkungan dan gaya hidup memang memiliki pengaruh besar terhadap keuangan dan kesuksesan. Misalnya saja kamu hidup dalam lingkup pertemanan yang sederhana dengan gaya hidup yang biasa, maka kehidupanmu pun akan serupa. Hidup sederhana yang sesuai dompet akan menyelamatkan keuangan.

Gaya hidup tak sesuai dompet (pexels.com)

Namun jika kamu memaksa mengikuti gaya hidup mewah yang tak sesuai dengan isi dompet, maka keuangan akan ikut terpuruk. Bahkan tak jarang orang rela melakukan apapun demi memenuhi gaya hidup, termasuk berhutang. Jangankan untuk nabung, pendapatan bisa habis begitu saja untuk melunasi semua pinjaman.

Kebiasaan berhutang

Salah satu syarat agar bisa jadi orang kaya adalah, jauh-jauh dari kebiasaan hutang. Memang sah-sah saja kalau kamu hutang ketika terdesak, namun jika jadi kebiasaan akan sangat sulit disembuhkan. Parahnya jika berhutang hanya untuk memenuhi gaya hidup yang tak ada habisnya.

Kebiasaan berhutang (ekonomicky-denik.cz)

Akan sangat sulit keluar dari kebiasaan hidup “tambal sulam”. Sekarang berhutang dan dibayar dengan gaji bulan depan. Kalau begitu terus kapan mau jadi kaya? Lebih baik hidup sederhana sekarang, sesuai dengan kemampuan dan pendapatan. Jangan berlebih apalagi dengan uang hasil pinjaman.

Nah kebiasaan di atas memang sering dilakukan oleh mereka yang mental miskin sehingga sulit jadi orang kaya. Kalau kamu merasa melakukannya, lebih baik perbaiki mulai sekarang!

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *